Dhani Ayah Sejati Untuk Dul

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 September 2013 | 08:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Seorang Ahmad Dhani memang seleb sejati. Menjadi pusaran pemberitaan selama lima hari terakhir, sejak anak bungsunya Dul menjadi sumber tabrakan beruntun di Tol Jagorawi, Minggu dinihari lalu, yang menewaskan enam orang dan melukai sembilan lainnya, termasuk Dul, tidak menyurutkan kemampuannya ber”acting” meladeni semua hujatan, cacian, pujian dan dukungan.

Ahmad Dhani tetap “gentlemen.” Tak terkecuali, ketika Rabu malam, 11 September 2013, ia menghadapi dua persoalan yang sangat ekstrim. Satu sisi ia harus memenuhi panggilan pemeriksaan polisi sebagai tanggungjawab hukumnya selaku ayah Dul. Sedangkan sisi lainnya ia mampu menyimpan kecemasan terhadap kondisi Dul yang semakin memburuk karena cairan darah di paru-parunya terus menggenang.

Dhani juga mampu memperlihatkan tanggungjawabnya kepada para korban kecelakaan lewat komitmennya yang menyejukkan para keluarga dengan mendatangi mereka, dan menuntaskan ganjalan persoalan kehidupan mereka kedepan, yang selama lima hari diobok-obok oleh media.

Rabu malam, usai diperiksa kepolisian, Ahmad Dhani dengan nada “setengah canda” yang satire, kepada wartawan, mengatakan, berharap tak harus meringkuk di penjara dalam kasus kecelakaan yang menimpa anak bungsunya, Dul.

“Saya akan menjalani hidup seperti biasa. Mudah-mudahan enggak dipenjara,” ujar Dhani saat ditanya apa yang akan dia lakukan setelah kecelakaan tersebut

Dhani menjalani pemeriksaan selama dua jam. Dia mengaku disodori 18 pertanyaan. Pertanyaan itu, sebut dia, mencakup atas nama siapa mobil Mitsubitshi Lancer yang dikemudikan Dul, apakah Dhani tahu bahwa Dul bisa mengemudi, dan apakah dia mengizinkan Dul mengemudi.

Menjawab semua pertanyaan penyidik tersebut, Dhani menegaskan bahwa surat tanda nomor kendaraan mobil itu adalah atas nama dirinya. Sebagai orang tua, dia juga mengaku pasti tak akan mengizinkan anak di bawah umur mengemudi. “Tidak hanya saya, tapi juga orangtua seluruh Indonesia,” ucapnya.

Bahkan dalam salah satu kalimatnya, Dhani yang ditanya apakah Dul sudah bisa mengemudikan mobil, dengan sangat santai sang pemusik beken itu menjawab,”kalau dia sudah bisa mengemudi pasti nggak kecelakaan. Karena dia belum bisa mengemudi maka terjadi kecelakaan.”

Berkaca dari kecelakaan ini, Dhani berjanji ke depan akan mencegah kejadian seperti kecelakaan anaknya terulang. Dia pun meminta seluruh orang tua di Indonesia melakukan upaya pencegahan yang sama.

Dhani juga telah berpesan kepada Dul, usai kecelakaan, setelah sang anak bisa berkomunikasi bahwa kecelakaan itu sangat luar biasa. “Kepada Dul saya bilang bahwa kecelakaan di Tol Jagorawi itu adalah kecelakaan luar biasa. Kamu jangan coba-coba sekali lagi, menguji kesaktianmu. Se-Indonesia udah tahu kesaktianmu, jangan coba coba lagi,” kata Dhani dengan ekspresi “bloon,” khas dengan keacuhannya selama ini..

Dikatakannya juga, karena uji coba sang anak cukup parah saya kasih tahu ini cuma luka yang banyak tapi tidak serius. Meski ia sudah memberitahu Dul soal dampak buruknya dari kecelakaan tersebut, Dul tetap dijauhi dari segala pemberitaan mengenai peristiwa tersebut.

“Saya mungkin akan menjauhkan dari berita-berita sampai mentalnya udah kuat bener. Sampai saat ini Dul belum tahu kecelakaan ini menewaskan enam orang dan membuat celaka orang lainnya. Dia tahu cuma kecelakaan dan badan dia hancur,” ungkapnya.

Tentang boikotnya terhadap “TV One,” Dhani memberi alasan, Dhani mengatakan tidak suka dengan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pembawa acara. Dhani sempat menjawab ketus ketika dia merasa ditanya pertanyaaan bagaimana paniknya seorang Ahmad Dhani mendengar anaknya kecelakaan.

“Orangtua mana yang tidak panik mendengar anaknya kecelakaan seperti itu, bagaimana sih,” ketus Dhani.

Dhani mendapat pertanyaan seputar kenapa Dul bisa dengan bebas mengendarai mobil dini hari. Dhani awalnya menjawab seadanya. Namun, kekesalan Dhani pun seperti memuncak ketika dirinya merasa seperti diinterograsi. Dhani menyebut sang pembawa acara lebih cocok menjadi penyidik ketimbang presenter.

“Anda ini presenter apa penyidik sih, kok nanyanya kayak saya sedang diinterograsi. Mbak lebih cocok jadi penyidik. Klarifikasi kok gaya pertanyaannya kayak penyidik. Sangat baku sekali,” ujar Dhani sewot.

Komentar