Fatin “Ngeblues” Dengan Lagu “Mercy”

Penulis: Darmansyah

Senin, 8 April 2013 | 06:41 WIB

Dibaca: 11 kali

Fatin “ngeblues.” Itulah tampilan seronok gadis berjilbab yang menggoyang panggung gala show XFactor Indonesia seri ketujuh, Jumat malam, ketika remaja menggemaskan itu mendendangkan  lagu milik penyanyi Dufty berjudul “Mercy” beraransemen lincah.

Tidak hanya menggairahkan, si imut yang bersuara indah itu mendatangi penonton lewat ayunan tangannya. Fatin minta mereka  menyanyi bersama. Fatin betul-betul heboh. Bahkan pemirsa televisi yang menyaksikan penampilannya lewat tayangan langsung RCTI  malam itu, lewat siulan di”tweet”nya menuliskan ikut bergoyang asyik menyaksikan kecentilan Fatin.

Fatin memang sedikit genit dengan lagu “Mercy” yang “beat”nya menghentak-hentak. Kegenitannya itu menimbulkan perasaan geregetan. Apalagi ia berhasil “mengisi” panggung dengan berjalan ke depan penonton yang juga berjoget mengikuti nyanyian yang asyik itu.

Fatin malam itu, di gala show seri tujuh, bukan hanya “bintang” tapi juga penghibur yang sulit tertandingi oleh lengkingan suara Novita Dewi atau pun kematangan penampilan Shena Marsiana. Bahkan ia membenamkan Mhika Angelo dan Gede Bagus ke posisi “bottom up.”

Pilihan lagu yang pas, mengundang komentar para juri seacara berbarengan. Malah Bebi yang biasanya nyinyir dengan pilihan lagu Fatin mengatakan, “dalam seratus tahun hanya sekali penyanyi sehebat kamu.”  Ahmad Dhani yang menguliahi semua orang tentang irama “blues” beserta nama penyanyi dan lagunya nyinya di mancanegara, tak bisa menyembunyikan kekaguman atas penampilan remaja SMA itu.

“Kamu anugerah untuk musik Indonesia. Kamu telah menemukan “blues” sebagai titik pijak karirmu di masa datang. Minim penyanyi di sini  yang bisa mendendangkannya dengan bagus. Dan kamu yang terbaik,” kata Dhani.

Mengenakan baju kuning paduan celana biru dan jilbab warna kuning, Fatin memang tampil berbeda dibanding pekan-pekan sebelumnya. Dia tampil lebih impresif dan interaktif dengan penonton. Ia  berdendang gembira secara  “centil” mengikuti hentakan  nada yang sangat ngeblues beat Mercy yang lumayan cepat.

“Di Indonesia ini enggak banyak orang bisa nyanyi blues. Dan malam ini kami berhasil menemukannya. Kami berhasil menemukan karaktermu yang itu telah diberi Allah. Dan kami harus bangga malam ini bisa menyaksikannya. Kamu ternyata menemukannya dan tinggal dipoles sedikit,” puji Dhani.

Penilaian Dhani ini disepakati oleh Bebi Romeo. “Malam ini Mama Kamu Rosa pinter memilih lagu. Dan malam ini kamu berhasil. Kamu cocok banget menyanyikan lagu ini. Kita ini butuh suara kayak Fatin yang unik. Jadi nurut sama mama ya,” jelasnya. Rosa langsung menanggapi dengan mengatakan,  pemilihan lagu tersebut tak lepas dari bantuan Bebi.

“Waktu itu Bebi bilang kenapa enggak menyanyikan Mercy. Saya bilang ya nanti, saya paksa, pekan depan Fatin nyanyi. Dan kamu berhasil. Kamu bisa menaklukan nada-nada tinggi yang semula kamu bilang ‘ah enggak bisa teh..’,” ujar Rosa yang meminta Fatin mengulang kembali bagian nada-nada tinggi di lagu Mercy.

Fatin seperti dikemukakan Rossa kepada suratkabar harian “Kompas” di rubrik tokohnya, edisi  Sabtu, 6 April 2013, memang sering bilang “nggak bisa.” Ini disebabkan ia tidak memiliki latar belakang musik. “Kan dia datang ke panggung ini dari sekolah. Ia juga datang bukan untuk bisa tampil di gala show yang semewah ini. Kita harus sabar membujuknya,” ujar Rossa dengan serius.

Terlepas dari minimnya pengetahuan Fatin  terhadap musik, Rossa  selalu memotivasinya dan selalu  mengatakan,Kamu bisa.” Dan dia ternyata bisa. Ia berlainan dari Shena Malsiana, anak asuh Rossa yang lain.  Shena memiliki pengetahuan dan sudah menjadi penyanyi sebelum tampil di X Factor.

Namun begitu, kata Rossa, Fatin memang sebuah anugerah.  Kalau ia sudah mengatakan iya dan menyanyikannya kita dibuat terpesona dengan suaranya. “Coba, mana ada penyanyi di sini yang memiliki karakter suara macam dia. Saya tidak memiliki karakter suara macam dia. Jauh di banding Fatin,” kata Rossa.

“Memang susah sih menjadi mentor si Fatin. Tapi saya puas telah meletakkan dasar menyanyi baginya. Kalau kelak ia menjadi penyanyi besar, saya merupakan orang yang menanganinya di awal,” kata pelantun “Nada-nada Cinta” itu.

.Kepuasan Rossa yang lain adalah, ia sudah menjadi bagian keluarga untuk Fatin dan Shena. Tiga kali sepekan saya datang mendampingi mereka. Setiap hari juga saya menyapa. Menanyakan  ada masalah atau tetek bengek lainnya. Ya kami macam adik dengan kakak. Sudah familiar betul,” katanya.

Tak beda jauh dengan Rossa. Anggun menyebut sangat menyukai suara khas Fatin, penampilan dan busana yang dikenakannya.  Menutup sesi Fatin, Bebi kembali memberikan pernyataan. “Aku tambahin. Gimana Fatin? Kamu sudah bisa merasakan power menyanyikan lagu yang sesuai dengan suara kamu kan?”

Menjawab pertanyaan tersebut, Fatin pun mengiyakan dan tersenyum senang.

Sehari sebelum tampil di  gala show berema “Hits of Century,”  Fatin Shidqia merasa telah mendapat lagu yang cocok untuk dibawakannya. Fatin merasa yakin atas pilihan lagunya. Siswa SMA di Jagakarsa, Jakarta Selatan, ketika itu menjanjikan  bakal tampil genit, sesuai dengan lagu yang akan dibawakannya.

“Aku milih lagu ini karena dia Dufty  memiliki suara unik gitu,” katanya ketika itu. Persiapan Fatin ini sangat serius demi meraih antusias pemirsa seperti di dua laga sebelumnya. Dia merasa wajib menerima saran dan masukan dari tim produksi. Juga, saran sang mentor.

“Sekarang latihan terus. Udah dengerin lagunya baik-baik, sudah dapat yang nyamannya dari lagu ini. Terus ingat semua masukan dari teh Ocha dan tim lainnya,” kata Fatin. Ketika menyaksikan latihan koreografinya, Fatin tampak centil  agar bisa menjiwai isi lagu.

Seusai menyanyi Fatin yang didatangi wartawan hanya tersenyum menyambut pertanyaan yang tidak berhubungan dengan lagu yang dinyanyikan. Media meminta tanggapan Fatin  tentang dukungan Majelis Ulama Indonesia  untuk selalu menjaga hijabnya.

“Sudah sempat dengar, Seneng, seneng banget,” kata Fatin seusai acara X Factor Indonesia, di RCTI, Jakarta, Sabtu, 6 April 2013. Fatin menganggap surat dari MUI itu adalah salah satu dukungan positif untuknya.

“Jadinya aku senang, bersyukur, cuma minta doanya aja sih. Jadi keep support aja,” kata Fatin. Majelis Ulama melalui Cholil Ridwan yang membidangi seni dan budaya mengingatkan Fatin agar tidak mudah tergoda untuk membuka jilbabnya.

Menanggapi itu, Fatin mengatakan bahwa jilbab telah menjadi bagian darinya, sehingga tak akan bisa ditinggalkannya. “Dari awal aku emang pake jilbab, jadi udah jati dirinya aku pake jilbab, jadi itu kayak enggak mungkin banget (buka jilbab),” kata siswa SMA 97 Jakarta Selatan itu menutup komentarnya.

Komentar