Adele Putuskan “Mudik” Kembali ke London

Penulis: Darmansyah

Rabu, 12 Juli 2017 | 10:04 WIB

Dibaca: 0 kali

Ingat penyanyi Adele?

Ya, penyanyi terkenal asal Inggris iitu ternyata tak betah tinggal di Los Angeles dan memutuskan untuk balik ke London.

Adeke, yang Juni lalu, e membuat ribuan penggemarnya di Inggris patah hati karena ia membatalkan pertunjukan terakhirnya.

Padahal itu sekaligus merupakan konser perpisahan bagi sang pelantun Hello.

Alasan Adele saat itu, pita suaranya rusak.

Kini, kekecewaan para penggemar itu terobati.

Bukan melalui sebuah konser, melainkan kembalinya Adele ke kampung halamannya di London, dari tempat tinggalnya di Amerika.

Mengutip Ace Showbiz, Adele mulai rindu akan kota kelahirannya dan ingin tinggal lebih dekat dengan teman dan keluarganya di Inggris.

Penyanyi itu diketahui selama ini tinggal di sebuah rumah mewah di Los Angeles.

Namun dilaporkan, ia tak lagi betah tinggal di sana.

Adele ingin kembali ke London dan menetap selamanya bersama sang suami Simon Konecki dan putranya Angelo, yang baru berusia empat tahun.

“Adele merasa Los Angeles bukan tempat yang dia kira. Kembali ke London, karena dia memiliki keluarga dan teman dekat yang sangat penting baginya,” kata seorang sumber kepada Daily Star.

Keinginan itu diketahui muncul setelah ia membatalkan konsernya di London.

Adele membatalkan dua pertunjukannya di Wembley Stadium, yang seharusnya digelar awal Juli lalu.

Sebelum ini, Adele sempat secara serius mempertimbangkan kepindahannya kembali ke London setelah Donald Trump memenangi pemilihan Presiden AS tahun lalu.

Itu karena kekecewaannya atas kekalahan calon yang ia dukung, Hillary Clinton.

“Reaksi dari Adele keluar dari Los Angeles. Dia sangat pro Hillary dan yakin hasil yang dia inginkan akan terjadi,” kata seorang sumber saat itu, yang juga mengatakan bahwa pada akhirnya Adele berubah pikiran.

“Beberapa waktu telah berlalu, dia menyadari betapa hebatnya California, mengingat soal pendidikan, gaya hidup dan cuaca, serta bagaimana dia tidak terganggu seperti saat di Inggris,” tambah sumber tersebut kala itu.

Namun kini, Adele kembali bimbang

Adele tidak  akan mengadakan konser lagi di masa mendatang.

dele sebenarnya sudah mengisyaratkan bahwa ia ‘pensiun’ konser sejak Maret lalu. Di panggung Auckland, ia mengatakan bahwa tur konser kali ini bisa menjadi kali terakhir ia menyapa penggemar.

“Tur bukanlah sesuatu di mana saya ahli,” katanya.

Ia melanjutkan, “Tepuk tangan justru membuat saya rentan. Saya tidak tahu apakah saya akan tur lagi. Satu-satunya alasan saya melakukan tur adalah kalian semua.”

Kali ini, Adele sudah benar-benar yakin. Ia menulis surat dengan tulisan tangannya sendiri, berisi alasan dirinya tidak ingin tur lagi di masa depan.

Surat itu ia berikan kepada program konser yang menangani turnya.

“Jadi, ini dia. Setelah lima belas bulan di jalanan dan delapan belas bulan album kedua puluh lima, kita sampai pada akhir. Kami sudah menjalani tur melintasi UK dan Irlandia, melalui Eropa, seluruh Amerika dan akhirnya saya pergi ke Australia dan Selandia Baru,” tulis Adele mengawali.

Adele kembali mengungkapkan bahwa ia masih menganggap tur sebagai sesuatu yang ganjil dan tidak cocok dengannya.

“Saya orang rumahan dan saya bisa bahagia hanya dengan hal kecil. Ditambah lagi, saya ini dramatis dan punya sejarah buruk soal tur konser,” ia melanjutkan.

Hingga saat ini, kata Adele, ia sudah menjalani seratus sembilan belas konser.

Dengan empat konser tambahan di London, artinya seumur hidup ia sudah melakoni seratus dua puluh tiga konser.

Adele mengaku, itu semua bukan hal yang gampang dilakukan untuknya.

Sekali lagi ia menegaskan, konser-konser itu hanya ia lakukan demi penggemar. “Dan mudah-mudahan bisa berdampak pada Anda seperti beberapa artis favorit saya berdampak pada saya.”

Adele sengaja membuat konser terakhirnya di London. Itu karena ia ingin turnya berakhir di rumah.

“Terima kasih sudah datang, untuk segala kekonyolan cinta dan kebaikan kalian. Saya akan mengenang semua ini di sisa hidup saya. Saya cinta kalian. Selamat malam,” ia mengakhiri suratnya.

Tur terakhir yang dilakukan Adele itu sendiri dimulai sejak Februari 2016 lalu. Artinya, memang sudah lebih dari setahun dirinya berkeliling dunia untuk menyapa penggemar. Tak heran jika Adele lelah.

Beberapa bulan lalu, muncul pula spekulasi bahwa Adele ingin lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah bersama anaknya, dibanding harus turun ke jalan

Komentar