close
Nuga Forum

Fatin Menjaga Jangan Sampai Kena “Star Syndrom”

Apakah Fatin Shidqia Lubis akan terkena “penyakit” selebrity “star syndrome?” Itulah pertanyaan yang amat menakutkan di kalangan “kamun “hijabers” dan “fatinistic.” Star syndrome atau gejala “tidak normal” biasanya menjangkiti para selebriti, bahkan bisa melupakan orang-orang yang berjasa dalam mengangkat namanya.

Wajar rasanya para penggemarnya yang tergabung dalam “fatinistic,” sejak dari Mikha Angelo hingga mentor Rossa mengingatkan Fatin tetap dengan sifatnya sebelum terkenal.

Tahu apa jawaban Fatin tentang kekhawatiran ini?

“Aku akan tetap menjaga attitude. Jangan sombong. Tetap low profile. Dan itu wejangan yang aku pegang. Wjangan itu telah itu disampaikan para mentor-mentor, mulai dari Ahmad Dhani, Rossa, Bebi Romeo, dan Anggun. Kayak Teh Ocha juga meningatkan jangan sombong, latihan terus,” kata Fatin kepada Afrida dari “nuga.co” usai menjadi bintang tamu acara talk show Hitam Putih Trans 7 di Studio Hanggar Pancoran, Jakarta Selatan.

Fatin yang berhasil merajai “chart iTunes Indonesia,” sampai berita ini dimuat, juga sudah siap mental mengambil resiko dirinya akan selalu dikoreksi oleh pengamat, penggemar dan mentor baik itu prestasi maupun kelakuan menyimpangnya. Itu akan menjadi berita menarik bagi media.

“Iya. Saya siap. Wajar lah. Kalau dulu iya sempet panasan, tapi kalau ke sini-sini sih sudah enggak,. Soalnya pas ngeliat heaters-heaters di Twitter ya, memang suka gitu, ada aja yang enggak suka,” kata dengan polos.
Setelah menjuarai X Factor Indnesia, Fatin kini mulai banyak tawaran tampil menyanyi di panggung off air dan on air. “Iya sekarang kan udah mulai banyak tawaran off air, on air. Latihan lagu sendiri, terus ya main, jalan-jalan,” katanya.

Perubahan drastis lainnya, Fatin sudah terbiasa dengan para penggemar yang ditemui di ruang publik tiba-tiba memanggil dirinya. “Lucu aja sih, dimana-mana orang-orang sudah mulai kenal, manggil-manggil “Fatin, Fatin,”. Tadinya kan enggak ada yang kenal gitu, terus punya fans, yang tadi nya bukan siapa-siapa sekarang jadi bintang,” cerita dia.

Fatin kini makin terkenal saja. Ia tidak lagi memiliki privacy sebebas dan seluas masa lalu. Ia kini diganggu oleh media dan penggemar kemana pun ia melangkah. Bahkan ia juga mulai di”buru” oleh tawaran manggung dan menjadi incaran rumah mudah untuk dijadikan label.

Menurut Fatin beberapa tawaran untuk menjadi bintang iklan juga sudah mulai berdatangan. Tapi ia belum memutuskan. “Masih menikmati masa rehat. Aku akan menikmati liburan disela-sela manggung yang sudah terjadwal,” katanya.

Fatin usai menjuarai X-Factor manggung “live” fi Indonesian Movie Awards 2013. Penampilannya itu jadi saksi bahwa ia sudah berada di trek selebrity musik tanah air. Dan selanjutnya ia akan berkiprah di banyak panggung dan di banyak kota..

Dalam menjuarai X-Factor lalu, Fatin berhak atas hadiah uang tunai Rp125 juta berikut mobil Suzuki Swift. Ia merasa senang dengan segala berkah yang dia dapatkan.”Senang bisa tampil dan mendapatkan hadiah. Aku bersyukur saja. Aku juga penasaran ke depannya gimana. Aku berharap bisa terus disukai banyak orang, sehingga bisa terus eksis,” ungkapnya.

Dara berjilbab kelahiran 30 Juli 1996 ini sudah ditunggu banyak panggung off air, ia tak ingin sampai fisiknya melempem hingga bisa mengecewakan penggemar.”Ini lagi jaga stamina dan istirahat biar tetap fit dalam waktu dekat sih di kota Palu,” katanya.

Pada penampilan di Indonesian Movie Award, Fatin membawakan dua buah lagu yang di-medley, yaitu “Ada Apa Dengan Cinta + Garuda di Dadaku”. Meski sempat ada kendala, penonton tetap terhibur oleh aksi Fatin.