Stamford Bridge Bukan Lagi Rumah Mou

Penulis: Darmansyah

Senin, 6 November 2017 | 08:13 WIB

Dibaca: 0 kali

Stamford Bridge tidak lagi bersahabat dengan Jose Mourinho usai kekalahan timnya, Manchester United dari Chlesea satu gol tanpa balas, Senin dinihari WIB, 06 November, dalam lanjutan laga Liga Primer.

Dalam laga itu Mourinho juga mengalpakan jabat tangan dengan Antonio Conte, pelatih Chelsea, dan  mengisyaratkan dirinya tak bersalah dalam insiden tersebut, dengan alasan dirinya sudah ada di posisi yang seharusnya ketika pertandingan berakhir.

Hal itu menyiratkan bahwa Mourinho punya niat untuk berjabat tangan dengan Antonio Conte.

“Kalian ingin saya mengejar Conte yang tengah berada di tengah lapangan? Saya sudah ada di posisi yang seharusnya. Saya tentunya tak bisa berlari dan mengejar Conte .”

“Saya berjabat tangan dengan orang-orang di sana. Saya rasa salah satunya adalah saudara Conte. Jadi saya rasa dengan berjabat tangan dengan saudara dan juga asistennya, maka saya sudah melakukan tugas saya,” ucap Mourinho seperti dikutip dari ESPN.

Mourinho pun secara terbuka mengucapkan selamat pada Chelsea yang sukses memenangkan laga ketat tersebut lewat gol semata wayang yang dicetak oleh Alvaro Morata.

“Kami punya tekad, upaya kuat dan kesempatan untuk menyamakan kedudukan, yang tentunya akan jadi hasil yang adil.”

“Tetapi tentunya topik utamanya bukanlah apakah hasil ini menurut saya adil atau tidak. Mereka mencetak satu gol dan mendapatkan tiga angka. Selamat,” ujar Mourinho.

Tentang kekalahan Manchester United,Mourinho mengakui timnyamakin tertinggal dari Manchester City.

Namun setidaknya, posisi kedua yang ditempati oleh ‘Setan Merah’ saat ini tidaklah terlalu buruk.

Kegagalan Manchester United menambah poin pekan ini membuat Manchester City sukses memperlebar jarak menjadi delapan angka karena mereka mampu menang atas Arsenal. City saat ini ada di posisi puncak klasemen dengan nilai tiga puluh satu angka sedangkan United ada di peringkat kedua dengan koleksi dua puluh tiga poin.

Selain makin jauh dari Manchester City, Manchester United juga kini mulai dibayangi oleh Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Liverpool.

 

“Kami ada di posisi kedua saat ini, bukan di posisi kelima, keenam, ketujuh, atau kedelapan. Masih ada sejumlah tim yang memiliki posisi lebih sulit dibandingkan yang kami miliki saat ini.”

“Delapan angka di Liga Inggris tidak sama dengan delapan angka di Liga Portugal, La Liga, atau Bundesliga. Masih ada banyak laga untuk dimainkan (untuk mengejar selisih itu),” kata Mourinho dalam wawancara dengan SkySports.

Mourinho menilai menurunnya performa Manchester United dalam beberapa laga terakhir tak lepas dari absennya sejumlah pemain pilar seperti Paul Pogba.

“Kami melalui sejumlah laga sulit seperti saat menghadapi Tottenham Hotspur, Liverpool, dan Chelsea tanpa kehadiran sejumlah pemain penting,” ujar Mourinho memberikan pembelaan.

Mourinho juga punya alasan mengapa Manchester United gagal membawa pulang poin dari Stamford Bridge.

Dalam pandangan Mourinho, timnya sejatinya punya peluang untuk menahan imbang atau bahkan memenangkan laga tersebut.

“Kami punya peluang, mereka juga punya peluang. Ketika mereka bisa mencetak gol pertama, maka mereka bisa menaruh lebih banyak pemain untuk bertahan. Kami coba membuat perubahan. Kami menciptakan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan namun kami gagal memanfaatkannya,” ucap Mourinho.

Dalam laga itu Manchester United  mencatatkan yang sama banyaknya dengan Chelsea.

Chelsea menciptakan peluang pertamanya di laga ini melalui aksi Bakayoko. Lukaku juga mempunyai peluang  hampir sama sepanjang babak pertama

Chelsea tampil dominan dan membuat Jose Mourinho tampak tegang di sisi lapangan.

Chelsea yang tak menurunkan intensitas serangan mendapat peluang emas kala Nemanja Matic melakukan pelanggaran di depan kotak penalti, Cesc Fabregas yang menjadi algojo tak mampu memanfaatkannya dengan baik..

Satu-satunya gol dalam laga itu lahir menit kelima puluh lima.

Adalah Alvaro Morata yang memecah kebuntuan dengan memanaatkan umpan matang Cesar Azpilicueta. Morata yang melompat tinggi menanduk bola dan menjebol gawang De Gea.

Setan MErah berjuang keras menyamakan kedudukan terutama pada sepuluhmenit terakhir.

Gempurannya yang dimotori Rashford dan Fellaini ke gawang tuan rumah tak membuahkan hasil. Hingga laga usai, Chelsea bisa menjaga keunggulannya.

Komentar