Zidane Menangkan Pertaruhan di Nou Camp

Penulis: Darmansyah

Minggu, 3 April 2016 | 10:54 WIB

Dibaca: 0 kali

Zinedine Zidane memenangkan pertaruhan klasik di Nou Camp, dengan membuat suporter Catalan menangisi kekalahan Barcelona di laga “el clasico,” Minggu dinihari WIB, 03 April 2016.

Media raksasa Spanyol “marca” menyebut kemenangan Real Madrid itu sebagai puncak perjudian Zidane, yang sekaligus memenangkannya untuk menenangkan publik Bernabeu yang sebelumnya menginginkan ia diusir setelah enam bulan menggantikan Rafael benitez.

Zidane, yang usai pertandingan Nampak berkaca-kaca, memberi salam jempol jari kearah penonton ketika wartawan mengejarnya hingga pintu kamar ganti Stadion Nou Camp.

Mantan “pahlawan” Perancis dan juga pernah menjadi palang rumah Real Madrid itu hanya berujar pendek, ”Ini kemenangan sangat prestiseus dan pemain sudah memenangkannya untuk mendapatkan sebuah impian.”

Tentu, tidak hanya Zidane yang mengoleksi kemenangan pertaruhan itu.

Cristiano Ronaldo juga sukses membenamkan Messi yang digadang bakal mengukir milestone terbaru dengan menjebol gawang Bravo untuk menambah gol El Clasico menjadi enam belas.

Suksesnya Ronaldo mengambil keuntungan itu membenamkan prestise Lionel Messi yang sebelumnya digadang bakal kembali menjadi buah bibir andai mampu menjebol gawang Keylor Navas.

Tapi apa mau dikata, justru Ronaldo-lah yang berhasil mencuri perhatian.

Ketika Madrid tertinggal oleh gol Gerard Pique dan kehilangan Sergio Ramos setelah Karim Benzema menyamakan kedudukan menjadi satu gol berbanding satu, kapten Portugal ini menjadi pahlawan bagi pasukan Zinedine Zidane dengan menceploskan si kulit bulat ke gawang Claudio Bravo.

Dengan gol krusial tersebut, mantan pemain Manchester United itu kini telah mengoleksi enam belas gol El Clasico, mendekati torehan legenda Si Putih dengan delapan belas gol.

Rincian gol-gol Klasik Ronaldo adalah delapan kali di La Liga, lima di Copa del Rey dan tiga sisanya dicetak di Supercopa de Espana.

Tak heran jika gawang Barca termasuk favorit bagi Ronaldo, karena armada Luis Enrique adalah klub yang paling sering dihadapi Ronaldo.

Sepanjang berkarier di lapangan hijau, sudah dua puluh tujuh kali Ronaldo menghadapi Barcelona, dengan dua puluh empat diantaranya dilakukan bersama Los Galacticos.

Meski mengukir pencapaian individu yang fenomenal di El Clasico, rekor Madrid dengan Ronaldo di dalamnya tak terlalu mulus.

Dengan kemenangan Real Madrid rekor tak terkalahkan Barcelona secara beruntun akhirnya terhenti
Barcelona berhasil mencatat rekor tim Spanyol dengan jumlah pertandingan tak terkalahkan terbanyak, melewati catatan Madrid di musim ini, tiga puluh sembilan kali laga.

Namun setelah jadi tim dengan rekor tak terkalahkan terbaik di Spanyol, Barcelona gagal menyejajarkan diri dengan Nottingham Forest yang tak terkalahkan di empat puluh laga dan tak mampu melanjutkan upaya mereka mengejar rekor Eropa milik Juventus dengan empat puluh tiga.

Sebelum pertandingan, Zidane, mengaku tidak mempersoalkan status timnya sebagai kuda hitam pada laga El Clasico.

Sebagian pihak, sebelumnya, memprediksi bahwa Barcelona bakal sukses memenangkan pertempuran pada laga El Clasico tersebut.

Ada pula yang menilai bahwa Madrid tetap bisa membuat kejutan di laga nanti.

Barca memang tinggal sedikit lagi merengkuh La Liga Spanyol musim ini.

Sedangkan Real Madrid yang berada di peringkat ketiga, hanya bisa menargetkan merebut posisi kedua dari rival sekota, Athletico Madrid.

Madrid dan Barcelona yang sebelum laga sudah berjarak sepuluh poin dan menyisakan delapan pertandingan lagi kini tinggal menjadi tujuh angka Sedangkan dengan Athletico, Los Blancos masih tetap terpaut satu poin.

Zidane tetap percaya diri dengan kekuatan yang dimiliki timnya di laga El Clasico itu.

“Semua orang bisa berkata apa yang mereka inginkan. Tapi tak mudah mengalahkan Real Madrid, itu jelas sekali,” ungkap mantan gelandang Real Madrid tersebut, seperti dikutip dari Reuters.

“Saya tidak terganggu tentang penilaian bahwa Madrid sebagai kuda hitam. Kami hanya ingin berkonsentrasi untuk perandingan itu,” ucapnya.

“Yang saya harapkan adalah pertandingan yang bagus dan kemenangan untuk tim kami. Dan itu menjadi kenyataan”

Saat ditanyakan terkait laga El Clasico sebagai ujian bagi timnya, Zidane mengatakan bahwa sejauh ini timnya sudah menunjukkan performa bagus.

“Kini kami berada dalam jalur yang bagus, kami fokus dengan pekerjaan kami,” ungkap pelatih berkepala plontos itu.

“Saat ini kami akan menghadapi pertandingan penting. Tidak hanya dengan Real tapi juga laga yang berbeda.”

Menurut Zidane, bermain dalam laga El Clasico adalah pengalaman yang luar biasa.

“Saya amat bahagia sekarang bisa merasakannya lagi, tapi sebagai pelatih,” tutur Zidane.

Sementara itu, Zidane juga memastikan bahwa bek Madrid, Raphael Varane, bakal absen akibat cedera betis yang ia alami.

“Saat pertandingan berlangsung kami sudah mengetahui yang harus kami lakukan dan bermain seperti yang sudah kami coba,” tegas Zidane.

“Memang di atas kertas, ini jadi laga yang bakal berbeda bagi kami, tapi itu tak mengubah apapun terkait taktik. Kami bermain solid sejak babak pertama.”

Komentar