Prince, Album, Museum dan Lady Gaga

Penulis: Darmansyah

Selasa, 26 April 2016 | 14:32 WIB

Dibaca: 0 kali

Sang Pangeran, Prince, boleh saja “pergi.”

Tapi musiknya masih “abadi” ditangga lagu-lagu pop global hingga hari ini.

Ya tubuh Prince memang sudah tidak lagi berada di dunia.

Dan perlu juga dicatat  karya-karyanya yang abadi melampaui usia pelantun Purple Rain itu.

Reuters memberitakan, musik Prince unggul di tangga lagu Billboard 200, hingga Senin, 25 April 2016 kemarin

Itu terjadi setelah si eksentrik itu  mendadak ditemukan tak bernyawa di rumah dan studionya, Paisley Park, di Chanhassen, Minnesota.

Paramedis mencoba menyelamatkan nyawa Prince, namun ia tetap tak tertolong.

Sang musisi dinyatakan meninggal dunia pada Kamis, pekan lalu dalam usia lima puluh tujuh tahun.

Lantas, , para penggemar pun melampiaskan kenangannya lewa musik Prince.

Data Nielsen Music membuktikan itu.

Senin kemarin, perusahaan penghimpun data itu melacak dua koma tiga juta penjualan lagu dan lebih dari lima ratus tujuh puluh sembilan ribu penjualan album di katalog Prince, tiga hari setelah kabar duka yang mendadak.

Album yang paling banyak terjual menurut data adalah The Very Best of Prince. Itu merupakan kompilasi lima belas tahun silam. Di dalamnya ada lagu Purple Rain dan Kissi.

Album kompilasi itu juga yang unggul di tangga lagu Billboard 200, yang menghitung penjualan musik dari Jumat hingga Kamis.

Dari tangga lagu Digital Songs, lagu Purple Rain yang unggul. Tangga lagu itu mengukur hanya penjualan lagu secara daring. Selain Purple Rain, masih ada empat lagu lain dari Prince di sepuluh besar tangga lagu itu, menurut Reuters.

Kabar lain datang adik Prince Maurice Phillips. Ia mengungkapkan kediaman Prince di Paisley Park, Minnesota, akan dijadikan museum.

“Kami akan menjadikan rumah di Paisley Park sebagai museum untuk mengenang masa kejayaan Prince,” kata Phillips.

“Hal ini akan sangat berarti bagi para penggemarnya. Mereka akan mengenang musik dan kehidupan Prince,” lanjutnya.

Dalam wawancara yang sama, Phillips mengatakan kalau Prince tidak tidur selama enam hari sebelum meninggal dunia.

Keluarga menduga kalau Prince overdosis obat pereda sakit, namun tidak mau menduga lebih jauh karena tidak ingin memperkeruh suasana.

“Kami sekeluarga menyerahkan penyelidikan kepada pihak yang berwajib,” tutur Phillips.

Hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung, meski pihak berwajib sudah menyatakan kalau Prince bukan melakukan bunuh diri.

Dari luar, Paisley Park terlihat seperti gedung pertokoan yang besar.

Tapi di dalamnya, ada sisi kreatif genius dan misterius dari seorang musisi ikonik, Prince, yang tertampil penuh.

Didesain oleh arsitek Los Angeles Bret Theony, bangunan senilai sepuluh juta US dollar  dan komplek seluas enam puluh lima  ribu kaki persegi itu mengundang banyak penasaran.

Theony mengatakan, butuh tiga tahun dari mengonsep sampai mewujudkannya.

Lantas bagaimana pendapat “si gila” Lady Gaga tentang kematian Prince?

Lady Gaga merasa kalau Prince akan tetap menginspirasi meski telah meninggal dunia.

Hal ini dikatakan Gaga melalui unggahan fotonya di Instagram.

Selain mengatakan hal tersebut, Gaga juga merasa kalau Tuhan memanggil Prince untuk merenovasi surga.

“Dengan karyanya, Prince akan terus menginspirasi kita. Terima kasih telah berbagi dengan kami, Prince,” tulis Gaga.

“Kamu harus menemui Tuhan lebih awal. Mungkin Tuhan ingin meminta bantuanmu untuk merenovasi surga agar semakin baik ketika dikunjungi oleh yang lain,” lanjutnya.

Selain mengunggah foto Prince yang sedang bermain gitar di Instagram, Gaga juga menyatakan rasa duka yang mendalam melalui cuitan di Twitter.

“Akan selalu merindukanmu, terima kasih atas yang telah kamu berikan kepada dunia,” tulis Gaga.

Some say a man ain’t truly happy, til’ a man truly dies. Oh why,” lanjut Gaga, mengutip lagu Prince yang berjudul Sign O’ The Times.

Gaga adalah satu dari sekian banyak musisi yang akan tampil dalam acara mengenang Prince.

Dalam acara tersebut, Gaga akan tampil bersama pemeran teater musikal Broadway hingga Bruce Springsteen.

Saat ini jasad Prince telah dikremasi, namun pihak berwajib masih terus menyelidiki akibat kematian mendadaknya.

Komentar