Marshanda Ungkap Nama Selingkuhan Ben

Penulis: Darmansyah

Selasa, 9 September 2014 | 16:01 WIB

Dibaca: 1 kali

Kasus gugatan cerai Marshanda terhadap Ben Kasyafani makin rumit dengan munculnya isu baru tentang tudingan perselingkuhan sang suami, dengan seorang wanita berinisial “MS,” dan didatangkannya lima dokter dari RSPAD yang mengatakan Chacha “tidak gila.”

Kerumitan ini makin dipergaduh denga penolakan pengacara Ben terhadap kehadiran OC Kaligis di persdidangan gugatan cerai itu, Selasa siang, 09 September 2014, di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.

Marshanda di persidangan itu melancarkan serangan terbarunya terhadap Ben Kasyafani dengan mengungkapkan rasa keterkejutan ketika megetahui suaminya telah berselingkuh dengan wanita lain.

Padahal, di depan media Ben selalu bersikap manis seolah-olah yang paling benar dalam kasus perceraian mereka.

“MS”, wanita yang menjadi selingkuhan Ben terkuak saat Chacha tidak sengaja membuka surat elektronik Ben di laptopnya. Sangat disayangkan, rupanya Chacha mengenal dekat sosok “MS” itu.

“Kenal sudah lama kenal mereka. Ben dan MS, temanan memang sudah lama,” kata Chacha usai persidangan kepada Gerry Haryanto wartawan “nuga” di Jakarta.

Kini, rasa sayang dan cinta yang pernah bersemi telah gugur seiring dengan terkuaknya sikap asli Ben. Chacha pun yakin harus menyudahi rumah tangganya di meja hijau.

“Sudah enggak cinta. Enggak lah. Sekarang aku lebih fokus ke kasus ini sih pekerjaan tetap ada kok nyanyi,” tutup dia.

Dalam kesempatan itu pula Marshanda membantah seluruh tuduhan yang dilontarkan Ben Kasyafani di majelis hakim tentang ketidaklayakannya sebagai seorang ibu karana di anggap “gila.”

Untuk membuktikan ia mampu merawat Sienna Ameera Kasyafani, Marshanda membawa lima dokter dari RSPAD.

“Lima dokter spesialis kejiwaan di RSPAD, dia mampu untuk merawat anak, dan Marshanda,” kata OC Kaligis, kuasa hukum Marshanda. OC menegaskan, saat ini kliennya mempunyai tempat tinggal tetap meski tidak lagi bersama orangtuanya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Tempat tinggalnya kita enggak kasih tahu wartawan, dia sekarang kuliah di UPH,” tandasnya.

Marshanda tampak serius ingin merebut kembali hak asuh putrinya. Pasalnya, dalam sidang sebelumnya, Ben banyak memberi keterangan yang menyudutkan Marshanda. Seperti kehadiran orang ketiga, hingga kedekatan Marshanda dengan pria berinisial “R”.

Hari ini, Selasa, 9 September 2014, Pengadilan Agama Jakarta Pusat menggelar kembali sidang perceraian Marshanda dan Ben Kasyafani.

Persidangan kali ini berjalan tak biasa. Ketika sidang berlangsung lima menit, sidang diskors oleh hakim. Hal tersebut lantaran kuasa hukum Ben, Yanti Noordin keberatan dengan OC Kaligis, selaku kuasa hukum Marshanda. Ia menganggap OC Kaligis tidak memenuhi syarat sebagai kuasa hukumnya.

“Kami keberatan dengan kuasa hukum Marshanda, karena tidak bisa membuktikan legalitasnya sebagai kuasa hukum. Beliau seorang profesor. tapi mengabaikan peraturan acara persidangan” ujar kuasa hukum Ben, S Yanti Noordin, SH, MH.

Sementara itu OC mengaku sedang diskors karena sudah tak terdaftar lagi dalam Perhimpunan Advokat Indonesia. Namun, ia mengungkapkan pada sidang-sidang sebelumnya, saat Ayu Ting Ting menghadapi sidang perceraian, hal tersebut tidak menjadi masalah.

“Ini hakimnya mengada-ada, masa saya keluar dari itu Peradi jadi alasan. Padahal saya sidang Ayu Ting Ting nggak apa-apa kok,” ujarnya.

Tentang keinginannya bertemu dengan anaknya Siena, Marshanda mengaku dipersulit oleh suaminya, Ben Kasyafani.

Dalam persidangan yang berjalan dua jam itu, Chaca mengatakan pernah mendatangi kediaman Ben di kawasan Bintaro untuk menemui anaknya Siena, namun, ditolak oleh sang pemilik rumah. Chaca pun kecewa dengan sikap Ben.

“Aku sudah coba nyamperin ke Bintaro pun sampai di depan rumahnya disuruh balik,” katanya.
Agenda sidang kali ini membahas soal keterangan saksi soal hak asuh anak. Chacha mengaku membawa surat keterangan dokter yang membuktikan dirinya layak mengasuh anak.

Sebelumnya, Kak Seto, saksi ahli dari pihak tergugat, Ben, mengatakan Sienna saat ini alangkah baiknya diasuh oleh ayahnya. Menurutnya, kondisi dan faktor keadaan yang Ben lebih kayak mengasuh Sienna ketimbang mantan pesinetron cilik itu.

laporan wartawan “nuga” di jakarta, gerry haryanto

Komentar