Zidane Memang Telah Pergi dari Madrid

Penulis: Darmansyah

Minggu, 3 Juni 2018 | 11:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Zinedin Zidane telah pergi dari Real Madrid.

Ya, Zidane telah menyatakan mundur sebagai menajer tim Bernabue itu.

Namun begitu, kepergian mantan pemain tim Perancis asal Aljazair itu meninggalkan kesan mendalam bagi pemain,

Buktinya sebuah  pesan mengharukan ia tinggalkan  kepada para pemain Real

Pesan itu ia kirim kepada sejumlah pemain kunci, termasuk kepada Sergio Ramos dan Cristiano Ronaldo melalui aplikasi WhatsApp.

Media Spanyol, Cardena SER, seperti dikutip dari Sport Bible, sang pelatih mengirimkan pesan yang membuat para pemain sedih, namun menerima keputusan Zidane.

“Terima kasih atas semuanya. Tanpa dukungan kalian dalam situasi tersulit sekali pun tak akan terwujud keinginan kita. Kita akan bertemu lagi segera, salam peluk,” tulis Zidane dalam pesan WhatsApp tersebut.

Zidane sendiri sebelumnya benar-benar mengejutkan para pemain dengan mengumumkan hengkang dari Madrid pada konferensi pers, Kamis tiga hari lalu.

Pengumuman itu hanya berselang lima hari setelah Madrid berhasil meraih trofi Liga Champions tiga kali beruntun. Di laga final, Los Blancos mengalahkan Liverpool .

Keputusan Zidane itu pun membuat para pemain merasa terpukul karena selama ini tangan dinginnya berhasil mengangkat El Real dari keterpurukan selama tiga musim ke belakang.

Dalam konferensi pers itu, Zidane digambarkan tampak menahan rasa harunya ketika mengucapkan hengkang dari Madrid.

“Saya mencintai klub ini. Apa yang saya pikirkan adalah tim ini harus melanjutkan kemenangan, namun butuh perubahan dengan metode yang berbeda.”

“Ini merupakan momen yang tepat untuk semua yang terlibat di Real Madrid, bagi saya, skuat, dan klub,” demikian pernyataan Zidane ketika memutuskan tinggalkan Madrid.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, pun disebut tampak menunjukkan raut sangat kecewa. Begitu pula para pemain yang dikabarkan amat terkejut.

Kabar beredar, hampir semua pemain tidak mengetahui selain Sergio Ramos soal rencana kepergian Zidane dari Madrid.

Hanya Ramos yang menerima isyarat bahwa sang pelatih bakal mundur melalui pesan singkat kepadanya.

Keputusan Zinedine Zidane mundur dari kursi pelatih Real Madrid membuat klub tersebut bergerak cepat.

Madrid dikabarkan langsung menghubungi Mauricio Pochettino dan Joachim Loew.

Menurut laporan Marca, Real Madrid langsung melakukan kontak dengan sejumlah klub beberapa saat setelah Zidane memastikan mundur sebagai arsitek tim.

Pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino, disebut sebagai kandidat terkuat untuk mengisi posisi Zidane.

Pochettino sejauh ini terbukti sukses membawa Tottenham Hotspur menjelma jadi klub elite yang disegani di Liga Inggris dalam beberapa musim terakhir.

Bakat-bakat muda juga mampu diasah Pochettino dengan baik, seperti Dele Alli dan Harry Kane. Kekurangannya, Pochettino belum pernah membawa timnya meraih gelar juara.

Selain itu Pochettino tak punya latar belakang hubungan dengan Real Madrid karena tujuh tahun kariernya di Spanyol dihabiskan bersama Espanyol.

Hal lain yang memberatkan upaya merekrut Pochettino adalah perpanjangan kontrak yang baru saja ditandatangani dengan Spurs.

Meski demikian, tersiar kabar bahwa Pochettino punya hak untuk bernegosiasi dengan Real Madrid bila ada kemungkinan melakukan hal tersebut.

Sementara itu Loew adalah pelatih yang sukses membawa Jerman tampil konsisten dalam satu dekade terakhir. Prestasi tertinggi Loew adalah juara Piala Dunia  empat tahun lalu.

Loew saat ini masih terlibat dalam proyek jangka panjang bersama ‘Der Panzer’ yang baru berakhir empat tahun mendatang, namun Real Madrid coba melihat kemungkinan untuk merayu pelatih  tersebut.

Kekurangan Loew adalah ia sudah lama tak menjalani rutinitas sebagai pelatih klub yang harus fokus menangani perkembangan tim dari hari ke hari dan menjalani pertandingan tiap pekan.

Loew tidak pernah sukses melatih klub. Loew kali terakhir melatih klub Austria Wien sebelum bergabung dengan timnas Jerman sebagai asisten Jurgen Klinsmann

Sementara itu, mantan kiper Real Madrid, Iker Casillasm menilai keberhasilan Zinedine Zidane menangani Los Blancos akan sulit disamai oleh pelatih pengganti nantinya.

Zidane hanya ada di Los Blancos selama dua setengah  bulan, namun mampu mempersembahkan banyak gelar untuk Real Madrid.

Prestasi terbesar Zidane adalah mempersembahkan trofi Liga Champions untuk tiga musim beruntun.

“Jejak prestasi yang ditinggalkan Zidane akan sangat sulit untuk dilewati. Pelatih yang datang untuk mengisi posisi pelatih akan menghadapi situasi yang sangat sulit.”

“Zidane mengantar tim untuk memenangkan Liga Champions tiga musim beruntun. Hal itu akan sangat sulit ditandingi,” kata Casillas seperti dikutip dari AS.

Casillas mengakui Zidane mampu menjalankan peran sebagai pelatih dengan sangat baik.

Meski terbilang minim jam terbang, Zidane mampu memanfaatkan karisma hebatnya semasa jadi pemain untuk memiliki hubungan yang baik dengan para pemain Los Blancos.

Tak hanya itu sosok Zidane juga disukai oleh penggemar Real Madrid.

“Sebagai pelatih, Zidane tahu bagaimana caranya mendapatkan hati para pendukung. Kami harus menghormati keputusannya dan berterima kasih atas apa yang ia berikan selama dirinya menjalankan tugas ini,” ucap Casillas.

Zidane naik ke posisi pelatih Real Madrid  setelah Rafa Benitez terjungkal dari posisinya. Dalam waktu singkat, Zidane mampu membuat suasana tim Real Madrid kembali jadi kondusif.

Dalam kurun waktu dua setengah  musim, Zidane mampu membawa Real Madrid meraih gelar La Liga, Piala Super Spanyol, dua Piala Super Eropa, tiga trofi Liga Champions, dan dua trofi Piala Dunia Antarklub

Komentar