close
Nuga Bola

Van Gaal Ingin Pemain Muda Jadi Pilar MU

Louis van Gaal, pelatih terbaru Manchester United, seperti ditulis “Tribalfootball,” dalam edisi Senin, 11 Agustus 2014, menjanjikan penampilan yang beda dari klub Old Trafford itu ketika memulai laga Premier League, akhir pekan ini, dengan menjadikan pemain muda usia sebagai pilar.

“Pemain muda akan menjadi pilar United. Mereka aakan mengisi laga-laga MU pada pertandingan-pertandingan penting di musim kompetisi mendatang,” tegas van Gaal kepada “Daily Mail.”

Van Gaal berjanji membentuk para peman muda tersebut menjadi pilar-pilar MU ke depannya untuk meraih berbagai gelar, seperti yang pernah ia lakukan di beberapa klub yang ditangani.

Dengan memberikan posisi sebagai starter kepada pemain usia muda, banyak pengamat meyakini van Gaal akan membuang para pemain berusia “lanjut” seperti Hernandez, Kagawa, Rafael, Hendarson dan Nani dari skuad. Ia akan segera “menjual” mereka untuk mendapatkan pemain yang “fresh”

Koran terbitan London, “Daily Mail” memuat sejumlah foto pemain yang akan ditendang van Gaaldalam edisi online terbarunya. Para pemain itu akan dibuka kesempatannya untuk dilirik klub lain. Sasaran pertama van Gaal adalah pemain asal Jepang Shinji Kagawa.

Pelatih yang pernah membesut Ajax Amsterdam, Barcelona dan Bayern Muenchen ini memastikan tidak akan mencampakkan pemain muda MU yang potensial. “Saya bukan pelatih yang berpikir jangka pendek. Saya pelatih yang selalu berpikir untuk jangka panjang,” kata Van Gaal seperti dikutip dari Tribalfootball.

Pada pertandingan pramusim Setan Merah, beberapa pemain muda seperti Tyler Blackett, Reece James, dan Keane bersaudara, menjadi pemain yang turut mengantarkan MU meraih gelar di International Champions Cup yang digelar di Michigan dan Florida,Amerika Serikat, beberapa waktu lalu.

Layaknya tim-tim besar Eropa yang kerap hanya memberi kesempatan pada pemain muda di laga pramusim van Gaal mengaku justru menginginkan pemain muda tersebut menjadi pemain pilar pada musim berikutnya seperti yang pernah dia lakukan di Ajax Amsterdam.

“Ketika anda melihat di Ajax, saya memiliki tim termuda yang memenangkan Liga Champions dengan pemain-pemain yang berusia muda. Saat saya membeli pemain, bukan untuk jangka pendek melainkan jangka panjang karena saya menghormati klub yang saya latih.” pungkas pelatih berusia yang dikenal keras dan disiplin itu..

Tentang pembelian pemain yang ia nilai memasang harga transfer tinggi, Louis van Gaal, mengatakan bahwa ia lebih suka mendatangkan beberapa pemain asal Belanda yang memiliki kualitas mumpuni dan harganya jauh lebih murah ketimbang para pemain dari negara lain.

Van Gaal dikabarkan media-media Inggris ingin memboyong bek Belanda yang bermain di Ajax Amsterdam, Daley Blind. Anak dari Danny Blind itu tampil apik bersama Belanda di Piala Dunia 2014 yang membuatnya menjadi incaran beberapa klub besar, termasuk Manchester United.

“Jika para pemain memiliki level seperti yang saya inginkan, maka saya akan mendatangkan mereka. Kewarganegaraan merupakan sesuatu yang tidak menarik perhatian saya,” kata Van Gaal.

“Tetapi, para pemain Belanda biasanya lebih murah dibandingkan para pemain dari negara lain. Mereka juga sudah terdidik dengan baik di Belanda. Saya meyakini hal tersebut.”

“Namun, para pemain harus memiliki kualitas untuk bisa bermain lebih baik di Premier League. Anda harus tanyakan apakah itu adalah kasus yang sama untuk setiap pemain Belanda,” ungkap Van Gaal.

Tags : slide