Kim Kardhasian Disandera dan Dirampok

Penulis: Darmansyah

Selasa, 4 Oktober 2016 | 09:24 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah mengalami penyanderaan yang kemudian dirampok hingga mencapai ratusan miliar rupiah, Kim Kardashian dan keluarganya langsung mendapat penjagaan keamanan ketat dari pihak kepolisian Paris dan pulang ke Amerika serikat dengan pesawat jet pribadi.

Seperti ditulis  Mirror pada Selasa, 04 Oktober 2016, saat ini, Kim Kardashian sudah berada di New York.

Di New York, Kim langsung  bertemu dengan sang suami Kanye West, yang juga membatalkan konsernya, usai mendengar kabar keselamatan istri dan keluarganya terancam.

Saksi mata yang melihat kepergian klan Kardashian-Jenner di bandar udara, mengatakan kalau Kim masih sangat terguncang atas kejadian penyanderaan di bawah ancaman senjata api itu.

Bersama sejumlah polisi dan penjaga keamanan pribadinya, ia menutupi diri dengan syal dan jaket, serta tidak mau memberikan pernyataan apapun kepada media yang datang meliput.

Dari pemberitaan sebelumnya, diketahui kalau dua pelaku penyanderaan menyekap penjaga keamanan di George V Hotel untuk mendapatkan akses ke kamar Kim, yang sedang menghadiri ajang fesyen Paris Fashion Week.

Setibanya di kamar, pelaku langsung menyandera Kim dan penjaga keamanan pribadinya di kamar mandi serta menodongkan senjata.

Tidak ada yang terluka dalam kejadian tersebut, seperti yang dikatakan oleh juru bicara Kim.

Namun, perhiasan berharga senilai puluhan jutaan dolar dibawa kabur oleh pelaku yang kabur dengan sepeda itu.

Berita perampokan dan penyanderaan ini  dibenarkan seorang juru bicara yang mewakili Kim.

“Kim Kardashian West ditahan di dalam kamar hotelnya di Paris malam ini, oleh dua orang bertopeng dan bersenjata yang berpakaian seperti polisi,” katanya.

Aparat kepolisian di Paris juga membenarkan penyanderaan itu.

Diterangkan, Kim menjadi korban sandera dengan motif perampokan.

Petugas pun tengah melakukan penyidikan atas kasus itu. Kim sendiri sudah diselamatkan.

Menurut juru bicara, kondisi Kim masih sangat trauma oleh kejadian itu, meski ia tidak terluka secara fisik.

Pelaku perampokan terhadap Kim Kardashian  berhasil membawa perhiasan yang jika ditotal nilainya mencapai sepuluh juta dolar atau sekitar seratus dua puluh sembilan miliar rupiah.

Otoritas hukum setempat mengatakan para pelaku membawa lari cincin pernikahan Kim  dan kotak perhiasan lain berisi barang.

Kementerian Dalam Negeri Prancis juga mengatakan ada lima orang yang menyusup lalu menodong penjaga apartemen dengan senjata.

Penjaga apartemen diborgol dan dipaksa untuk membuka apartemen tempat Kim menginap.

Dua orang dari kelompok perampok berhasil masuk ke kamar dan mengunci Kim di toilet. Selain perhiasan, perampok juga mengambil dua ponsel milik Kim.

Seorang juru bicara keluarga mengatakan saat ini Kim “sangat terguncang tetapi secara fisik tidak terluka.”

Sumber yang mengetahui situasi mengatakan kepada CNN, bahwa dua anak Kim dan Kanye West, North West dan Saint West, tidak ada pada saat kejadian.

Kim berada di Prancis untuk menghadiri Paris Fashion Week, bersama ibunya, Kris Jenner, dan saudaranya Kourtney Kardashian dan Kendall Jenner.

Kementerian Dalam Negeri Prancis menegaskan tidak ada yang terluka dalam insiden itu dan pelaku tidak menembakkan senjata mereka.

CNN mewartakan, Kim langsung meninggalkan Paris setelah ia melaporkan peristiwa itu kepada polisi.

Suami Kim, rapper Kanye West, segera menghentikan penampilannya di Festival Meadows di New York, Minggu malam, setelah diberi tahu insiden ini dan mengetahui “keluarganya dalam keadaan darurat.”

Walikota Paris Anne Hidalgo mengutuk insiden yang menimpa Kim dan menyatakan di Twitter, bahwa Kim “akan selalu diterima di Paris.” Ia menekankan bahwa perampokan tersebut “sangat langka.”

Pekan lalu, Kim juga mengalami kejadianyang tidak menyenangkan ketika  seorang pria nyaris melecehkannya.dengan mencoba mencium bokongnya di muka publik.

Beruntung seorang penjaga bisa menghentikan aksi itu. Pria yang sama, sebelumnya mencoba menggendong Gigi Hadid.

Komedian dan pembawa acara bincang televisi, James Corden, menyatakan pembelaannya terhadap Kim Kardashian, yang baru saja mengalami penyanderaan

Corden menyatakan pembelaannya, karena mengaku gerah dengan para pembenci Kim, yang dengan mengatakan kalau peristiwa tersebut terlalu remeh untuk dibicarakan bahkan dikhawatirkan.

“Banyak orang menganggap konyol peristiwa yang dialami Kim Kardashian malam ini. Tapi ia adalah seorang ibu, anak, istri dan teman. Berbaik hatilah atau segera tutup mulut,” tulis Corden melalui Twitter.

Juru bicara Kim mengatakan kalau kliennya masih sangat terguncang atas peristiwa perampokan bersenjata api yang dilakukan oleh dua orang pelaku itu.

Setelah menyekap Kim dan penjaga keamanan pribadinya di kamar mandi, pelaku membawa kabur perhiasan senilai puluhan juta dolar dengan menggunakan sepeda.

Dikutip dari Mirror, saat ini Kim dan keluarganya sudah meninggalkan Paris menuju New York dengan menggunakan pesawat jet pribadi.

Sesampainya di New York, Kim akan menemui suaminya yang sedang melangsungkan konser, Kanye West.

Tentu saja Kanye merasa sangat khawatir dengan keadaan keluarganya, sehingga segera menghentikan konser di festival musik.

“Saat Kanye baru memulai lagu Heartless, manajernya menghampirinya. Mereka berbincang sebentar, lalu Kanye meninggalkan panggung dengan terburu-buru,” kata salah satu penonton yang datang.

Komentar