Van Gaal Makin Kokoh Bertahan di MU

Penulis: Darmansyah

Rabu, 6 April 2016 | 10:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Keberadaan Louis van Gaal di Old Trafford  hingga masa kontraknya berakhir di musim tahun depan makin kokoh saja bersamaan dengan diberikannya anggaran sebesar seratus juta euro baginya untuk membeli pemaindi musim panas mendatang.

Media Belanda terkenal ”De Telegraaf, “ Rabu, 06 April 2016, menulis secara akurat bahwa van Gaal tidak akan dicampakkan hingga kontrak kepelatihannya usai.

“Ia kini sedang membujuk  penyerang Everton Romelu Lukaku  untuk bergabung ke Old Trafford,” tulis “de telegraaf.”

The Red Devils melakukan sejumlah pembelian mahal sejak menunjuk pria Belanda itu pada musim panas dua tahun lalu, namun mereka kerap diterpa inkonsistensi, yang mengakibatkan posisi Van Gaal tak jarang digoyang.

Meski begitu, pihak klub siap mempertahankan mantan bos Barcelona tersebut dan kembali memberikan dana belanja yang besar untuk menyambut musim baru.

Dalam hal ini, penyerang Everton Lukaku menjadi daya tarik utama setelah ia sukses mengemas delapan belas gol dari tiga puluh penampilannya di Liga Primer musim ini, dan United dikabarkan siap mengupayakan kepindahannya ketika bursa transfer kembali dibuka.

Meski begitu, mengingat Lukaku yang terikat kontrak dengan The Toffees sampai Juni tiga tahun mendatang, tentunya dibutuhkan dana yang besar untuk meyakinkan klub tersebut agar bersedia menjualnya.

Tawaran sebesar tujuh puluh juta euro dipercaya cukup untuk mengeluarkannya dari Goodison Park.

Sebelumnya,  laman situs “Cadena SER,” Senin lalu menulis tentang kep[astian van Gaal  menghabiskan sisa kontraknya di Manchester United usai munculnya isyarat pemilik klub, keluarga Glazer, yang masih ragu terhadap eksistensi Jose Mourinho di Old Trafford.

Isyarat kuat lainnya yang mengindikasikan keberadaan van Gaal di Manchester United adalah kehadiran Glazer di Old Trafford ketika tim miliknya mengalahkan Everton

Selain faktor kehadiran Glazer, faktor Sir Alex Ferguson dan Sir Bobby Charlton yang tidak suka dengan Mourinho datang ke Old Trafford juga menjelaskan bahwa van Gaal akan bertahan di sisa kontraknya.

“Rumor yang menyebutkan bahwa Jose Mourinho sudah mencapai kesepakatan untuk latih Manchester United, beredar begitu kencang dalam empat bulan terakhir akan hangus,” tulis “cadena ser.”.

Sebelumnya dinyatakan Mou dan MU  diyakini sudah mencapai kata sepakat secara personal, untuk saling bekerja sama mulai musim panas 2016 ini.

“Beberapa hari terakhir keluarga Glazer beserta manajemen The Red Devils dikabarkan masih ragu untuk mengikat Mou secara profesional.”

Mereka masih ingin melihat bagaimana kinerja manajer saat ini, Louis van Gaal, hingga akhir musim nanti. Setelahnya keputusan baru akan dibuat.

Disebutkan pula bahwa CEO United, Ed Woodward, dan timnya merasa puas dengan kinerja LvG musim ini dan ingin mempertahankan hingga kontraknya habis Juni tahun depan.

Sebelumya dikabarkan Louis van Gaal mengancam akan meninggalkan Manchester United apabila dirinya tetap tak bisa melihat penggawa skuatnya untuk menemukan sebuah afinitas.

“Hal yang terpenting dalam benak saya adalah sebuah pemahaman searah antara pemain dan pelatih,” tutur Van Gaal dalam jumpa pers.

“Itu penting bagi sebuah tim dan ketika saya merasa mereka mampu melakukannya, maka saya bisa menunjukkan kinerja maksimal.”

“Tapi jika tidak, saya orang pertama yang akan pergi karena saya telah membuktikan itu bersama klub-klub sebelumnya.”

“Fantastis mendengar banyak orang akan berkata ‘Oh, ia sangat baik, membangun pondasi tim’, ketika saya nanti pergi. Jadi saya tekankan, harus ada afinitas dalam tim dan jika tidak, maka saya akan mundur.”

Louis van Gaal  mengaku tidak puas dengan performa para pemainnya.

“Bagi saya, pertandingan ini kurang lebih seperti mencuri kemenangan. Kami tidak bermain dengan baik dan tampak fisik para pemain tidak segar,” ucap Van Gaal kepada Sky Sports.

“Anda tidak akan tahu bagaimana kondisi para pemain usai bertanding bersama tim nasional masing-masing,” katanya.

Kritik terhadap van Gaal memang berdatangan dari banyak.

Bahkan, mantan pemain Setan Merah Rio Ferdinand sampai dibuat heran ketika  Van Gaal  berani melepas Chicharito yang sejatinya memiliki insting tajam di depan gawang

“United  memiliki Chicharito di sana dan dia pemain fantastis – saya heran bagaimana dia tidak menjadi pemain reguler dalam tim tersebut,” ujar Rio ketika Chicharito masih di bangku cadangan Old Trafford. “

“Saya pikir dalam hal pergerakan, ketika bola dialirkan menyamping, dia memiliki pergerakan terbaik di dunia.”

“Para pemain tidak akan mengerti Anda. Mungkin hanya ada satu pemain yang tahu, atau ketika Anda mengubah satu posisi individu yang juga memberikan pengaruh pada posisi lain. Jadi, makanya saya melatih mereka sepanjang pekan agar pemain bisa membawa situasi.”

“Anda harus melatih mereka untuk bisa membaca pertandingan sendiri. Jauh lebih penting mereka bisa terlibat dalam pertandingan, mereka untuk bisa membuat keputusan sendiri. Seperti halnya anak kecil, Anda harus mendidik mereka,” tandasnya.

Well, kiranya Van Gaal salah.

Ibarat kata murid sekolah yang sudah diberi buku panduan, tidak semua langsung paham dengan mencerna sendiri.

Ada kalanya mereka mengangguk saat diterangkan di kelas, namun ketika ujian sesungguhnya berlangsung, tak jarang ada yang melihat kanan-kiri.

Dengan kata lain, filosofi yang ingin ia terapkan tidak seratus persen bisa ditransfer kepada pemainnya.

Komentar