“Sulit Lewatkan Godaan Transfer Falcao”

Penulis: Darmansyah

Selasa, 2 September 2014 | 16:18 WIB

Dibaca: 0 kali

Falcao akhirnya resmi berseragam Manchester United. Penyerang asal Kolombia tersebut langsung menyatakan rasa gembiranya bisa bergabung dengan The Red Devils.

United mendatangkan Falcao dengan status pinjaman selama satu musim. Namun, mereka memiliki opsi untuk mempermanenkannya pada akhir musim ini.

Manajer Manchester United, Louis van Gaal, sangat gembira setelah klubnya berhasil mendatangkan Radamel Falcao. Menurut Van Gaal, kesempatan merekrut pemain sekaliber Falcao tak boleh dilewatkan begitu saja.

MU merekrut Falcao dari AS Monaco dengan status pinjaman selama satu musim. ‘Setan Merah’ punya opsi untuk mempermanenkan penyerang asal Kolombia itu pada akhir musim.

“Saya senang Radamel telah bergabung dengan kami musim ini. Dia adalah salah satu pencetak gol paling produktif. Rasio gol per penampilannya menunjukkan hal itu,” ujar Van Gaal di situs resmi MU.

Seperti yang dikatakan Van Gaal, Falcao memang sangat tajam, terutama saat membela Porto dan Atletico Madrid .

MU sebenarnya baru mengejar Falcao pada hari-hari terakhir bursa transfer musim panas. Falcao sebelumnya dihubung-hubungkan dengan klub top lain seperti Real Madrid, Liverpool, Arsenal, Manchester City, dan Juventus.

“Ketika seorang pemain sekaliber ini tersedia di bursa transfer, itu adalah kesempatan yang tidak boleh dilewatkan,” kata Van Gaal.

Falcao menjadi pemain keenam yang direkrut MU di bursa transfer musim panas ini. Sebelum dia datang, Ander Herrera, Luke Shaw, Marcos Rojo, Angel Di Maria, dan Daley Blind lebih dulu mendarat di Old Trafford.

Lewat akun Twitter-nya, Falcao mengatakan bahwa dia gembira bisa bergabung dengan ‘Setan Merah’ dan mengaku senang bisa menjadi nomor sembilan untuk Manchester United –entah sebagai kiasan untuk seorang penyerang tengah atau sungguh-sungguh dia diberikan nomor sembilan.

“Pindah ke Manchester United adalah keputusan saya. Menyenangkan bisa bermain di klub terbaik dunia pada liga yang sangat kompetitif,” ujar Falcao di akun Twitter miliknya.

Falcao hijrah ke Monaco pada tahun lalu. Namun, dia harus absen selama berbulan-bulan lantaran dibekap cedera lutut parah dan akhirnya absen di Piala Dunia 2014.

Cristiano Ronaldo yang tergoda untuk mengomentari transfer Falcao ke MU, lantas angkat bicara dengan mengungkapkan Radamel akan cocok bermain di mantan klubnya itu.

“Aku pikir dia adalah seorang pemain yang sangat bagus. Aku rasa Manchester United sudah bekerja dengan sangat baik dengan mendatangkan dia,” nilai mantan bintang MU itu yang dilansir Reuters.

“Aku merasa dia bukanlah tipe pemain yang salah Dia adalah seorang pemain top jadi aku rasa itu tidak akan menjadi rekrutan yang salah.”

“Falcao akan menjadi rekrutan yang fantastis buat MU. Manchester memulai musim ini dengan tidak bagus, hanya memperoleh dua poin, jadi mereka butuh para pemain berkualitas dan Falcao adalah pemain berkualitas,” kata Ronaldo.

Surat kabar “Guardian” menyebut pembelian Falcao sebagai penutup belanjan besar-besaran United adalah karma yang ternyata tak hanya berlaku di kehidupan sehari-hari, tapi juga di lapangan sepak bola. Manchester United baru saja mengalaminya.

Musim lalu saat Manchester City meraih gelar Liga Premier, seorang bekas pemain MU, yakni Mikael Silvestre, mencibir kemenangan tersebut semata diraih City karena duit.

“Mereka hanya membeli trofi dengan uang jutaan pound sterling yang mereka gunakan untuk membeli pemain-pemain bintang,” kata Silvester, seperti dikutip Independent, 02 September 2014.

Musim lalu, City menggelontorkan dana seratus dua juta pound. Saat yang sama, MU hanya membelanjakan uang enam puluh sembilan juta pound.

Jadi, kata Silvestre, wajar jika City memenangi Liga Premier. “Manchester United lebih mengutamakan akademi dan pemain-pemain muda,” ujar Silvestre.

Musim ini kondisinya berbalik. City hanya mengalokasikan dana tak kurang dari lima puluh tujuh juta pound sterling, sementara total belanja MU mencapai seratus enam p[uluh sembilan juta pound sterling.

Alih-alih mengandalkan para pemain dari akademi, MU ternyata malah mengikuti jejak City dengan mendatangkan pemain bintang, seperti Angel di Maria, Marcos Rojo, Daley Blind, dan Radamel Falcao.

Silvestre belum memberikan komentar soal ini. Namun, jika MU gagal meraih gelar musim ini, ia akan malu untuk kedua kali. Pertama, MU melakukan apa yang pernah dicibirnya. Kedua, setelah jorjoran mengeluarkan duit, ternyata mereka tak menang.

Komentar