Tak Bisa Dicegah Chelsea Juara Liga Primer

Penulis: Darmansyah

Senin, 27 April 2015 | 11:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Liga Primer musim ini milik Chelsea. Dan tak ada tim yang bisa mencegahnya, dengan empat sisa laga yang dimilikinya, setelah Minggu malam WIB, 26 April 2015, di Emirates Stadium The Blues menggagalkan misi Arsenal menjegalnya usai kedua “Londonis” itu bermain imbang tanpa gol.

Hasil seri ini membuat Chelsea membutuhkan lima poin untuk mengukuh juara Liga Primer musim ini. Chelsea hanya menyisakan pertandingan melawan klub papan tengah di dua pekan terakhir.

Manajer Arsenal Arsene Wenger, yang semula ingin menghadang Chelsea, mengatakan, adalah sangat sulituntuk tidak mengatakan “The Blues” sudah juara Premier League pada musim ini.

Pernyataan Wenger tersebut disampaikan seusai dua klub London itu bermain imbang pada pertandingan lanjutan Premier League di Stadion Emirates, Minggu malam WIB.

Hasil itu membuat Chelsea kokoh di puncak klasemen dengan merangkum tujuh puluh tujuh poin, sepuluh angka dari Arsenal di peringkat ketiga dan delapan angka dari City.

“Chelsea bakal menjadi juara. Kita tahu itu. Hal mustahil untuk mengalahkan mereka saat ini,” kata Wenger.

Terkait permainan Arsenal melawan Chelsea, Wenger menilai timnya tampil sesuai yang diinginkan. “Pada babak pertama, kami bermain dengan intensitas yang tepat, tetapi kurang dalam membuat putusan tepat.
Pada babak kedua, kami kehilangan intensitas dan hal itu membuat Chelsea nyaman,” kata Wenger.

“Pada menit-menit akhir, kami memiliki situasi berbahaya dan kami menyesal gagal memanfaatkan sejumlah peluang. Kedua tim bertahan dengan baik dan kekurangan sesuatu di lini penyerangan,” ujarnya.

Sementara itu, John Terry, mengatakan, timnya segera merengkuh gelar Liga.

“Kami sudah berada di langkah besar untuk merengkuh gelar. Memang secara matematis kami masih belum juara, tapi kami sudah mendekat,” ucap Terry seperti dilansir Sportsmole, Senin, 27 April 2015.

Performa bek asal Inggris itu sendiri cukup kokoh di lini pertahanan Chelsea. Padahal Alexis Sanchez dan kawan-kawan berulang kali menerobos masuk ke jantung pertahanan The Blues.

“Saya bilang pada John Terry untuk bermain bagus dan nyatanya ia bermain dengan bagus. Itu adalah laga terbaik yang dilakoni Terry. Sangat luar biasa,” puji manajer Chelsea, Jose Mourinho.

Selain itu, pelatih Chelsea, Jose Mourinho, memuji penampilan John Terry dalam menjaga pertahanan The Blues saat bertandang ke Emirates Stadium, Minggu 26 April 2015 malam WIB.

Bahkan menurut Mou, ini adalah performa terbaik sang kapten sepanjang 2014-2015.

Pertandingan bertajuk derby London itu berakhir tanpa gol. Meski demikian, Chelsea menyambut hasil tersebut dengan sukacita dan semakin mendekatkan diri menjadi juara Premier League musim ini.

The Blues hanya memerlukan enam poin untuk mengakhiri puasa juara Premier League sejak 2009-2010.

Bagi Mou, hasil tersebut tak terlepas dari penampilan apik Terry dalam membentengi pertahanan Chelsea sepanjang pertandingan.

“Kami bermain dengan kepercayaan diri dan telah menampilkan yang terbaik. Di ruang ganti saya mengatakan kepada Terry, penampilannya sungguh luar biasa kali ini dan ini yang terbaik darinya sepanjang musim,” kata Mourinho kepada BBC, Senin, 27 April 2015.

Di laga selanjutnya, London Biru akan bertandang ke King Power Stadium pada Kamis 30 April 2015 dini hari WIB. Tiga hari berselang mereka akan menjamu Crystal Palace di Stamford Bridge dan berpeluang merayakan juara musim ini di hadapan ribuan fans fanatik.

Sementara itu, legenda Arsenal, Thierry Henry, harus menanggung akibat gara-gara komentarnya pada pertandingan The Gunners kontra Chelsea, Minggu malam WIB.

Henry jelas-jelas mengagumi gelandang The Blues, Cesc Fabregas, dan mengesampingkan Mesut Ozil, kreator serangan The Gunners.

“Saya lebih suka membawa Fabregas kembali ke Arsenal. Saya lebih suka melihat Fabregas bermain di belakang penyerang ketimbang Mesut Ozil,” jelas Henry seperti dilansir Metro, 27 April 2015.

Komentar yang dilontarkan pria asal Prancis itu sontak menuai kritik dari fans The Gunners. Menurut fans, Henry belum pantas untuk menjadi seorang komentator.

Seperti diketahui, eks pemain Timnas Prancis itu bergabung dengan Sky Sports untuk menjadi pengamat dan komentator usai memutuskan pensiun sebagai pemain. Klub terakhir yang dibela Henry adalah New York Red Bulls.

sky sports, bbc sports dan mirror

Komentar