Saipul Jamil Bikin Skenario untuk Bebas

Penulis: Darmansyah

Kamis, 26 Mei 2016 | 10:29 WIB

Dibaca: 1 kali

Saipul Jamil dituding sedang membikin skenario baru terhadap kasus pencabulannya terhadap seorang remaja usia di bawah umur dengan membuat “onar” lewat popularitas pemborgolannya yang sekaligus juga mendatang “superter” para wanita “mature” untuk mengelabui inti perkaranya.

“Tuduhan pencabulannya jadi dikesampingkan. Ya ini pokok perkaranya kan tentang pencabulan ya. Terbukti enggak? Dulu mereka mengatakan tidak ada, tidak diakui. Sekarang fokus soal umur,” kata Osner kuasa hokum dari remaja yang ia cabuli.

Osner menduga pihak Saipul sedang berusaha keras membuktikan bahwa korban  tidak tergolong di bawah umur demi menghindari dakwaan.

“Kan ancaman hukumannya berat,” kata dia.

Terlepas dari itu, Osner merasa yakin bisa membuktikan bahwa kliennya masih di bawah umur ketika dugaan pencabulan itu terjadi.

“Kami punya bukti cukup kuat. Pertama itu ada akta lahir, kedua kartu keluarga,” tuturnya.

Saipul mengadukan remaja itu dengan tuduhan pemalsuan umur.

Diberitakan sebelumnya, Saipul tetap yakin bahwa korban yang melaporkannya bukanlah anak di bawah umur.

“Saya yakin ia bukan di bawah umur. Lillahi ta’ala. Karena banyak keganjilan dari awal dia masuk sekolah,” ucap Saipul.

Saipul sedang menjalani sidang lanjutan kasusnya.

Selain itu sebuah fakta baru terungkap dalam  Saipul Jamil.

Berdasarkan keterangan para saksi, DS menginap bukan atas dasar ajakan pria yang akrab disapa Ipul itu.

Ternyata dari saksi-saksi yang memperkenalkan dari awal itu, justru dari awal remaja itu  meminta kepada Saipul Jamil untuk nginap di rumahnya.

Yang dipertanyakan, lanjut Kasman, mengapa DS terus meminta menginap di kediaman Saipul.

Baru pertemuan ketiga itu berhasil nginap di rumahnya, baru terjadi seperti ini.

Hal itu dibenarkan oleh Saipul yang sore hingga malam tadi memberi keterangan kepada majelis hakim.

“Iya dia  yang meminta menginap. Kenapa baru bilang sekarang? Ya kan lebih baik kami keluarkan di fakta persidangan. Takutnya kalau kami main media kan nanti tujuan dia tercapai untuk populer,” kata Saipul.

Keterangan yang ia berikan di hadapan majelis hakim bisa membuat dirinya terbebas dari jeratan hukum.

“Mudah-mudahan hasilnya baik. Mudah-mudahan hakim yang mulia membebaskan saya,” katanya usai sidang

Pria yang akrab disapa Bang Ipul itu mengaku sudah menyampaikan fakta yang sesungguhnya dalam persidangan.

Yang paling utama, menurut dia adalah membantah sudah melakukan dugaan tindak cabul terhadap korban DS.

“Pokoknya tidak benar semuanya,” ucapnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, jaksa  mengungkapkan bahwa ada tiga hal yang diakui oleh Saipul persidangan.

“Ada beberapa yang dibenarkan,” kata jaksa.

Pertama, terdakwa kasus dugaan pencabulan anak itu mengakui kenal dengan korban

“Lalu terdakwa mengakui kalau saksi korban juga nginep di rumahnya dan mengakui kalau saksi korban dibangunkan oleh terdakwa,” ucapnya.

Namun, ada satu hal yang dibantah oleh pria yang pernah menikah dua kali itu.

“Iya seperti itu, perbuatan pencabulan itu yang dibantah. Terdakwa kan memiliki beberapa hak termasuk hak untuk mengingkari,” ujarnya.

Komentar