Van Gaal: “Saya Ditusuk oleh Mourinho”

Penulis: Darmansyah

Senin, 30 Mei 2016 | 09:09 WIB

Dibaca: 0 kali

Louis van Gaal kecewa dengan sikap Jose Mourinho yang menari di atas penderitaannya usai di pecat dari Manchester United di aswal pekan lalu.

Dengan nada geram sedikit sedih, van Gaal, seperti ditulis oleh media Inggris “The Sun,” Senin, 30 Mei 2016, mengatakan, “Saya ditusuk dari belakang oleh Jose. Dia bermain api dengan masalah yang saya hadapi di United.

Kegeraman van Gaal terhadap Mourinho ini santat beralasan karena dialah yang ‘membesar”kan “The Special One,” di awal perkenalannya dengan kepelatihan kala menjadi salah seorang asistennya di Barcelona.

“Saya tidak mengtakan dia pengkhianat. Tapi dia memainkan peran antagonis untuk mengusir saya dari Old Trafford.”

“The Sun,” menulis Louis van Gaal merasa dirinya seperti ditusuk dari belakang oleh Jose Mourinho.

Hal yang sama, seperti ditulis “The Sun,” pada hari yang sama juga diungkapkan sumber yang dekat dengan Van Gaal seusai manajer asal Belanda tersebut dipecat oleh Manchester United

Van Gaal dipecat oleh Setan Merah pada Senin, pekan lalu, atau berselang dua hari setelah membawa Wayne Rooney dan kawan-kawan menjuarai Piala FA.

Sebagai pengganti Van Gaal, Man United memilih Jose Mourinho.

Ternyata Van Gaal  juga merasa sakit hati terhadap cara Man United memperlakukannya.

“Louis merasa dikhianati dengan cara Jose mengambil alih dan bagaimana dia dipecat,” kata sumber yang dekat dengan Van Gaal.

Menurut sumber tersebut, Van Gaal tak menyangka dipecat setelah berhasil mempersembahkan gelar Piala FA.

“Kini dia menyadari  apa yang terjadi sejak Desember bersama Mourinho. Louis merasa ditusuk dari belakang oleh Jose dan klub,” ujarnya.

Van Gaal sebetulnya ingin Man United sebagai klub terakhirnya sebelum memutuskan pensiun.

Nyatanya, Van Gaal merasa disakiti oleh perlakuan Setan Merah.

Seusai MU menjuarai Piala FA, Van Gaal dihubungi Wakil Presiden Ed Woodward pada Minggu  di kediaman manajer asal Belanda tersebut.

Pertemuan yang berlangsung pukul sore waktu setempat dan  menjadi akhir dari kariernya di Man United.

Setelah itu, Van Gaal kemudian diminta Woordward untuk memberitahu stafnya pada keesokan hari di Carrington.

Sehari setelah dipecat  van Gaal menuliskan surat terbuka

Dalam surat itu van Gaal tak memungkiri ada rasa kecewa  dalam dirinya karena manajemen memutus ikatan kerja sama.

“Saya merasa sangat kecewa tidak bisa menyelesaikan kerja sama tiga tahun seperti yang direncanakan. Namun, saya meyakini bahwa fondasi kuat memungkinkan klub untuk melangkah maju dan meraih kesuksesan lebih besar,” tulis Van Gaal di situs resmi klub.

Deretan pemain muda di tim utama menjadi salah satu fondasi yang dimaksud Van Gaal.

Selama dua tahun mengasuh Man United, dia mempromosikan total empat belas pemain akademi.

Van Gaal pun berharap manajer selanjutnya bisa mempertahankan kebijakan tersebut.

“Sebuah hal menyenangkan bisa bekerja sama dengan mereka. Ada pula keuntungan karena bisa melihat pemain muda mengambil kesempatan masuk ke tim utama. Saya ingin melihat perkembangan para pemain muda musim depan,” lanjut Van Gaal.

Surat terbuka Van Gaal ditutup dengan ucapan terima kasih kepada semua anggota tim, termasuk tim medis hingga bagian laundry.

Turut tertera nama dua legenda Man United, Sir Alex Ferguson dan Sir Bobby Charlton.

“Terakhir, saya memberikan ucapan terima kasih yang spesial kepada Sir Alex Ferguson dan Sir Bobby Charlton yang selalu membuat saya serta keluarga merasa diterima,” tulis dia.

Komentar