Tanpa Ronaldo Madrid Tetap Berbahaya

Penulis: Darmansyah

Rabu, 19 September 2018 | 10:08 WIB

Dibaca: 1 kali

AS Roma yang akan datang ke Santiago Bernabue menghadapi  Real Madrid  Kamis dinihari WIB, 20 September, di laga perdana grup Liga Champions memberi catatan khusus bahwa Blaugrama tetap berbahaya walaupun tanpa Cristiano Ronaldo

Pelatih AS Roma Eusebio Di Francesco menilai Real Madrid tetap jadi tim yang berbahaya di Liga Champions meskipun kini mereka tak lagi memiliki Cristiano Ronaldo.

Duel Real Madrid lawan AS Roma di Santiago Bernabeu merupakan salah satu duel yang sengit di matchday pertama Liga Champions.

Duel ini sangat menarik lantaran AS Roma adalah semifinalis musim lalu sedangkan Real Madrid merupakan juara dalam tiga musim terakhir.

Pada duel kali ini, Real Madrid tidak akan lagi diperkuat Cristiano Ronaldo yang sering jadi mesin gol mereka di Liga Champions.

Namun Di Francesco menilai hal itu tidak mengurangi kekuatan Los Blancos secara drastis.

“Hasil dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan bahwa mereka tetap kuat. Mereka punya kualitas saat memegang bola dan melakukan lebih sedikit kesalahan.

“Mereka punya banyak pemimpin. Real Madrid saat ini memiliki pemain yang sangat bagus yang merupakan fondasi dari tim nasional Spanyol,” ucap Di Francesco seperti dikutip dari AS.

Di Francesco juga bisa menjabarkan perbedaan antara Real Madrid era Zidane dengan era Julen Lopetegui.

“Zidane melakukan sebuah hal yang sangat luar biasa. Saya memberinya selamat atas caranya meninggalkan tim ini dengan elegan. Dia sudah membuktikan bahwa ia adalah pelatih yang hebat.”

“Lopetegui mencoba memberikan organisasi yang lebih rapi kepada Madrid, lebih bermain sebagai tim dan lebih agresif. Bila sebelumnya Madrid sering terlihat ‘tertidur’ kemudian ‘terbangun’ dalam sebuah laga, maka kini saya melihat sebuah tim yang lebih konsisten,” ujar pria asal Italia ini.

Bukan hanya Real Madrid yang harus berjuang tanpa Ronaldo, Roma juga kehilangan sejumlah pemain bintang macam Alisson Becker, Radja Nainggolan, dan Kevin Strootman.

Roma juga mendatangkan dua belas pemain baru yang membuat Di Francesco harus lihai menemukan formula yang pas untuk skuat yang ia miliki musim ini.

“Ada tawaran yang tak mungkin bisa ditolak oleh klub dan pemain (Alisson) yang juga menginginkan pergi. Kevin juga menginginkan pengalaman baru, sedangkan Radja punya alasan lainnya. Namun saya memilih untuk menatap ke depan saat ini.”

“Memang sulit (untuk menangani pemain baru). Namun memiliki sejumlah pemain muda yang punya kualitas dan antusias tinggi merupakan dorongan bagi saya,” kata Di Francesco.

Sementara itu kapten Real Madrid Sergio Ramos sudah berani membicarakan peluang jadi juara Liga Champions saat Los Blancos baru akan menjalani laga perdana di kompetisi tersebut.

Real Madrid jadi tim terbaik di Eropa, juga dunia, dalam beberapa musim terakhir. Ramos dan kawan-kawan sukses menjadi juara Liga Champions dalam tiga musim beruntun.

Untuk musim ini, tantangan bagi Real Madrid untuk jadi juara terasa lebih berat lantaran mereka tak lagi memiliki Cristiano Ronaldo. Zinedine Zidane, arsitek brilian di balik sukses tersebut, juga sudah hengkang dari tim itu.

Meski demikian, Ramos tak mau rendah diri dalam melihat peluang timnya menjadi juara Liga Champions musim ini.

“Mereka berkata bahwa mustahil bisa memenangkan Liga Champions dua musim beruntun dan kami melakukannya. Hal yang sama juga dikatakan tentang tiga gelar beruntun dan kami juga sukses melakukannya,” kata Ramos seperti dikutip dari Marca.

Ramos mengaku ada motivasi tambahan bagi Real Madrid untuk jadi juara Liga Champions musim ini selain menjadi tim pertama yang mampu juara Liga Champions empat musim beruntun.

Hal itu adalah venue final yang digelar di Wanda Metropolitano, markas Atletico Madrid yang merupakan rival sekota klub itu.

“Fakta bahwa final dimainkan di Wanda membuat kami makin termotivasi. Tim ini terus terinspirasi oleh tantangan besar dan memenangkan Liga Champions di Wanda adalah cara lain untuk membuat sejarah,” ujar Ramos.

Untuk bisa menjadi juara Liga Champions, Real Madrid kembali harus melalui jalan panjang. Langkah pertama Real Madrid adalah menghadapi AS Roma di Santiago Bernabeu, Kamis dinihari WIBt.

Komentar