Van Gaal Biang Cederanya Luke Shaw

Penulis: Darmansyah

Jumat, 15 Agustus 2014 | 08:19 WIB

Dibaca: 0 kali

Louis van Gaal dituding sebagai biang dari cederanya bek anyar Manchester United Luke Shaw, yang diprediksi istirahat selama sebulan karena gangguan cedera hamstring, akibat latihan keras yang diberikan oleh pelatih asal Belanda itu.

Sejak bergabung dengan skuat ‘Setan Merah’, Shaw dinilai oleh Van Gaal masih kurang bugar. Agar bisa mencapai kondisi seratus persen, dia pun lantas diberi menu latihan sendiri.

Pada prosesnya, Shaw malah mengalami masalah pada otot paha. Dia pun diprediksi melewatkan pertandingan MU melawan Swansea City, di laga perdana, Sabtu 16 Agustus 2014, di Old Trafford.

Selain itu, Shaw juga akan melewatkan empat laga berikutnya saat MU berhadapan dengan Sunderland, Burnley, dan Queens Park Rangers di Liga Inggris, serta laga melawan MK Dons di Piala Liga Inggris.

Seorang asisten pelatih asal Belanda, Raymond Verheijen, menilai bahwa apa yang menimpa Shaw itu sudah bisa diprediksi akibat pramusim berat yang dijalani MU bersama Van Gaal.

Latihan yang terlalu keras a la Van Gaal diprediksi akan membuat para pemain MU mengalami banyak masalah cedera.

“Apa yang dibuktikan oleh LVG adalah pelatih top tidaklah sempurna. Bahkan yang terbaik dunia mempunyai kekurangan,” kata Verheijen kicaunya di akun Twitter-nya yang dilansir Reuters.

“Taktik LVG superior pada kebanyak pelatih, tapi perencanaan dan periodesasi bukankah kekuatan utama: latihan dua kali lipat dan cedera otot.”

“Kasus Luke Shaw merupakan klimaks dari prediksi pramusim Manchester United, krisis cedera disebabkan banyaknya sesi latihan yang masih terlalu dini,” imbuhnya.

Tentang laga Premier League pertama van Gaal di Old Trafford, hpir semua media Inggris memprediksi Manchester United akan berhasil menundukkan Swansea City. Separti ditulis Martin Kewon, analis sepakbola “Daily Mail,” Jumat, 15 Agustus, ‘Setan Merah’ bisa melanjutkan dominasi atas “Si Angsa.”.

Dari enam pertemuan terakhir di Premier League, United meraih lima kemenangan dan satu hasil imbang. Satu-satunya kesuksesan Swansea menundukkan United hanya terjadi pada laga babak ketiga Piala FA musim kemarin.

Musim lalu, United juga bertemu dengan Swansea di pekan pembuka Premier League. Kala itu, dua gol dari Robin van Persie dan dua gol dari Danny Welbeck membawa United menang.

“Kami memulai liga musim kemarin juga dengan melawan Swansea, namun tandang. Kali ini kami bermain di kandang dan saya pikir para fans juga merasakan hal yang sama dengan kami: Sudah tidak sabar lagi,” ujar Tom Cleverley di situs resmi klub.

“Ini akan menjadi laga kompetitif pertama manajer (Louis van Gaal, red) dan saya yakin suasananya bakal spesial.”

Cleverley juga mengatakan, dia merasa cocok dengan permainan Van Gaal. Banyaknya operan pendek amat cocok dengan gaya mainnya.

“Sekarang permainan kami banyak mengandalkan operan dan mencari ruang, para pemain diminta untuk siap menerima bola dan itu merupakan gaya main saya.”

“Kami paham apa yang diinginkannya dan saya yakin jika kami melakukan apa yang dia minta, kami bisa meraih kemenangan,” kata Cleverley.

Sementara itu, Paul Scholes, pensiunan pemain MU, percaya bahwa Louis van Gaal akan mampu membangkitkan Manchester United kembali ke jalurnya di musim ini.

Setelah terpuruk dengan finis ketujuh di musim lalu, ekspektasi tinggi di alamatkan kepada Van Gaal. Manajer Belanda itupun memperlihatkan sinyal positif usai MU mengakhiri pramusim dengan sefrtaus persen kemenangan.

Di bursa transfer ini MU sudah mendatangkan Ander Herrera dan Luke Shaw. Akan tetapi, fakta ‘Setan Merah’ gagal mendapatkan pemain — gelandang — yang benar-benar di butuhkan tim membuat mereka akan sulit bersaing dengan Chelsea dan Manchester City.

Meski begitu, Scholes menilai ‘fear factor’ MU kini sudah kembali lagi dan MU diyakini akan mampu bersaing dengan Arsenal dan Liverpool untuk posisi empat besar.

“Untuk semua kebaikan yang saya percaya Van Gaal membawanya dalam waktu yang lama,” tulis Scholes dalam kolomnya di The Independent. “Saya mengira akan sulit melihat United sebagai pesaing juara di musim ini.”

“Firasat saya mengatakan bahwa titel akan diperebutkan oleh Manchester City dan Chelsea. United, Liverpool, dan Arsenal akan bersaing untuk dua tempat tersisa di zona Liga Champions.”

“United tidak merekrut banyak pemain yang cukup di jendela transfer kali ini, kendati mendatangkan Luke Shaw dan Ander Herrera. Menurut saya, mereka membutuhkan seorang gelandang kelas satu, yang cuma ada sedikit di musim panas ini.”

Komentar