Zidane Tak Peduli Bale Bermain “Kandang”

Penulis: Darmansyah

Jumat, 2 Juni 2017 | 10:17 WIB

Dibaca: 1 kali

Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane tak peduli dengan “keuntunga” timnya ketika salah satu bintangnya Gareth Bale bermain di “kampungnya, Cardiff, Wales, Minggu dinihari WIB, di Final Liga Champions

“Saya tak peduli dengan status Bale yang bermain di Stadion Millenium, Cardiff, Wales,“ kata sang pelatih.

Bale merupakan pesepakbola paling terkenal dari Wales.

Publik Wales tentu ingin melihat bintang mereka beraksi di final Liga Champions.

Namun, Zidane telah menegaskan ia tak akan memikirkan keinginan Bale untuk bisa tampil di negaranya dalam proses penentuan pemain inti.

“Saya tak memikirkan hal itu. Kami senang melihat Gareth Bale bisa kembali bergabung bersama kami karena dia adalah pemain yang penting.”

“Saya senang melihatnya dalam kondisi bagus dan terus pulih. Kami akan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan ini bersama-sama seperti biasanya. Kami akan siap menghadapi laga nanti,” kata Zidane seperti dikutip dari AS.

Jelang laga final ini, perdebatan penentuan pilihan pemain inti di Real Madrid antara Bale dan Isco makin memanas.

Isco yang sebelumnya lebih sering jadi cadangan terbukti bisa diandalkan mengisi posisi Bale saat pemain asal Wales itu cedera.

“Keputusan untuk penentuan tim selalu sulit seperti biasanya. Saya akan memilih siapa yang akan bermain di antara dua puluh dua pemain yang ada.”

“Saya selalu harus membuat keputusan siapa yang ditinggalkan di bangku cadangan. Hal itu adalah hal tersulit bagi saya. Seorang pelatih tahu apa yang ia akan lakukan namun tak akan mengatakan apapun tentang hal itu,” ujar Zidane.

Zidane juga menilai Bale tak perlu mengungkapkan keinginannya untuk bermain di final karena ia sudah mengerti hal itu.

“Bale tak perlu mengatakan apapun. Dia dalam kondisi siap. Bale memiliki harapan besar untuk bermain di negaranya. Dia punya motivasi tinggi dan itulah hal yang sangat penting bagi kami,” ujar Zidane.

Sementara itu, bintang Real Madrid lainnya,  Cristiano Ronaldo  sangat percaya diri untuk membawa Real Madrid meraih kejayaan untuk sekali lagi di Eropa.

Madrid bertekad mengukir tinta emas dengan menjadi satu-satunya tim peraih trofi dua kali beruntun dalam edisi Liga Champions.

Los Blancos akan menghadapi Juventus pada laga final di Cardiff, Wales, Minggu dini hari WIB.

Ronaldo pun bicara kebanggaannya menjadi El Real jelang menghadapi Juventus. Ia menegaskan, Madrid harus menunjukkan karakter sebagai tim terbaik di dunia.

“Tidak baik jika terlalu merendah. Kami harus menunjukkan karakter kami bahwa kami adalah tim uang lebih baik dari Jventus. Namun, kami harus memperlihatkannya karena mereka juga tim bagus,” ucap Ronaldo seperti dikutip dari AS.com.

Ronaldo menegaskan, ia siap 100 persen secara fisik dan mental untuk melakoni laga penentuan juara Liga Champions lawan Si Nyonya Tua.

“Saya merasa baik. Saya merasa berada dalam level fisik terbaik seperti musim-musim sbelumnya, meski saya pemain yang paling banyak dimainkan di tim,” tegas Ronaldo.

Pemain asal Portugal itu juga yakin strategi yang akan diterapkan sang juru taktik, Zinedine Zidane, bakal berpengaruh besar bagi Los Blancos. Ia juha mengomentarai strategi rotasi pemain yang kerap dilakulan Zidane.

“Itu tergantung dari kecerdasan Zidane dan rekan-rekan tim, akan lebih baik jika mereka bermain lebih, tapi semua tergantung keputusan Zidane,” terang Ronaldo.

Mantan penyerang Manchester United itu juga mengatakan, tak ada tekanan besar baginya jelang menghadapi Juventus.

“Jika Anda terlalu memikirkannya, tidak akan bisa maju. Saya mencoba untuk santai dan tetap berada di sekitar rekan-rekan saya serta menarik diri dulu dari sepak bola,” kata Ronaldo.

Ronaldo juga kembali menegaskan ambisi besarnya untuk membawa El Real dalam sejarah baru di Liga Champions.

“Saya ingin mencetak gol dan tidak kalah. Tim saat ini tengah berada di momen yang amat indah dan kami akan mencoba menikatinya,” ujar sang pemain.

“Memenangkan La Liga Spanyol membuat kami lebih tenang. Kami ingin membuat sejarah dengan menjuarai Liga Champions secara beruntun.”

Sementara itu kabar baik datang dari Juventus.

Sang Presiden  Andrea Agnelli, telah mempersiapkan bonus menggiurkan untuk para pemain I Bianconeri jika mampu mengalahkan Real Madrid pada final Liga Champions

Dikutip dari AS, Agnelli sudah mempersiapkan dana hingga sembilan juta euro atau setara Rp134 miliar sebagai bonus tim.

Dengan demikian setiap pemain Juventus akan menerima bonus tiga ratus lima puluh ribu euro atau setara lima koma dua  miliar rupiah jika mampu mengalahkan Madrid di final.

Bonus itu  naik lima puluh ribu euro dari bonus yang dijanjikan Agnelli ketika Juventus melangkah ke final Liga Champions dua tahun lalu

Ketika itu Si Nyonya Tua itu kalah dari Barcelona pada final di Berlin.

Langkah Agnelli menyiapkan bonus besar terbilang wajar. Pasalnya, Juventus sudah dua puluh satu tahun tidak pernah mampu merebut gelar Liga Champions

Jika mampu mengalahkan Madrid maka musim Juventus musim ini akan lengkap. Pasalnya, Gianluigi Buffon dan kawan-kawan sebelumnya sudah merebut gelar Serie A dan Coppa Italia.

Jika sukses merebut gelar Liga Champions, maka Juventus akan menyamai rekor Inter Milan  untuk menjadi klub kedua asal Italia yang mampu meraih treble.

Sepanjang sejarah sepak bola Eropa, hanya ada tujuh klub yang mampu melakukan treble, dengan Barcelona melakukannya dua kali

Komentar