Hailey Baldwin Akui Takut untuk Menikah

Penulis: Darmansyah

Senin, 18 Februari 2019 | 10:55 WIB

Dibaca: 0 kali

Hailey Baldwin mengakui keputusannya menikah di usia muda adalah hal yang menakutkan.

Model yang baru berusia dua puluh dua tahun itu menikah dengan penyanyi asal Kanada, Justin Bieber, yang hanya berusia dua tahun lebih tua darinya.

Mereka menikah diam-diam di New York, Amerika Serikat pada September tahun lalu

Keputusan untuk menikah ini memang terkesan buru-buru. Pasangan ini bertemu berkat Stephen Baldwin yang tak lain adalah ayah kandung model asal AS itu.

Dalam sebuah wawancara dengan majalah Vogue AS, pasangan ini mengungkapkan optimisme mereka dalam menjalani rumah tangga di usia muda.

Namun, Baldwin mengaku beradaptasi dengan kehidupan pernikahan adalah sebuah tantangan besar pada waktu-waktu tertentu.

“Sangat menakutkan untuk menjadi muda dan menikah, ini adalah hal yang menakutkan,” ucap Baldwin. Tapi saat menikahi orang yang benar-benar kita cintai, kata Baldwin, pernikahan itu justru menjadi hal terbaik dalam hidup.

“Aku merasa seperti dia sahabatku dan kita bisa melakukan kehidupan bersama selamanya sekarang,” tambahnya. Baldwin juga mengakui, menikah bukanlah hal yang ada dipikirannya sampai ia dan sang kekasih, Justin Bieber, benar-benar mengikat janji sehidup semati.

Selain dengan Bieber, Baldwin belum pernah menjalin hubungan yang serius. Oleh karena itu, hal ini memiliki dampak yang sangat besar pada dirinya setelah upacara pernikahan berlangsung.

“Saya terbiasa hidup mandiri, jadi bagi saya, mencoba untuk hidup bersama dengan seseorang dan belajar bagaimana menjalani hidup dengan orang lain, itu sangat menarik.”

“Ini sangat berbeda,” ucap dia. B

Karena tak pernah memiliki pengalaman soal pernikahan, inilah yang membuat Baldwin merasa pernikahan menjadi hal yang menakutkan. “Jadi aku beralih dari bayi, tidak punya banyak pengalaman, untuk menikah,” ungkap dia.

Sementara, Justin Bieber juga sempat mengaku, mereka tidak melakukan hubungan seks sebelum menikah. Sebab, mereka sepakat, hubungan seksual dapat menyebabkan banyak rasa sakit.

“Kadang-kadang orang berhubungan seks karena mereka tidak merasa cukup baik. Karena mereka tidak memiliki harga diri.”

Hailey yang sebelumnya menyematkan nama keluarga Baldwin, buka suara mengenai keputusannya mengubah nama akhir menjadi Bieber, mengikuti sang suami, Justin Bieber.

Model itu terbilang kilat dalam hubungannya dengan Justin Bieber. Pasangan ini menikah secara diam-diam pada September tahun lalu, hanya dua bulan setelah bertunangan.

Kemudian pada bulan Oktober, Hailey memasukkan permintaan legal untuk mengganti nama belakangnya. Ia resmi mengganti nama belakang di Instagram pada bulan November.

Melansir ETOnline, Hailey mengaku bukan keputusan mudah baginya untuk mengganti nama Baldwin ke Bieber. “Saya sangat bangga dengan nama keluarga saya,” katanya.

“Saya datang dari keluarga yang memiliki sejarah hebat dalam industri ini. Saya ingat ketika saya akan mengubah [nama], saya bertanya pada ayah saya apakah ia akan marah atau sedih, dan dia berkata ‘Tidak! Saya tak peduli. Kami mencintaimu. Semua baik-baik saja, semua orang tahu kamu seorang Baldwin’,” lanjut wanita yang merupakan putri aktor Alec Baldwin tersebut.

Saat ini, suami Hailey diketahui sedang menjalani perawatan untuk mengatasi depresi. Hailey disebut mendampingi Justin sejak hari pertama, bahkan ia adalah salah satu orang pertama yang menyadari perubahan Justin.

“Salah satu alasannya Hailey tahu dia  membutuhkan bantuan adalah karena pola tidurnya ,” ujar sebuah sumber.

“Justin tidur lebih banyak dari biasa, dan harus berjuang bangkit dari ranjang sampai tengah malam atau saat siang bolong,” lanjut sumber tersebut.

Melihat perubahan orang yang dikasihi, Hailey berinisiatif meminta Justin berusaha mendapatkan bantuan. “Hailey adalah sistem pendukung yang baik untuk Justin, tetapi dia bukan seorang profesional yang dibutuhkan Justin. Jadi Hailey mendorong Justin untuk menjalani perawatan dan dia [Justin] tidak menolak,” ucapnya

Sehari sebelumnya, Hailey Baldwin buka suara mengenai keputusannya menggunakan nama keluarga Justin Bieber usai menikah.

Bulan November tahun lalu, Baldwin seolah mengonfirmasi kabar pernikahannya dengan mengubah nama akun Instagram-nya menjadi Hailey Rhode Bieber.

Pasangan itu dikabarkan menikah dalam upacara sipil saat musim gugur lalu di New York. Kabar itu menyeruak sejak foto mereka saat memasuki gedung pengadilan untuk mendapat lisensi pernikahan, tersebar.

Bierber akhirnya mengonfirmasi kebenaran kabar itu lewat sebuah unggahan yang menunjukkan foto dirinya sedang berjalan bergandengan tangan dengan Baldwin. “Istri saya luar biasa,” tulis Bieber dalam unggahan itu.

Sayangnya, keputusan Baldwin mengubah namanya justru mendapat kritik mengingat nama “Baldwin” telah sangat familiar di mata publik.

Kini, wanita  itu secara terang-terangan mengungkapkan alasannya mengadopsi nama sang suami. Baldwin mengaku telah mendiskusikan hal ini dengan sang ayah yang berprofesi sebagai aktor, Stephen Baldwin.

“Saya sangat bangga dengan nama keluarga saya. Saya berasal dari keluarga besar dengan sejarah di industri ini,” kata Baldwin dalam sebuah wawancara.

Ia mengaku sang ayah sangat mendukung dia melakukan apa pun yang dianggap benar. Baginya, nama keluarga Bieber tak akan mengubah jati dirinya.

“Saya ingat ketika saya akan mengubahnya, saya bertanya kepada ayah saya apakah dia akan marah,” kenangnya. “Dan dia seperti, ‘tidak! saya tidak peduli. Kami sayang padamu. Semua baik, semua orang masih tahu kamu seorang Baldwin’,” tambahnya.

Baldwin merasa membutuhkan waktu untuk membiasakan diri. Meski awalnya terasa aneh, ia percaya semua itu akan berhasil dengan penyesuaian.

Komentar