Unik, “Perjalanan” Emery Hingga ke Arsenal

Penulis: Darmansyah

Kamis, 24 Mei 2018 | 09:13 WIB

Dibaca: 1 kali

Unai Emery kini sudah menginjakkan kedua kakinya di Emirates Stadium.

Ia resmi menjadi pelatih Arsenal menggantikan Arsene Wenger yang pergi di akhir musim ini.

Dan  perjalanan karier Emery yang penuh lika-liku itu akhirnya berlabuh di r Arsenal.

Sempat gagal ketika merantau, namun namanya justru melambung ketika kembali ke Sevilla.

Emery bukan golongan pemain top dunia ketika masih aktif bermain. Ia lebih banyak memperkuat tim semenjana macam Real Sociedad dan Leganes.

Karier kepelatihan Emery berbanding terbalik dengan prestasi sebagai pesepakbola. Sebelumnya ia dipercaya menangani klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain selama dua musim.

Di klub ibu kota Prancis itu Emery menggantikan posisi Laurent Blanc. Pada akhir Juni dua tahun lalu, Emery menandatangani kontrak selama dua tahun dengan PSG.

Seperti dilaporkan Marca, Emery bahkan rela membayar satu koma enam juta euro atau sekitar tiga puluh miliar rupiah kepada Sevilla sebagai kompensasi sisa kontrak.

Emery dipilih menggantikan Laurent Blanc yang dianggap tak sesuai ekspektasi petinggi PSG. Yakni, gagal mengantar Les Parisiens berbicara banyak di Liga Champions.

Alih-alih membawa PSG melejit di Eropa, prestasi Emery justru diragukan sejak musim pertama. Sebab, ia gagal meneruskan dominasi PSG sebagai juara Ligue 1 selama empat musim terakhir dan harus merelakan trofi tertinggi pada AS Monaco dua  musim lalu

Pelatih empat puluh enam tahun itu memang sukses mempersembahkan tujuh gelar bagi PSG. Namun, juara Ligue  jadi prestasi tertingginya di Paris.

Emery mengawali karier kepelatihannya di Lorca Deportiva  dan dilanjutkan ke Almeria, Valencia, dan Spartak Moskow.

Emery kembali ke Spanyol setelah enam bulan tak mampu membuat perubahan signifikan bersama Spartak. Popularitasnya menanjak setelah menangani Sevilla pada Januari lima tahun silam.

Rapor apiknya bersama Sevilla, yakni tiga gelar trofi Liga Europa, melambungkan namanya dalam jajaran pelatih top dunia. Namun, ia punya rekor buruk ketika merantau ke luar Spanyol.

Emery dianggap gagal bersama Spartak Moskow dan PSG. Namun, mantan pemain Real Sociedad itu malah berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya yang juga berasal dari Spanyol: Mikel Arteta dan Luis Enrique dan terpilih sebagai manajer Arsenal.

Selain punya sederet prestasi cukup gemilang ketika melatih Sevilla, filosofi sepak bola menyerang ala Spanyol yang dimiliki Emery dianggap sejalan dengan warisan permainan Wenger di Emirates.

Sementara itu, mantan manajer Arsenal Arsene Wenger, sebelumnya,  sempat menyarankan Unai Emery untuk bertahan sebagai manajer di Paris Saint-Germain.

Wenger sempat melakukan upaya agar pria tersebut tidak hengkang dari Les Parisiens.

Upaya itu terjadi ketika Emery mendapat tekanan dari para pendukung PSG yang kecewa lantaran timnya kalah  dari Real Madrid dalam babak Enam Belas Besar Liga Champions.

Wenger mengaku memiliki hubungan dekat dengan PSG. Ia mengatakan selalu mendukung dan peduli terhadap stabilitas Les Rouge-et-Bleu.

“Media sudah menyebut Unai keluar dari PSG, tapi itu adalah sebuah keputusan yang hanya bisa diambil oleh pihak klub. Dari luar, saya percaya bahwa Unai adalah orang yang sangat kompeten dan PSG harus memiliki stabilitas yang kuat untuk maju,” kata Wenger seperti dikutip Express.

“Tidak seperti Anda [media], saya tidak berpikiran bahwa Unai mesti pergi dari PSG. Orang-orang selalu membuat keputusan yang cepat terhadap sesuatu yang gawat. Ketika Anda memiliki tanggung jawab, Anda tidak bisa seperti itu,” katanya menambahkan.

Setelah resmi menjadi manajer Arsenal, Emery merasa sangat bersemangat atas tanggung jawab tersebut. Ia ingin segera memulai babak baru dalam sejarah Arsenal.

“Saya senang bisa bergabung dengan salah satu klub besar di Liga Primer Inggris. Arsenal dikenal dan dicintai seluruh dunia karena gaya bermainnya, komitmen terhadap pemain muda, stadium yang fantastis, dan cara klub tersebut dijalankan,” ucap Emery.

“Saya gembira dengan apa yang bisa kami lakukan di masa mendatang. Dan saya menanti untuk memberikan setiap orang yang mencintai Arsenal sebuah momen dan kenangan yang istimewa,” ucapnya melanjutkan.

Komentar