Ketika Johnny Depp Jadi Pencipta Anti Virus

Penulis: Darmansyah

Selasa, 16 Mei 2017 | 08:15 WIB

Dibaca: 0 kali

Johnny Depp menyesal jadi aktor?

“Ya,” itu jawaban jujurnya ketika diwawancarai oleh jaringan televise Amerika serikat “abc,” dan menjadi geger di kalangan penggemarnya.

Dan apakah Depp akan beralih profesi?

Jawabannya juga iya.

Tapi tidak dikehidupan nyata,  dan hanya terjadi di film terbarunya ketika ia mengambil peran menjadi tukang basmi virus

Depp akan beralih profesi menjadi pencipta anti-virus komputer, John McAfee.

Diberitakan Hollywood Reporter, Depp akan memerankan pendiri antivirus McAfee dalam sebuah film berjudul King of the Jungle.

Rencananya, Glenn Ficarra dan John Requa akan menjadi sutradara film yang naskahnya ditulis oleh Scott Alexander dan Larry Karaszewski tersebut.

Film ini merupakan adaptasi sebuah artikel majalah Wired yang ditulis oleh Joshua Davis.

Artikel berjudul John McAfee’s Last Stand tersebut akan mengisahkan perjalanan McAfee yang menguangkan kekayaannya, meninggalkan peradaban perkotaan dan pindah tinggal di hutan di Belize, Amerika Tengah.

Di tempat tinggalnya yang baru itu, McAfee dikisahkan hidup dengan berbagai skandal dan kasus hukum seperti kepemilikan senjata, narkoba, seks, dan berbagai tingkah lainnya.

Dalam film tersebut, jurnalis Wired dikisahkan ditugaskan ke Belize untuk mewawancarai McAfee.

Namun setiba di negara tersebut, ia menemukan banyak kasus menarik seperti kepanikan McAfee yang tidak stabil hingga pembunuhan.

Di kehidupan nyata, McAfee memiliki serangkaian kasus kontroversial selama tinggal di Belize.

Seperti pada April lima tahun silam, ia pernah ditangkap oleh Badan Penanggulangan Gangster Belize atas produksi obat-obatan ilegal dan kepemilikan senjata tak berlisensi.

Pada November lima tahun lalu, McAfee sempat dijadikan terduga tersangka kasus pembunuhan ekspatriat Amerika Serikat, Gregory Viant Faull.

Faull ditemukan tewas ditempak  dan McAfee adalah tetangga Faull.

Bukan cuma di Belize, di Guatemala pada Desember di tahun yang sama, McAfee pernah melakukan pemalsuan serangan jantung saat ditahan di negara tersebut untuk memberikan waktu pengacaranya mengajuan serangkaian pembelaan agar tidak dideportasi ke Belize.

Sebelum mengambil peran sebagai pekerja anti virus Johnny Depp  yang tak menikmati harta  berlimpah dari hasil kerja kerasnya menjadi actor menyatakan  menyesal telah terjun ke dunia Hollywood.

Dilaporkan ET, secara mengejutkan Deep membuat pernyataan itu ketika dia menghadiri penayangan perdana Pirates of the Caribbean: Dead Men Tell No Tales, di Shanghai, China.

Ketika itu wartawan menanyai Depp, apa yang bakal ia katakan kepada Depp muda.

“Saya akan mengatakan keluar dari bisnis ini secepatnya,” kata Depp merespons pertanyaan itu dengan tertawa. “Tidak, saya akan.”

Bahkan, jika Depp muda tetap bersikukuh ingin masuk ke dunia film, aktor 53 tahun itu bakal tetap mewanti-wanti keputusan itu.

“Saya akan mengatakan, ‘bersiaplah, ini akan mengerikan,” ujar Depp

Pesan itu tentu masuk akal jika melihat beratnya masalah yang menimpa Depp akhir-akhir ini. Mulai dari perceraiannya dengan Amber Heard hingga perang hukum dengan mantan manajernya.

Perceraian dengan Heard awal tahun ini membuat Depp mesti membayar uang perceraian senilai tujuh juta dollar dollar.

Awal tahun ini pula, pemeran Alice Through the Looking Glass itu menjatuhkan gugatan atas tuduhan penipuan, kecurangan, dan kelalaian untuk mantan managernya yang berasal dari The Management Group  atau TMG.

Depp meminta ganti rugi  kepada perusahaan yang sudah bekerja bersamanya selama tujuh belas tahun itu.

Namun, awal bulan ini TMG justru menuntut balik Depp. Dalam tuntutan itu, TMG menyatakan bahwa sang bintang-lah yang hidup penuh foya-foya.

TMG juga membongkar rahasia Depp bahwa ia tak pernah membaca skrip film yang dimainkannya.

Pemenang Golden Globe itu rela membayar ratusan ribu dollar atau miliaran rupiah untuk teknisi suara yang bakal mendiktekan dialog yang akan ia perankan.

Dalam gugatan itu, TMG juga merinci beragam pengeluaran aktor tersebut.

 

Komentar