Dul, Anaknya Dhani, Kritis

Penulis: Darmansyah

Rabu, 11 September 2013 | 19:23 WIB

Dibaca: 3 kali

Kondisi Dul, anak pemusik Ahmad Dhani, yang bernama lengkap Abdul Qadir Jaelani, yang selama ini diinisialkan sebagai AQJ di pemberitaan media, sore ini, Rabu, 11 September 2013, semakin memburuk akibat genangan cairan di paru-parunya.

Cairan ini, kemarin, Selasa, telah disedot oleh tim dokter Rumah Sakit Pondok Indah, lewat operasi. Saat itu cairan darah sebanyak 350 cc berhasil diambil. Namun, hari ini, ternyata semakin banyak.

“Ternyata darah ini semakin banyak. Hari ini diambil lagi. Mudah-mudahan darahnya bukan dari paru-paru. Ya masih dicari tahu dari mana asalnya,” kata Dhani dengan wajah memelas sembari menerawang membayangkan penderitaan Dul..

Akibat cairan tersebut, Dul kini secara terus menerus mengeluh sembari menggerakkan tangannya ke dada. Karena itu, petugas medis memutuskan melubangi bagian dadanya.

“Efek dari cairan itu sesak napas, sekarang dadanya lagi dilubangin. Kemarin kan pakai jarum,” tandasnya.

Tim dokter yang menangani perawatan kesehatan Dul, usai beberapa kali melakukan operasi, kembali menemukan genangan darah di paru-paru bunsu dari tiga bersaudara hasil perkawinan Dhani-Maia Estianty itu.
Meski bukan berasal dari paru-paru, namun complex fexture, 350 cc darah yang menggenang di paru-paru Dul telah sebanyak dua gelas.

Kondisinya terus memburuk. Namun, Dul masih bisa berkomunikasi. Dul pun sempat mengungkapkan ketakutannya dengan kematian. “Dul sudah ada komunikasi, cuma dilanda ketakutan yang luar biasa. Dia pikir dia mau mati, dia takut sekali,” kata Ahmad Dhani..

“Saya enggak tahu apakah disebut bocor atau pendarahan, saya bingung juga. Saya juga enggak dapat jawaban,” kata Dhani.

Kegelisahan Dhani ini juga menjadi kegalauan keluarga akibat naik turunnya kondisi Dul. Pihak keluarga sudah memutus, anak bungsu Dhani ini harus dirawat di salah satu rumah sakit di Singapura untuk menjalani perawatan.

Tapi dengan kondisinya hari ini sulit untuk membawa Dul ke Singapura. Salah satu alasan membawanya ke Singapura adalah untuk memperbaiki jaringan saraf tulang belakang dan tulang belakangnya.

“Tapi sekarang nggak bisa karena dokter harus memastikan kondisi paru-parunya dulu,” kata Dhani
Kabar telah diputuskannya lanjutan perawatan Dul ke Singapura datang dari ibunya, artis musik Maia Estianty. Maia tak menjelaskan lebih lanjut ada apa dengan saraf tulang belakang dan tulang belakang putranya. “Mohon doanya saja. Sebab, masa kritis anakku belum reda,” tuturnya.

Sebelumnya, ayah Dul, Ahmad Dhani, yang juga artis musik, kepada para wartawan mengatakan, paru-paru putra bungsunya itu digenangi darah karena ada patahan rusuk nomor lima, tujuh, dan delapan yang melukai paru-parunya. Luka pada paru-paru tersebut membuat darah mengalir masuk ke paru-parunya.

Untuk menjaga kondisi kejiwaan Dul, psikolog dan pemerhati perlindungan anak Seto Mulyadi atau Kak Seto menyarankan agar orangtuanya tak membiarkan putra mereka itu mengikuti berita-berita mengenai kecelakaan mobil yang dialaminya..

“Jangan biarkan ia mengikuti berita. Orang tuanya juga harus menseleksi pembesuk yang ingin menengok. Kalau suasana yang kondusif, biarkan dia sembuh dahulu, dan jangan ada konflik antara Maia dan Dhani, demi ia,” pesan Seto kepada Dhani dan Maia.

Seto juga menyarankan agar penyembuhan Dul diutamakan, sebelum ia dirasa siap secara mental untuk menjenguk para korban kecelakaan.

Bila dibutuhkan oleh Dhani dan Maia untuk mendampingi putra mereka, Seto mengaku siap untuk hal itu. “Saya siap nanti kalau diminta bantuan untuk menanganinya,” ujar Seto.

Seperti diketahui, mobil Lancer yang dikemudikan oleh Dul mengalami kecelakaan di Tol Jagorawi Km 8 200, Jakarta Timur, Minggu dini hari. Mobil bernomor polisi B 80 SAL, yang dikemudikan oleh Dul, itu melaju dari arah Bogor menuju Jakarta dan kehilangan kendali sehingga menabrak pagar pembatas dan berpindah jalur ke arah Jakarta menuju Bogor.

Dalam kecelakaan tersebut, Lancer itu menerjang mobil Gran Max B 1349 TFM dan Gran Max tersebut menghantam Avanza B 1882 UJZ. Keduanya bergerak dari arah Jakarta menuju Bogor.

Komentar