Ikke Nurjanah Kembali ke Dangdut Klasik

Penulis: Darmansyah

Kamis, 31 Mei 2018 | 10:17 WIB

Dibaca: 1 kali

Masih ingat dengan Ikke Nurjanah?

Ya, Ikke Nurjanah si pedangdut “klasik.” Ya  kini  Ikke sudah memakai jlibab dan nampak lebih adem, dewasa dan matang.

Untuk itu, ketika memasuki  perayaan ketiga puluh  tahun berkarya, penyanyi dangdut Ikke campuran darah Minang dan Sunda itu  kembali melaju dengan single baru.

“Setelah Sampai Kapan”  yang dirilis awal tahun nini, pada April, Ikke hadir dengan Terhanyut dalam Kemesraan.

Bagi Ikke, single ini mengembalikan dia ke akar musiknya yaitu dangdut klasik.

Ikke menyebutkan, lagu Terhanyut dalam Kemesraan merupakan gubahan Fauzi.

Sementara, musiknya dikerjakan Hendro Saki. Dengan misi kembali ke dangdut klasik, kata Ikke, Hendro mengemas Terhanyut dalam Kemesraan dengan unsur kendang dan suling yang dominan. Akan tetapi, tetap diberi nuansa sound kekinian.

“Saya dan tim memang sengaja menghadirkan single yang berbeda. Yang Sampai Kapan itu dangdut akustik, sedangkan Terhanyut dalam Kemesraan dangdut klasik.

Saat mengerjakan aransemennya, kami mencari notasi, cengkok, dan dinamika yang murni dangdut,” tutur Ikke Nurjanah.

Penyanyi yang kini berusia empat puluh tiga tahun itu menyebutkan, dia menemukan lagu Terhanyut dalam Kemesraan lewat label Universal Music Indonesia.

Setelah mendengarkan lagunya, Ikke Nurjanah, manajemen, dan label sepakat kalau lagu itu memenuhi spesifikasi dangdut klasik yang dicari.

“Alhamdulillah kalau lihat respons di media sosial dan video lirik, sambutannya positif. Saya percaya dangdut klasik tetap disukai, di tengah musik dangdut kontemporer. Saya saja kangen menyanyikan dangdut klasik karena akarnya memang dari situ,” ungkap pelantun hit Terlena itu.

Menurut Ikke, dengan dua single yang telah dirilis, dia sedang menyiapkan album baru.

Saat ini, dari sepuluh lagu yang menjadi materi album, Ikke Nurjanah telah menemukan delapan lagu.

Dia masih mencari dua lagu lagi yang sesuai dengan konsep albumnya nanti.

“Saya percaya lagu itu jodoh-jodohan juga sama penyanyi. Makanya saya masih mencari dua lagu lagi yang pas dengan konsep album.”

“Kalau ditanya akan menjadi album ke berapa album baru nanti, waduh saya lupa, karena banyak. Yang pasti saya tetap ingin merilis album karena album adalah identitas penyanyi,” kata Ikke sambil tertawa.

Telah tiga dekade memeriahkan industri musik Indonesia, Ikke tak menampik ingin menggelar konser tunggal. Namun, dia tidak ingin memaksakan diri.

Jika ada kesempatan dan rezeki, Ikke pasti mewujudkan mimpi konser tunggalnya.

“Sekarang saya merasa apa yang saya dapat hari ini adalah berkah. Bisa eksis terus sampai sekarang juga anugerah. Saya mengalami zaman kaset, CD, dan sekarang digital. Saya terus beradaptasi dengan zaman,” kata Ikke.

Ikke mengaku, kendati sudah termasuk senior di dunia dangdut, dia masih terus mengeksplorasi kekurangan dan kelebihan dia.

Karakter vokal yang dia punya saat ini merupakan buah dari latihan yang tak pernah berhenti, bahkan sampai hari ini. Pasalnya, latihan membuat Ikke bisa menjaga kelenturan cengkok suaranya.

“Usia sudah enggak muda lagi. Selain latihan, saya juga menjaga kualitas vokal dengan olah raga agar napasnya tetap terjaga saat menyanyi. Saya juga menjalani pola hidup sehat yaitu tidur berkualitas dan minum air putih,” ujar Ikke yang memang terlihat awet muda.

Setelah bercerai dengan Aldy, Ikke Nurjanah masih sendiri dan belum mendapatkan pendamping yang pas.

Di luaran memang banyak kabar yang menyebut Ikke sudah menikah lagi. Namun Ikke tidak ambil pusing, karena dia kembali fokus ke musik.

“Menikah itu kalau buat aku ada sudah masuk list. Sekarang Tuhan kasih aku berkah pekerjaan dengan adanya album baru. Prioritas aku masih kerja dulu. Kalau untuk calon suami masih menanti,” papar ibu satu anak ini.

Menurut Ikke, dirinya bukan trauma untuk membina rumah tangga. Cuma untuk menikah hati perlu langkah hati-hati. “

“Ikke tidak mau gagal lagi. “Orangtua memang sempat bilang aku jangan keenakan sendiri. Cuma, pikir aku, Allah juga nanti memberikan jalan yang terbaik,” ujar Ikke

“Banyak sih teman-teman yang bantu aku. Mereka sering mengenalkan cowok ke aku. Ya sementara ini sih lebih banyak yang cocok untuk menjadi teman.”

“ Yang jelas aku sudah punya niat. Nanti tinggal menunggu jodoh saja,” tambah Ikke

Komentar