Spanyol Sedang Berjudi dengan Chile

Penulis: Darmansyah

Rabu, 18 Juni 2014 | 19:48 WIB

Dibaca: 0 kali

Spanyol sedang berjudi dengan Chile untuk bisa memenangkan laga krusialnya di Grup B Piala Dunia dan sedang berada di tubir jurang “degradasi” usai dikalahkan Belanda dengan lima gol banding satu, di laga Grup B Piala Dunia 2014, di Arena Fonte Nova, Salvador, pekan lalu.

Malam ini, Kamis dinihari WIB, akan dihadang oleh Cile di laga paling paling menyesakkan dit tengah kegaduhan pemain karena saling menyalah usai dikalahkan Belanda pekan lalu.

Spanyol juga dihantui “tren” juara bertahan angkat koper lebih cepat. Apalagi di grup mereka ada tim kuda hitam bernama Chile, yang akan dihadapinya tengah malam ini.

Chile dalam suasana psikologis yang positif karena sudah mengantongi kemenangan, atas Australia.

Pelatih tim nasional Spanyol, Vicente del Bosque, secara berterus terang, kepada “reuter,” mengatakan para pemainnya menghadapi hambatan mental menjelang pertandingan kedua mereka di Piala Dunia 2014 melawan Cile.

Del Bosque berusaha meredam kegelisahan tim asuhannya karena sudah mempunyai resep baru untuk laga hidup-mati yang digelar pada Kamis dinihari, 19 Juni 2014, itu. “Ada pergeseran kecil, tapi strategi itu tidak bisa saya ungkapkan,” katanya, Rabu, 18 Juni 2014.

Kekalahan telak dari Belanda, menurut Del Bosque, tidak menjadi akhir dari segalanya. Bahkan, menurut dia, kekalahan dalam laga perdana itu justru akan membantu La Furia Roja bangkit untuk merebut kemenangan dalam pertandingan selanjutnya.

“Kegelisahan adalah istilah berbahaya, tetapi Anda bermain dengan itu,” katanya. “Kegelisahan dapat membantu Anda menghasilkan kinerja yang lebih baik. Merasa gelisah itu baik selama bisa mengendalikannya.”

Del Bosque berharap para pemain akan tampil lebih bersemangat untuk meraih kemenangan. Dalam empat hari terakhir, menurut dia, pemain sudah mengalami pemulihan mental. “Kami olahragawan dan kami memiliki kesempatan sekarang.”

Kemenangan tentu saja menjadi syarat mutlak supaya Spanyol bisa menjaga kans untuk lolos ke babak berikutnya. Sebaliknya, jika kalah lagi, mereka akan benar-benar di ujung tanduk. Hasil seri tentu saja masih lebih baik daripada kalah.

Jika Spanyol kalah dari Chile –dan apalagi tersingkir–, mereka akan mengikuti jejak buruk Prancis dan Italia sebagai “juara bertahan yang kandas di putaran pertama”.

Spanyol, menurut surat kabar Madrid “Marca” sedang “siaga penuh” menjelang pertarungan melawan Chile. Mengutip wawancaranya surat kabar prestise Spanyol itu, telah diberitahu oleh Del Bosque, tak ada tempat buat pemain untuk mementingkan keinginannya.

“Pertandingan melawan Chile adalah sebuah hari di mana tak satu pun pemain yang mencemaskan, apakah dia akan dimainkan atau tidak,” ujar Bosque seperti dilansir dari Football Espana.

“Ini tentang sebuah kemenangan. Aku akan senang bermain untuk sepakbola kami, kembali ke langkah kami, mengolah bola dengan baik. Tapi jika tidak, kami harus tetap menang,” ujarnya.

Menurutnyai, semua pemain harus mementingkan kepentingan kelompok. Menang atau kalah akan menjadi hasil yang diterima bersama. “Tidak penting siapa yang akan bermain. Tim nasional berlaga dan mereka harus menang, bagaimanapun cara yang mereka lakukan.

“Tidak mudah untuk mempertahankan Piala Dunia. Kami sudah memenanginya secara bersama-sama, dan jika kalah harus diterima besama-sama pula,” tutupnya.

Komentar