Indah Nevertari Mulai Disaingi Hanin Dhiya

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 22 November 2014 | 09:52 WIB

Dibaca: 4 kali

Benar saja. Indah Nevertari dan Hanin Dhiya menjadi “super star,” ketika Jumat malam, 22 November 2014 membuncahkan panggung “Great 8” Rising Star Indonesia ketika keduanya meledek penonton dengan lagu-lagu hit yang mereka bawakan.

Selain berita buncahnya panggung, kesedihan juga mengapung di Studio 9 RCTI, tempat acara berlangsung, ketika Thalita harus dipulangkankan karena mendapat vote terendah. Semua yang hadir sempat menyuarakan koor dengan nada ahhh… sebagai rasa kehilangan karena gadis cantik itu harus berhenti di Great 8.

Indah, yang tampil satu “seat” dari Hanin, tidak hanya menggoyang penonton di Studio Sembilan RCTI, bahkan membuat berjingkrak pemirsa dalam siaran langsungnya ketika “You Da One” milik Rihanna dilantunkannya

Dengan goyang dan gerakan tubuh yang lentur Indah Nevertari menjadikan malam Delapan Besar Rising Star itu menjadi miliknya. Judika dan Bebi Romeo juga ikut menggoyangkan badan, menggelengkan kepala dan akhir memberi pujian dengan satu kata,”hebat.”

Ya, lagi “You Da One” memang hit dari Rihanna yang disalin oleh Indah ke panggung Rising Star. Dan hasilnya heboh. Sembilan puluh satu persen vote untuk Indah.

Berlainan dengan Indah yang heboh. Hanin Dhiya justru memukau ketika tampil dengan lagu milik Maudy Ayunda, “Perahu Kertas.” Tenang dan menghanyutkan. Gadid tiga belasan itu menjadi amat dewasa ketika melantunkannya.

Hampir tak cacatnya. Sehingga Hanin juga mendapat sembilan puluh satu persen vote, sama dengan perolehan Indah Nevertari. Bukan main persaingan keduanya. Sama-sama berpotensi untuk bisa sampai ke final.

Terhadap pilihan lagu Indah ini, salah satu expert Ahmad Dhani sempat melarang Indah menyanyikan lagu Rihanna lagi pada penampilan berikutnya. Walau pun begitu, Ahmad Dhani justru tetap memberikan pujian kepada Indah.

“Hari ini saja lagu Rihanna, besok-besok jangan lagu Rihanna lagi ya,” pinta Ahmad Dhani pada Indah Nevertari di studio 9 RCTI, Jakarta, Jumat 21 November 2014.

Mendengar larangan tersebut, Indah pun bernjanji untuk tidak menyanyikan lagu-lagu milik Rihanna. Meskipun diakuinya ia sempat tak ingin menyanyikan lagu tersebut.

“Iya, sebenarnya aku juga enggak mau bawain lagu Rihanna lagi, besok-besok aku enggak bawain lagi,” ujarnya kepada Gerry Haryanto dari “nuga” di belakang panggung usai acara.

Sepertinya Indah sangat menuruti permintaan Ahmad Dhani. Sebelumnya, Indah tampil apik menyanyikan lagu-lagu Rihanna seperti You Da One ataupun Man Down.

Selain larangan Dhani, penampilan Indah Nevertari saat menyanyikan You Da One milik Rihanna di ajang Rising Star Indonesia menuai pujian dari dewan expert lainnya.

Dari beberapa pujian yang masuk, Indah mengaku senang dengan pujian yang dilemparkan Melly Goeslaw.

“Pujian yang aku paling ingat dari Melly Goeslaw, dia memuji suara aku,” ungkap Indah Nevertari .

Melly Goeslaw memang memuji Indah, karena selain penampilan, karakter dan olah vokal Indah dinilai Melly sangat luar biasa.

“Ternyata kamu disukai bukan karena hijab kamu semata, tapi memang karena kemampuan bernyanyi kamu,” puji Melly Goeslaw.

Meskipun mendapat respon positif dari penonton dan juga dewan expert, rupanya Indah Nevertari tidak sepenuhnya puas.

Menyanyikan tembang dari Rihanna bertajuk You Da One, peserta asal Medan ini mengaku tidak sepenuhnya puas. Ia pun berjanji akan tampil lebih baik pekan depan.

“Aku bakalan berusaha pekan depan bakalan lebih baik lagi,” ungkap Indah Nevertari.
Bahkan Indah berjanji akan “memuaskan” Ahmad Dhani pekan depan lantaran penampilannya di delapan besar tidak terlalu memuaskan Ahmad Dhani.

“Pokoknya aku akan tampil beda dan memuaskan Ahmad Dhani,” pungkasnya.

Malam itu juga Rising Star mencatat salah satu nama yang mulai diperhitungkan. Hanin Dhiya.

“Iya aku senang akhirnya diperhitungkan,” ujar Hanin..

Sebelumnya nama-nama seperti Ghaitsa Kenang, Indah Nevertari ataupun Sonny Saragih kerap menjadi unggulan.

Akan tetapi kini Hanin Dhiya dan Evony tiba-tiba menjadi “kuda hitam” dan mulai diperhitungkan keberadaannya.

Melihat situasi sudah mulai menguntungkan, Hanin pun memasang target cukup tinggi.

“Target aku bisa tiga besar,” pungkasnya.

laporan wartawan “nuga” di jakarta, gerry haryanto

Komentar