Van Gaal Akui MU Terjebak “Long Ball”

Penulis: Darmansyah

Kamis, 12 Februari 2015 | 15:42 WIB

Dibaca: 0 kali

Setelah tiga hari memperdebatkan tentang “long ball United,” dan sempat menjadi perbantahan di hampir seluruh media Inggris, akhirnya pelatih Manchester United mengakui timnya memainkan pola itu ketika memenangkan laga melawan Burnley di Old Trafford, Kamis dinihari WIB, 12 Februari 2015.

Sebelumnya, ketika Manchester United menjalani laga tandang ke Bloeyn Park, kandang West Ham, Sam Allardyce, atau akrab disapa “Big Sam,” mencap Setan Merah sebagai tim khusus bola panjang atau dikenal dengan “long ball united.”

Usai “Big Sam” mengritik permainan MU itu, van Gaal berang dan dalam pertemuannya dengan wartawan menjelang laga dengan Burnley, ia membawa catatan bahwa MU tidak memmainkan bola panjang lebih banyak dari West Ham.

Kala itu van Gaal membagikan kertas catatan kepada wartawan dan mengajari mereka tentang statistik di setiap laga.

Usai laga melawan Burnley dan memenangkannya serta kembalinya MU ke posisi tiga Premier League, van Gaal dengan rendah hati mengakui timnya bermain “long ball united,” untuk menaklukkan Burnley tiga gol berbanding satu gol.

“Saya mengakui kami dalam keadaan tegang. Hal ini yang harus diperbaiki. Jika tidak tim bisa kembali turun dari peringkat tiga klasemen dan bisa tergusur dari laga FA Cup yang sudah memasuki ronde ke lima,” kata van Gaal kepada “Sky Sports,” Kamis, 12 Februari 2015.

Dalam laga yang diadakan di Teater Impian itu, Louis van Gaal mengaku jika timnya bermain sedikit tegang. Padahal mereka sudah mencetak gol di menit awal dan tim yang dihadapi adalah tim papan bawah.

“Hari ini kami terlihat seperti itu tegang saya setuju dengan perkataan Big Sam, jadi hal ini sangat disayangkan karena fans mendukung setelah skor positif dalam babak pertama,” kata Van Gaal seperti dilansir SkySports.

“Saya rasa tim sudah bermain fantastis saat mereka bermain seperti itu. Saya tidak pernah memiliki pengalaman dengan tim lain seperti ini, jadi saya sangat senang dengan dukungan tim.”

“Tapi tentunya kami tidak boleh bersikap seperti ini karena hal itu bisa membuat keluar kami keluar dari FA Cup, tapi karena kami beruntung hari ini,”sambungnya.

Kemenangan Manchester United atas Burnley pada laga Rabu dini hari WIB, kembali membawa Setan Merah menduduki posisi tiga klasemen sementara. Namun ada banyak hal yang harus dievaluasi dari tim yang sudah menunjukkan tren positif mereka musim ini.

Selain harus memperbaiki penampilan, Louis van Gaal mengaku jika dukungan para fans sangat penting. Hal ini juga membuatnya meminta agar fans setia United tidak membuat kerusuhan dalam stadion saat laga berlangsung.

Pelatih asal Belanda ini mengakui jika dalam laga kontra Burnley pada Kamis dini hari tadi, beberapa fans membuat suasana kurang kondusif di babak pertama.

Hal ini lantaran di awal babak pertama, Burnley bisa menyeimbangkan skor lewat Danny Ings, usai United memimpin lewat gol cepat Chris Smalling di menit enam.

Beruntung Setan Merah kembali bisa memimpin laga yang diadakan di Teater Impian, dengan Smalling yang kembali menjebol gawang Tom Heaton di perpanjang waktu babak pertama

“Saya dengar peluit pertama- itu adalah konsentrasi kami karena kami bermain untuk para fans. Fans adalah hal terpenting untuk klub,” kata Van Gaal seperti dilansir SkySports, Kamis, 12 Februari 2015.

“Mereka membuat klub hidup dan hal ini sangat penting tapi mereka juga memberikan apresiasi dalam pertandingan dan selalu setia menunggu pertandingan,”sambungnya.

Kemenangan yang diraih atas Burnley tak lantas membuat Louis van Gaal senang. Penampilan yang kurang meyakinkan disebutnya bisa membuat The Red Devils kehilangan dukungan suporternya.

Penampilan yang kurang meyakinkan dikhawatirkan Van Gaal bisa membuat suporter mulai meninggalkan MU. Disebut manajer asal Belanda itu, di laga dengan Burnley dia mulai mendengar ada suporter yang menyiuli penampilan tim.

“Saya mendengar siulan pertama – itu jadi kekhawatiran karena kita bermain untuk suporter. Suporter adalah bagian terpenting dari klub,” sahut Van Gaal di Skysports.

“Mereka membuat klub ini tetap hidup dan itu sangat penting, dan itu karena mereka juga bertepuk tangan untuk kami setelah pertandingan,” lanjutnya.

Komentar