Janet Jackson Tolak Tampil di Hall of Fame

Penulis: Darmansyah

Senin, 1 April 2019 | 09:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Penyanyi Janet Jackson yang seharusnya masuk dalam Rock & Roll Hall of Fame pada akhir pekan lalu, menyatakan penolakannya untuk tampil di acara tersebut.

Seperti ditulis  NME,  Jackson menolak tampil sebagai bentuk protesnya kepada HBO yang terlibat dalam Rock Hall.

Seperti diketahui, HBO menjadi stasiun televisi yang menayangkan dokumenter kontroversial ‘Leaving Neverland‘, di mana dua orang pria menuduh mendiang kakaknya, Michael Jackson, sebagai seorang pelaku pelecehan seksual.

Variety mengatakan, sebuah sumber memastikan Jackson berpihak kepada keluarga besarnya, yang membantah habis-habisan semua tuduhan pelecehan itu.

“Jackson menolak berpartisipasi dalam upacara penerimaan karena acara tersebut akan ditayangkan oleh HBO, saluran yang menampilkan ‘Leaving Neverland‘,” ujar si sumber.

Sebagai tambahan, menurut Variety, perwakilan untuk Janet Jackson, HBO dan Rock Hall ternyata ‘belum menanggapi permintaan komentar tentang permusuhan antara penyanyi dan jaringan televisi tersebut’.

Namun Jackson disebut tetap hadir di acara, di mana ia memberi pidato penerimaan yang mendorong Rock Hall untuk memasukkan lebih banyak wanita.

Disambut oleh Janelle Monae di atas panggung di Barclays Center di New York,  Jackson menyampaikan rasa terima kasihnya kepada teman, keluarga dan para kolaborator terdekat. Sekali lagi ia mengingatkan bahwa Rock Hall ‘butuh’ lebih banyak perempuan.

Sebenarnya Jackson berhak masuk Rock Hall sejak dua belas tahun lalu, dan kini ia telah bergabung bersama saudara-saudara lelakinya. The Jackson

“Saudara-saudara lelakiku dikenal karena gairah bermusik mereka, masuk Rock & Roll Hall of Fame. Saya amat sangat bangga. Seperti yang kau lihat di video-video, saya selalu mengganggu waktu latihan mereka. Saya selalu ada, selalu bersama mereka,” kata Jackson.

Ia juga menyebut beberapa nama musisi veteran seperti Questlove, Paula Abdul, Dick Clark dan Don Cornelius, serta tak lupa pada Jimmy Jam dan Terry Lewis. Jackson bahkan meminta mereka untuk berdiri dari kursinya.

“Bisakah kalian berdiri sejenak? Di pertengahan tahun 1980-an, kau datang ke A&M Records dan kau ditanya jika ada artis yang ingin kau produseri. Kalian bilang Janet. Itu cerita sesungguhnya. Kalian sudah seperti dua ayah saya dan bahkan lebih dari itu,” ungkap Jackson.

Memulai karier dengan tampil dalam program televisi Jackson 5, ‘The Jacksons‘ di usia yang baru menginjak tujuh tahun,

Selain itu,  Janet Jackson juga  mengungkapkan ia sempat berjuang melawan depresi akibat rasa rendah diri, jadi korban rasisme, dan seksisme sejak kecil.

Pengakuan tersebut diungkapkan Jackson dalam sebuah esai yang diterbitkan majalah Essence, media yang akrab di kalangan wanita Afrika-Amerika.

Dalam esainya, Janet Jackson menyebut ia mulai merasakan kebahagiaan sejak melahirkan anak pertamanya dari hubungan dia dengan konglomerat Wissam Al Mana, Eissa.

Jackson juga menyebut momen terberat dalam hidupnya dirasakan saat penyanyi tersebut berada di usia tiga puluhan.

“Perjuangan itu amat intens. Saya dapat menganalisis sumber depresi saya selamanya,” kata Jackson dalam esainya

“Perasaan harga diri yang rendah mungkin berakar dari rendah diri yang saya alami semasa anak-anak. Ini dapat berhubungan dengan rasa gagal memenuhi standar sosial yang tinggi. Dan tentu saja selalu ada masalah rasisme sosial dan seksisme,” lanjutnya.

“Kesemuanya berkumpul dan depresi jadi kondisi yang menakutkan dan terus melekat. Bersyukur, saya menemukan cara melaluinya,” kata Jackson.

AFP menyebut dengan pengakuan ini, Janet Jackson mengalami hal yang mirip dengan kakaknya, Michael Jackson yang diketahui sempat dilarikan ke rumah sakit akibat kecemasan dan serangan panik.

Janet Jackson sebelumnya kembali ke industri musik pada empat tahun lalu  melalui album Unbreakable. Sebelum album kesebelas tersebut, Janet Jackson merilis album Discipline

Usai merilis Unbreakable, Janet mengumumkan Unbreakable World Tour untuk mempromosikan album tersebut. Namun, tur tersebut ditunda  karena kehamilannya.

Janet kemudian melahirkan Eissa, anak pertamanya dengan Wissam Al Mana. Tiga bulan setelahnya, Janet dan Wissam mengumumkan perpisahan mereka.

Awal Juni ini, Janet Jackson dikabarkan berebut hak asuh anak dengan Wissam.

Seorang sumber mengatakan kepada ET bahwa keputusan Janet Jackson amat protektif terhadap Eissa dari Al Mana adalah karena pengalamannya menikah dengan konglomerat Qatar tersebut.

“Janet hidup dalam sebuah kehidupan di mana ia merasa dikendalikan setiap waktu. Dia tidak ingin anaknya tumbuh dengan perasaan yang sama,” kata sumber tersebut.

Komentar