Rossa Belum Ingin Pensiun dari Penyanyi

Penulis: Darmansyah

Rabu, 14 November 2018 | 08:37 WIB

Dibaca: 1 kali

Ya, kali ini tentang penyanyi centil dan mungil Rosa yang dikaitkan dengan soal asmara.

Ternyata  Rossa  tak ingin pusing perihal kehidupan asmara meski telah sembilan tahun hidup tanpa pasangan.

Rossa lebih ingin meningkatkan kualitas hubungan dengan orang-orang yang telah ada di sekelilingnya.

“Kalau soal percintaan kayaknya biarkan ngikutin arusnya saja deh,” ujarnya

Perempuan bernama lengkap Sri Rossa Roslaina Handiyani itu mengaku dirinya kini hanya ingin menjadi pribadi yang lebih baik terutama lebih memberikan afeksi kepada orangtua dan keluarganya.

Rasa kasih sayang tersebut diwujudkan Rossa dengan menghabiskan waktu bersama keluarga di momen-momen penting, termasuk di malam tahun baru.

Meski dirinya tetap menerima pekerjaan pada malam tahun baru, penyanyiini cerdik memanfaatkan momen tersebut.

Dari tahun ke tahun, ia kerap memboyong keluarganya ke tempat pekerjaannya sehingga tetap dapat berkumpul dengan sanak saudaranya.

“Setiap akhir tahun itu kesempatan untuk ajak mama, papa, adik-adikku, keponakan-keponakanku untuk bareng-bareng. Biasanya mereka kan lihat aku pas bangun tidur saja, sekarang mereka nontonin aku pas kerja,” ucap Rossa.

“Ya sekalian nikmatin waktu bareng-bareng kumpul di kamar, ngobrol sampai pagi,” lanjutnya.

Bukan tanpa sebab dirinya tak pernah absen menghabiskan waktu di akhir tahun bersama keluarga. Ia berharap, dengan menutup tahun secara baik bersama keluarga, tahun ke depan akan mendapat hal serupa.

Rossa diketahui resmi berpisah dengan drumer grup band Padi, Yoyo

Dari pernikahannya tersebut, keduanya memiliki satu orang putra bernama Rizky Langit Ramadhan.

Rossa juga kerap dikabarkan memiliki hubungan istimewa dengan Afgan, pasangan duetnya di lagu ‘Kamu Yang Kutunggu’. Keduanya kerap tampil dekat di hadapan publik namun tak pernah mengonfirmasi perihal status kedekatan keduanya.

Pada April tahun lalu, pelantun ‘Ayat-Ayat Cinta’ tersebut telah menggelar konser peringatan jejak langkahnya di industri musik Indonesia yang bertajuk ‘The Journey of 21 Dazzling Years’.

Sekalipun banyak penyanyi muda bermunculan, Rossa tak gentar.

Penyanyi ayu ini belum berencana “pensiun” melantunkan tembang-tembang unggulannya.

Menurut perempuan  ini, di era kini, umur bukan lagi batasan untuk berkarya.

“Lihat Madonna, Jennifer Lopez yang setiap hari malah semakin hebat. Vina Panduwinata, Titi DJ, itu adalah contoh diva yang tidak pernah luntur,” tutur Rossa ketika ditemui di Pullman Hotel, kawasan Thamrin, Jakarta, kemarin (28/4).

“Yang jelas, seleksi alam itu yang paling penting,” katanya. “Kita harus selalu mempertahankan kualitas pekerjaan diri sendiri.”

Penyanyi dengan epuluh album tersebut justru menyatakan bahwa kejenuhan berkarier terjadi ketika idenya mandek. Walaupun menyatakan albumnya selalu terjual di atas tujuh ratus ribu kopi, Rossa pun pernah mengalami kemandekan tersebut.

“Justru ketika mau bikin album itu deg-degan, ‘aduh apa lagi yang enggak mengulang?’ Jadi setiap aku keluarin album pasti harus ada gimmick dan sesuatu yang baru,” imbuh Rossa.

Pengisi lagu-lagu di film Ayat-Ayat Cinta dan Soekarno tersebut mengakui kini dirinya lebih selektif dalam memilih panggung. Hal ini terbukti dari keputusannya yang sudah tidak mengambil panggung di tempat hiburan malam.

“Saya sangat pemilih soal pekerjaan, enggak semuanya saya ambil. Misalnya, kayak nyanyi di tempat yang menurut saya enggak memberikan image baik, saya enggak ambil. Atau mungkin acara-acara yang enggak sesuai dengan fans saya, jadi ya milih-milih aja,” katanya.

Ia menambahkan, “Setiap saya berkesempatan untuk tampil, saya tampilkan yang terbaik, bukan sekadar dandan, terus nyanyi.” Rossa mengaku, kini lebih suka tampil di konser tunggalnya sendiri.

“Saya butuh sesuatu yang lebih aja. Misalnya, saya lebih suka nyanyi di ballroom, yang khusus memang konser saya. Buat saya lebih prestigious,” tutur Rossa. Ia juga membagi tips untuk menjaga suara agar tetap prima.

“Tidur yang cukup. Artinya tidur yang cukup itu tidur yang berkualitas, karena kalau buat cukup tidur delapan jam itu susah, ya. Mungkin kita bisa power nap, tidur di jalan kalau macet. Tidur itu sangat penting bagi suara,” Rossa menutup perbincangan.

Komentar