Karma Ayu Ting Ting Untuk “Alamat Palsu”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 7 November 2013 | 11:06 WIB

Dibaca: 0 kali

Siapapun past ingat syair dan lirik lagu “Alamat Palsu” Tentu ingat pula bagaimana si pelantunnya Ayu Ting Ting melenggok lembut dengan hentakan lirik “Di mana di mana.. Ke mana ke mana..,”

Lagu yang meledak dua tahun lalu dan menggoda banyak orang untuk menyanyikannya dengan gaya masing-masing kini menjadi “karma” bagi Ayu. Karma yang menjadi kenyataan setelah ia tidak tahu “ke mana” dan “di mana” sang suami Enji, berada. Enji yang menghilang “ditelan bumi” yang tak pernah muncul mendampingi dirinya semenjak hamil.

Semenjak itu, gempuran berita tak sedap pun menghampiri Ayu dan keluarga. Enji dikabarkan menghilang, sesekali muncul untuk menepis berita rumah tangganya terguncang. “Rumah tangga saya dengan Ayu baik-baik saja,” ujarnya setiap kali keluar dari “gua” persembunyiannya.

Benarkah penegasan Enji? Ternyata kini semuanya makin terkuak. Ayu berniat menggugat cerai Enji. Hal itu diutarakan ibundanya, sang pendandangdut, Umi Kalsum, kemarin. Bahkan Umi Kalsum memastikan perceraian Ayu terjadi usai Ayu melahirkan.

Sebelumnya Enji selalu muncul terpisah dengan Ayu. Berkali-kali muncul di TV, Enji bukan mendampingi Ayu yang tengah mengandung. Ia justru muncul dengan komunitas mobil sport-nya.

Di kemunculannya itu, pria berkepala plontos itu mengaku dirinya dan Ayu baik-baik saja. Tapi munculnya Enji itu langsung ditanggapi sinis Ayu dan ibundanya.

Bahkan tak seperti sebelum-sebelumnya, Ayu dan ibundanya itu mencibir kemunculan Enji. “Oh berani muncul kirain takut sama media,” cibir Ayu Ting Ting beberapa waktu lalu.

Lantas, selama ini di mana dan ke mana Enji?

Ibunda Ayu Ting Ting, Umi Kalsum mengaku tak mau tahu alasan sang anaknya berniat untuk menceraikan suaminya, Enji. Menurutnya, ia hanya bisa mendukung rencana anaknya itu. “Nggak tahu itu, biarlah. Umi nggak mau tahu,” katanya ketika diserbu panggilan telepon.

Rumah tangga Ayu dan Enji memang sudah lama dikabarkan tidak harmonis. Meski keduanya sempat membantah, tapi pernyataan ibunda Ayu seakan menjadi jawabannya. Menurutnya, Ayu sudah berencana untuk menceraikan Enji usai melahirkan. “Pasti itu! Selesai dia lahiran pasti ada gugatan,” tegasnya.

Entah ada kaitannya atau tidak, beberapa waktu lalu Ayu tampak mengunggah foto di Instagram yang menunjukkan dirinya tengah menendang seorang laki-laki. Benarkah foto tersebut mewakili suara hatinya saat ini?

Entahlah! Tapi banyak orang mengamini pernikahan Ayu Ting Ting dan Hendri Baskoro yang singkat merupakan fenomena ketergesaan seseorang berumah tangga..

Menurut psikolog Frederick Dermawan Purba, sebenarnya ada beberapa kemungkinan masalah tersebut bisa terjadi. Salah satunya adalah faktor usia ketika terjadi pernikahan.

“Menikah pada usia masuk peralihan, secara emosi belum cukup matang. Apalagi masa perkenalannya juga singkat,” jelasnya.

Selain itu, persiapan yang cukup singkat juga bisa menjadi penyebab kegagalan rumah tangga. Terlebih untuk menjalani kehidupan bersama dengan pasangan bukan semudah yang dibayangkan. Namun, banyak hal yang harus dipertimbangkan.

“Mungkin proses persiapan dan pertimbangan masih kurang. Padahal untuk menikah harus dimatangkan,” tutupnya ramah.

Semantara itu, kritikus mode Sonny Muchlison juga sangat prihatin atas kondisi rumah tangga yang sedang dijalani oleh penyanyi dangdut Ayu Ting Ting. Sonny mengaku geram saat mendengar kabar tentang keretakan rumah tangga Ayu bersama Enji, suaminya. Di usia pernikahan yang masih muda, Ayu harus menghadapi masa kehamilan seorang diri tanpa suami yang mendampingi.

“Masalah dengan cowoknya itu sudah cukup memberatkannya. Ya, kita sebut Enji itu cowoknya saja ya, kalau disebut suami hubungannya sudah tidak jelas gitu,” tutur Sonny.

Desainer yang terkenal “detail” ini pun menyarankan kepada Ayu agar mulai mengurangi aktivitas yang sering menggunakan alas kaki tinggi. Sonny menilai, seorang wanita, terlebih sedang masa kehamilan, lalu memaksakan diri memakai sepatu bertumit, yang sebenarnya akan menyakitkan dirinya sendiri adalah wanita yang tidak ingin dipandang rendah di mata publik.

“Orang yang memaksakan diri menggunakan heels, itu adalah orang-orang yang terlalu memikirkan status sosialnya. Jadi seolah-olah, orang yang pede memakai heels kemana-mana, dia adalah orang yang mempunyai derajat tinggi,” tutupnya.

Komentar