Eny Punya “CCTV” Pemerkosaan Farhat

Penulis: Darmansyah

Jumat, 9 Mei 2014 | 09:10 WIB

Dibaca: 5 kali

Eny, perempuan “baya,” yang mengadukan kasus perkosaan Farhat Abbas terhadapnya ke Bareskrim, Mabes Polri, di sebuah hotel di Bandung, tahun lalu, mengungkapkan, enggan memberitahu Nia Daniati terhadap kelakuan suaminya itu karena tak ingin menyakiti seorang istri.

Pengacara Eny, yang namanya selalu di samarkan dengan inisial E, Muara Karta menjelaskan, kliennya saat itu kasihan dengan Nia. Apalagi saat itu pernikahan Nia dan Farhat sepertinya masih adem-ayem saja.

“Saya juga sempat tanya kenapa nggak bilang ke Nia.Kata dia kasihan sama Nia. Waktu itu Nia dan Farhat belum proses cerai. Jadi ya udah risiko dia,” kata Karta Jumat pagi, 09 Mei 2014, kepada wartawan “nuga.co” Gery Haryanto di Jakarta.

Eny juga membantah mencari sensasi dengan melaporkan Farhat. Ia memang dituding pengacara kontroversial itu mau jadi artis. Farhat juga menyebut Eny merupakan partner Ilal untuk menyerangnya.

“Nggak ada cari sensasi. Dia pengusaha, nggak ada cita-cita jadi artis. Saya tahu persis klien saya usahanya apa,” jelas Karta.

Eny mengaku dicabuli Farhat di Hotel Grand Hyatt Bandung pada Juli 2013 lalu. Saat itu, Eny mengaku sudah disetubuhi Farhat meski akhirnya berhasil kabur.

Tak tinggal diam, Farhat pun melaporkan balik Eny ke Polres Jakarta Selatan dengan tuduhan pencemaran nama baik.

Lalu bagaimana reaksi Nia Daniati soal adanya pengakuan Eny tersebut?

“Saya sudah tidak mau ikut campur dengan apa terjadi dan apa yang dilakukan olehnya,” jawab Nia seperti dilansir ‘!nsert Pagi’ Trans TV..

Tak hanya itu, pelantun ‘Gelas-Gelas Kaca’ tersebut juga mengaku sudah tidak ingin lagi berkomentar apapun dengan apa yang dilakukan Farhat. Nia memilih untuk berkonsentrasi dengan masalah perceraiannya.

“Fokus saya adalah perceraian dan Angga. Sudah itu saja,” tambahnya lagi.

Eny sendiri , tak gentar dilaporkan balik oleh sang pengacara. Ia mengklaim pelecehan pada Juli 2013 lalu memang benar-benar terjadi.

Selain itu kuasa hukum Eny, Muara Karta mengungkapkan, selain bukti bra dan celana dalam yang sobek, dirinya juga memiliki bukti lain terkait pelecehan yang dilakukan Farhat.
Apa itu?

“Semua bukti-bukti lengkap kok, dari kita ada CCTV, cincin klien kita, bra dan celana robek. Cincin itu juga sempat jadi bukti yang ditarik-tarik. Pelecehan seksual Farhat kita punya data lengkap,” jelas Karta..

Pihak Eny mengungkapkan alasan mengapa baru melaporkan Farhat Abbas ke Mabes Polri. Padahal Eny mengaku dicabuli pada Juli 2013 lalu.

Menurut pengacara Eny, Muara Karta, kliennya makin stres saat melihat Farhat sering tampil ke publik belakangan ini. Apalagi semenjak sering mengumbar kemesraan dengan Regina. Cemburu?

“Bukan cemburu, tapi udah kecewa berat. Dia stres berat dan malah jadi dendam,” ungkap Karta..

“Dia lihat Farhat udah vulgar ke Regina, selingkuh, dia tampil di publik, Eny merasa dibohongi, dia meledak, dan dia melapor,” urainya lagi.

Karta menambahkan, kliennya tak berbohong soal pelecehan yang terjadi. Ia pun tak takut dengan langkah Farhat melaporkan balik masalah ini ke polisi.

“Dia kalau merasa tidak berbuat silakan aja lapor balik. Pelecehan seksual Farhat kita punya data lengkap, kita nggak ngarang dan fitnah,” jelasnya.

laporan wartawan “nuga.co” di jakarta, gery haryanto

Komentar