Spur Imbangi Chelsea, Tiket Champions Panas

Penulis: Darmansyah

Kamis, 9 Mei 2013 | 06:18 WIB

Dibaca: 0 kali

The Blues” Chelsea hanya mampu memotong satu dari tujuh poin dari Manchester City untuk memburu posisi “runner up” Premier League setelah bermain 2-2 di pertandingan kandangnya, Stamford Bridge,  Kamis dinihari WIB, melawan Tottenham Hotspur. Laga ini tidak mengubah posisi kedua tim di klasemen liga. Chelsea tetap di posisi tiga dengan angka 69 dan Spur diurutan lima yang mengantongi 66 poin.

Dengan sisa dua laga sisa hampir tidak mungkin bagi Chelsea untuk mengimpaskan angka dengan City, sementara posisi “The Blues,” Arsenal dan Spur yang berada di urutan tiga, empat dan lima kemungkinan bisa berubah dalam pertandingan yang masih bergulir di Liga Primer.

Ketiga tim akan memburu dua sisa tiket Champions yang masih disisa Premier League setelah Manchester United dan Manchester City memastikan menggenggam kehadiran mereka di laga Liga Champions muism mendatang.

Dalam laga lanjutan antara dua tim papan atas Liga Primer itu  Chelsea, yang sempat unggul terlebih dahulu,  Hasil ini membuat perebutan tiket Liga Champions semakin panas. Tottenham Hotspur berhasil membawa pulang satu angka dari lawatannya di kandang Chelsea. Andre Villas-Boas pun mengaku puas dengan performa The Lily Whites.

Chelsea dua kali unggul berkat gol yang diciptakan oleh Oscar dan Ramires. Sementara Spurs berhasil membuat kedudukan kembali seimbang lewat gol yang dilesakkan oleh Emmanuele Adebayor dan Gylfi Sidgursson.

“Itu merupakan hasil bagus bisa mendapatkan poin. Chelsea sangat berbahaya saat melakukan serangan balik. Saya sangat senang dengan cara anak-anak bermain pada babak kedua. Kami menunjukkan karakter yang menyatukan kami selama musim ini,” terang Villas-Boas di BBC.

Untuk mewujudkan ambisi meraih tiket Liga Champions, Villas-Boas juga berharap bahwa tim lain terpeleset. Tak lupa juga manajer asal Portugal itu memberikan sanjungan atas performa Gareth Bale.

“Kami harus menyelesaikan tugas kami dan berharap seseorang melakukan kesalahan. Premier League tentu saja tidak bisa di prediksi dan semoga itu bisa kami gapai dengan cara kami.”

“Bale memainkan laga yang luar biasa. Semain dia bertambah kuat, maka lawan semakin waspada padanya. Semakin banyak pemain yang akan ditugaskan untuk menjaga dia. Tapi, itu akan membuat dia menjadi pemain yang lebih kuat. Dia harus beradaptasi,” imbuh manajer 35 tahun itu.

Chelsea tampil menekan semenjak awal laga. Hasilnya, The Blues hanya butuh 11 menit untuk membobol gawang Spurs. Gol diciptakan Oscar setelah pemain asal Brasil tersebut menanduk bola, memanfaatkan umpan kepala Garry Cahill dari sepak pojok yang dilepaskan Juan Mata.

Si Biru semakin percaya diri. Juan Mata nyaris menggandakan keunggulan timnya saat berhasil melepaskan tembakan dari umpan yang dilepaskan Cesar Azpilicueta. Sayang, sepakan pemain asal Spanyol tersebut masih gagal mengarahkan bola ke sasaran pada menit ke-17.

Berselang tiga menit kemudian, giliran Eden Hazard yang melepaskan ancaman ke gawang Spurs. Namun, tembakan Hazard masih membentur badan Michael Dawson.

Serangan bertubi-tubi yang dilancarkan tuan rumah sayangnya tidak diimbangi dengan kualitas pertahanan. Hal itu terlihat saat Spurs berhasil mencetak gol balasan melalui aksi Emmanuel Adebayor pada menit ke-26.

Dari tengah lapangan, Adebayor tanpa tekanan berarti dari pemain Chelsea berhasil menggiring bola hingga ke dekat kotak penalti tuan rumah. Pemain Togo itu sangat cerdik ketika melihat kiper Petr Cech terlalu maju meninggalkan sarangnya. Dia melepaskan tembakan yang membuat bola mengarah ke pojok kiri atas gawang Chelsea. Cech hanya terpaku melihat bola bersarang di gawangnya.

Gol tersebut tak memukul mental Chelsea. Mereka tetap konsisten menggempur pertahanan musuh. Setelah melewatkan beberapa peluang, London Biru akhirnya kembali unggul berkat gol yang diciptakan Ramires pada menit ke-39.

Gol berawal dari umpan yang dilepaskan Fernando Torres ke dalam kotak penalti Spurs. Ramires tanpa mengontrol bola langsung melepaskan tembakan dengan kaki kanannya. Lloris kesulitan menghalau bola yang  bergulir kencang ke sisi kanan gawangnya. Berkat gol Ramires ini, Chelsea mampu unggul 2-1 atas Tottenham sampai jeda.

Chelsea masih dominan menguasai permainan pada babak kedua. Hazard bahkan memiliki peluang emas saat berhasil menembus kotak penalti lawan pada menit ke-57. Namun, Hazard terlalu terburu-buru melepaskan tembakan sehingga bola gagal mengenai sasaran.

Empat menit berselang, Mata dengan aksi individunya berhasil menembus jantung pertahanan lawan. Dia kemudian memberikan bola kepada Ramires yang berdiri bebas. Namun, peluang emas tersebut akhirnya terbuang karena Ramires terjatuh sebelum mampu menguasai bola.

Pelatih Spurs, Andre Villas-Boas, melakukan perubahan untuk menyelamatkan timnya dari kekalahan. Pelatih asal Portugal tersebut menurunkan Gylfi Sigurdsson dan Clint Dempsey pada pertengahan babak kedua.

Perubahan yang dilakukan AVB benar-benar membawa hasil. Sigurdsson menjadi pahlawan bagi Spurs setelah berhasil mencetak gol balasan pada menit ke-80. Di dalam kotak penalti lawan, Adebayor dengan tumitnya berhasil memberikan bola kepada Sigurdsson. Begitu menguasai bola, pemain asal Islandia itu langsung melepaskan tembakan mendatar yang membuat bola bersarang ke pojok kanan bawah gawang Chelsea. Gol itu membuat Chelsea harus bermain imbang 2-2 sampai laga usai.

Komentar