Pipiek Dilanda “Gosip” Asmara

Penulis: Darmansyah

Kamis, 10 Oktober 2013 | 13:45 WIB

Dibaca: 0 kali

Beban janda tenar, cantik dan menjadi sorot media, membuat Pipiek Dian Irawati harus berjuang melawan fitnah, gossip dan tudingan dari banyak pihak. Baru saja usai mengakhiri polemik pemugaran makam Uje, kini, sang “single mature” kembali dihampiri isu asmara.

Bermula dari spekulasi, yang entah datang dari pesan singkat mana, media berebut meng”gossip”kannya ke ranah publik, bahwa Pipiek sedang menjalan kedekatan dengan seorang ustadz berintial “M.”

Kedekatan Pipiek, dibumbui dengan cerita “ngarang” media bahwa telah terjadi kesepakatan antara Pipiek dengan “M” untuk menuntaskan dalam ikatan perkawinan. Sebuah gossip murah dari keinginan media dan si orang usil untuk menyudutkan janda ditinggal mati sang suami itu.

Tahu apa jawaban Pipiek? Singkat dan mengena. “Masya Allah.” Itulah yang bisa diucapkan Pipiek ketika kabar senjang itu sampai kepadanya dan diklarifikasi media. Tak ada yang ditambah Pipiek selain menceritakan perjalanan “karir” dakwahnya tanpa mengabaikan upaya membesarkan keempat anaknya dari mandiang Uje.

Isu miring tentang kedekatan Pipiek dengan ustadz “M,” sepertinya tak mampu dibendung oleh sang janda. Ia pasrah dan membiarkannya bergerak liar untuk kemudian redup tanpa harus ngotot-ngototan untuk menyiramnya.

Isu kedekatan Pipiek dengan ustadz “M” itu, seperti dikatakan keluarga dekat Pipiek, kemungkinan dikaitkan dengan kehadiran sang “dai” pasca kematian Uje. Sang “dai” juga salah satu ustadz terkenal, dan teman baik mendiang Uje, pernah mendapat kepercayaan mertua Pipiek, Umi Tatu, untuk mengurus pengajian usai ustadz “gaul” Uje meninggal.

Kedekatan, sebagai sahabat, sekaligus mengurus tetek bengek kala takziah dan pengajian pasca meninggalnya Uje, menjadikan media dan orang-orang usil menghembuskan isu “asmara” antara keduanya.

Habib Alkaf, kerabat Uje dan teman dari “M” tidak tinggal diam mendengar isu tersebut. Dia pun angkat bicara, dan membantah isu yang telah meresahkan sekaligus menyudutkan posisi Pipiek sebagai janda.

“Rekan-rekan media, Alhamdulillah kita berkumpul malam ini. Apa yang diinfokan dari media dengan kedekatan “M” dengan istri almarhum Uje itu adalah fitnah. Mudah-mudahan Allah bukakan hati yang memfitnah beliau,” ungkap Alkaf, di Masjid Salman Al Farisi.

Kepada Habib Alkaf, ustazd “M” minta dibantu mengklarifikasi gosip tersebut. “Dia bilang, “Ana tidak peduli dengan fitnah dan gosip, cuma Allah yang tahu, saya difitnah.” Itu kata beliau, ungkap Habib Alkaf.

Sementara itu istri almarhum Ustadz Jefri Al Buchori Pipik Dian Irawati dengan tegas mengatakan tidak akan menikah lagi. “Oh enggak (menikah lagi). Saat ini saya ingin mengabdikan diri kepada Allah, kepada anak-anak, itu saja sudah cukup,” ujar Pipik saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk.

Ibu empat anak itu mengaku, hingga saat ini tidak terpikir mencari pengganti mendiang suaminya. Dia hanya ingin mendidik keempat anaknya.

“Insya Allah enggak kepikiran. Yang saya punya anak-anak. Itu tugas saya mendidik, jadi pemegang estafet dakwah abi-nya. Untuk menikah, sampai sekarang pun belum terpikirkan oleh saya. Saya dipisahkan oleh kematian, jadi saya ingin jadi yang terakhir buat almarhum,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Pipiek juga menglarifikasi tentang penolakannya untuk bermain sinetron. Ia mengakui banyak menerima permintaan untuk bisa bermain sinetron. “Saya telah memilih berceramah daripada menerima tawaran main sinetron. Tawaran main sinetron banyak sekali, cuma saya tidak mau. Saya mau syiar saja,” kata Pipik.

Beruntung, kata Pipik, saat ini dia sudah menerima banyak panggilan ceramah, baik di dalam kota maupun luar kota. Kini, jadwal ceramah ibu empat anak itupun sangat padat.

“Syiarnya, Alhamdulillah ada di luar kota. Kemarin baru pulang dari Palembang. Minggu depan saya harus ke Ternate. Terus saya harus ke Pekanbaru, Sulawesi Tengah,” tutup dia.

Komentar