“Spur Jangan Takut Superior City”

Penulis: Darmansyah

Rabu, 29 Januari 2014 | 14:30 WIB

Dibaca: 0 kali

Hampir semua media terbitan London, edisi Rabu, 29 Januari menurunkan ulasan laga Tottenham Hotspur melawan Manchester City di White Hart Lane Stadium, Kamis, 30 Januari 2014, dinihari WIB, dengan nada ragu klub pinggiran London itu mampu menghadang “superior” The Citizen.

Bergelar “Lilywhite,” Spur yang baru saja memecat pelatih Andre Villas-Boas, dan ditinggal Gareth Bale lewat “megatransfer” ke Real Madrid, memang kalah dengan kecemerlangan City.

“Daily Mail,” lewat tulisan Bob Wilkins, penulis sepakbola paling ditakuti ulasannya di Premier League, mengakui ada “under estimate” yang dialami Spur ketika menghadapi City.

“Mereka kalah segalanya, tapi menang lewat pembakaran dendam,” tulis Wilkins merujuk pada kekalahan menyakitkan Spur di putaran pertama Premier League di Etihad Stadium.

“Tottenham harus memlihara dendam ini kekalahan enam gol di Etihad untuk bisa menggulingkan City. Bulatkan tekad dengan permainan menekan dan “membunuh” Aguero lewat penetrasi ‘crossing” akselerasinya,” pesan Wilkins.

Lilywhites memang sedang oke usai ditangai Sherwood dan impresifnya Emmanuel Adebayor.

City memang belum terkalah dalam 19 laga terakhirnya semua ajang dan menempatkannya lebih diunggulkan dari Spur di pasar taruhan..

Bek Spurs Danny Rose meminta rekan-rekannya tidak inferior menatap sang lawan. Ia menegungkapkan sejak dilatih Tim Sherwood, Spur telah mencatatkan serangkaian hasil positif di sejumlah laga terakhir.

Selain tak terkalahkan dalam enam pertandingan di liga, mereka baqru satu kali kehilangan angka penuh di periode tersebut. Empat partai terakhir bahkan dilalui dengan kemenangan.

Belum lagi menghitung keberadaan Adebayor, yang sedang panas-panasnya. Dari tujuh laga terakhirnya di liga, lima gol plus dua assists telah disumbangkan.

“Kami menantikan pertandingan ini. Ini akan jadi sebuah tes untuk kami tapi ini juga akan menunjukkan sejauh mana kami berkembang sejak kekalahan di Etihad,” ungkap Rose seperti dilansir situs resmi klub.

“City tengah oke dan akan berada di papan atas klasemen sampai akhir musim. Tapi kami tidak perlu takut siapapun saat ini, kami bermain dengan kepercayaan diri,” lanjutnya.

“Kami memang punya seorang striker yang tengah dalam performa hebat pada diri Adebayor dan kami juga punya sejumlah pemain yang pulih dari cedera,” tandas pemain kelahiran Doncaster ini.

Sementara itu, pelatih Chelsea Jose Mourinho justru berharap rival timnya itu menang saat menghadapi Tottenham Hotspur. Posisi City dan Chelsea berhimpitan di papan klasemen.

“Saya lebih memilih City menang, karena jika mereka menang dan jika kami menang, kami akan memperlebar jarak dengan Tottenham,” sahut Mourinho seperti dikutip Sky Sports.

“Jika kami unggul sepuluh poin atas Tottenham dan dua belas angka dari United, Anda punya posisi yang aman di zona Liga Champions,” lanjut manajer asal Portugal itu.

“Jika mendapat posisi yang aman itu di bulan Februari dan memainkan sisa musim tanpa tekanan, ini akan luar biasa untuk kami,” katanya menambahkan.

Saat City melawat ke White Hart Lane, Chelsea akan menjamu West Ham United di Stamford Bridge. Di pertandingan selanjutnya, The Blues akan berhadapan dengan City di Etihad Stadium pada 3 Februari mendatang.

Manajer Tottenham, Tim Sherwood, mengakui City sangat tajam karena sudah mencetak lebih dari 100 gol di musim ini

“Mereka tim papan atas dan saya percaya, siapapun yang finis di atas City musim ini akan keluar sebagai juara,” tutur Sherwood dikutip dari situs resmi Tottenham.

“Tapi mereka pasti punya kelemahan-kelemahan, dan kami harus mencoba memanfaatkan itu,” sambungnya.

Di pertemuan pertama kedua tim di Etihad Stadium, City menggasak Spurs 6-0.

“City mengalahkan tim manapun yang menghalangi jalan mereka. Tapi kami yakin bisa menentukan permainan kami pada mereka, menyerang mereka di wilayah yang jarang diserang.

“Tak ada yang perlu ditakuti. Akan luar biasa sekali jika kami bisa mengalahkan City, dan para pemain merasa yakin. Fans juga akan sangat senang. Kami akan mencoba mencapainya.”

Dua bulan lalu, Spurs yang kala itu masih ditangani oleh Andre Villas-Boas harus pulang dengan kepala tertunduk dari Etihad Stadium. The Lilywhites dipaksa menyerah enam gol tanpa balas.

Untuk menghadapi laga di pekan ke-23 Premier League ini, Sherwood telah mempelajari rekaman pertandingan di Etihad. Dia pun berharap timnya tak akan lagi mengulang kesalahan yang sama.

“Ini akan ada di pikiran mereka, mereka sudah mendapat kebanggaan, tapi saya tidak akan bicara soal itu,” ujar Sherwood saat ditanya soal kekalahan 0-6 di Etihad lalu.

“Baru-baru ini saya menoton pertandingannya, hanya untuk melihat kekuatan dan kelemahan. Di awal pertandingan, ada beberapa kelemahan dari kami, tapi mereka mendapat gol cepat yang aneh dan kami tidak bisa membendungnya. Kami tidak boleh menyerah seperti di Etihad.”

“Saya selalu merasa pertandingan ditentukan oleh kesalahan individu, pengambilan keputusan. Ini semua soal memenangi pertarungan individu. Jika kami lebih unggul daripada mereka, maka secara umum Anda memenangi pertandingan,” katanya seperti diwartakan ESPN.

Komentar