Rising Star Sedih Mega-Mauro Pulang

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 15 November 2014 | 20:48 WIB

Dibaca: 1 kali

Mega-Mauro yang datang dengan percaya diri besar di Sembilan Besar Rosing Star, Jumat malam, 15 November, harus pulang. Mega yang berasal dari Medan, dan Mauro yang merupakan pria Italia, pulang lantaran mendapatkan nilai vote terendah.

Sebagai peserta terbaik, pasangan yang sudah menjajal berbagai sudut dunia ini, pulang dengan rasa bangga setelah memberikan penampilan wah. Sebagai pasangan “mahal” Mega dan Mauro tak mau menyisakan kesedihan di Rising Star.

Mereka menyanyikan sebuah lagu Its All Coming Back To Me Now yang dipopulerkan oleh Pandora Box., malam itu secar sempurna. Sayang, meskipun pasangan ini tampil secara maksimal, mereka hanya mendapatkan vote sebesar tujuh puluh delapan persen, dibawah Ghaitsa Kenang yang mencapai lebih dari delapan puluh persen.

Tentu saja boleh dibilang pasangan ini pulang lebih cepat, lantaran mereka termasuk kontestan yang memiliki kemampuan serta teknik bernyanyi kelas tinggi.

“Kalau mereka pulang ya kembali lagi ke masyarakat yang memilih,” ujar Novan vokalis Bluesmates mengomentari Mega-Mauro tereliminasonya Mega-Mauro

Sejak masuk hot seat dengan vote delapan puluh tujuh persen rupanya peserta lain mendapatkan vote diatas angka tersebut. Raut wajah Mega-Mauro pun terlihat sedih melihat kenyataan mereka harus pulang lebih awal.

Kini, peserta Rising Star tersisa delapan kontestan antara lain Hanin Dhiya, Ghaitsa Kenang, Indah Nevertari, Sonny Saragih, Bluesmates, Evony Arty, dan Talita Arsyta.

Dengan mengusung musik semi orkestra dan karakter skill yang meliuk-liuk, rupanya Mega-Mauro belum berhasil menjadi jawara Rising Star Indonesia.

Meskipun begitu, salah satu kontestan, Bluesmates yakin jika pasangan ini bakal eksis di industri musik Indonesia di masa depan.

“Ya saya yakin bisa ya,” ujar Novan vokalis Bluesmates.

Alasannya, musik yang diusung Mega-Mauro termasuk unik bahkan belum pernah ada di Indonesia sebelumnya sehingga menjadi warna baru di industri musik Indonesia.

“Justru dengan musik mereka yang unik, jika terus diperkenalkan pada masyarakat ya,” ujarnya.

Berlainan dengan Novan, kontestan Hanin Dhiya yang lolos malam itu enggan berkomentar. “No comment,” kata Hanin Dhiya.

“Hmmm, no comment,” ujar Talita serupa dengan Hanin.

Menurut beberapa peserta, sosok Mega dan Mauro merupakan kontestan yang memberikan inspirais karena kualitas dan jam terbang yang diatas rata-rata.

“Mba Mega bagus, dia inspirasi buat kita semua, sayang dia keluar,” ujar Hanin.

Hanin Dhiya sendiri kembali menuai pujian. Menyanyikan lagu bertajuk Somewhere Over The Rainbow, Hanin menuai pujian dari dewan expert.

“Kamu memberikan pendidikan musik untuk anak seusia kamu, kamu beruntung punya orang tua yang influence gini, sama kayak aku beruntung,” kata Ahmad Dhani menilai Hanin Dhiya.

Selera bermusik Hanin yang jauh diatas usianya membuat Ahmad Dhani menilai bahwa Hanin termasuk gadis yang beruntung.

“Selera yang bagus membawa keberuntungan dan itu memberi keberuntungan terus,” lanjut Dhani.

Mendapatkan pujian dari seorang musisi, membuat gadis berusia 13 tahun tersebut mengaku bangga.
“Bangga,” ucap Hanin singkat.

Malam itu, Rising Star dibukan oleh penampilan Ghaitsa Kenang . Menyanyikan lagu milik Taylor Swift, bertajuk Shake It Off, gadis asal Pontianak ini sebenarnya cukup menjanjikan mendapatkan delapan puluh enam persen vote.

Namun secara pribadi Ghaitsa merasa kurang puas pada penampilannya.

“Aku kurang puas tampilnya tadi,” ujar Ghaitsa Kenang.

Dibandingkan pekan sebelumnya, kali ini Ghaitsa merasa kurang mendalami penampilannya, namun ia berjanji akan tampil lebih baik pada pekan depan.

“Dibandingin minggu sebelumnya, yang sekarang rasanya kurang saja, minggu depan harus lebih bagus,” ujarnya.

laporan gerry haryanto wartawan “nuga” di jakarta

Komentar