Solskjaer Merinding Menjelang Lawan PSG

Penulis: Darmansyah

Senin, 11 Februari 2019 | 09:47 WIB

Dibaca: 0 kali

Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengaku merinding jelang pertandingan leg pertama babak enam belas besar Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Stadion Old Trafford, Selasa malam waktu setempat.

Solskjaer mengaku tidak menyangka akan menjadi manajer Man United untuk melawan PSG di enam belas besar Liga Champions.

Pasalnya, pelatih asal Norwegia itu sempat menyaksikan jalannya undian babak enam belas besar sebelum ditunjuk menjadi pengganti Jose Mourinho.

“Saya menyaksikan undian di Norwegia bersama anak saya. Saya berpikir ‘Wow, sebuah tantangan yang luar biasa’. Kemudian dua atau tiga hari kemudian saya ditunjuk menjadi manajer Man United,” ujar Solskjaer dikutip dari The Guardian.

“Tiba-tiba ini menjadi tantangan saya, dan saya bisa katakan kepada kalian kalau saya merinding. Saya yakin akan jadi malam yang hebat, fan akan mampu memberikan tekanan. Ini akan jadi pengalaman baru untuk PSG,” sambungnya.

Solskjaer mengatakan Man United tidak takut menghadapi PSG, meski memungkiri klub asal Prancis itu sempat difavoritkan ketiga undian babak enam belas besar Liga Champions berlangsung.

“Ketika undian dilakukan mereka [PSG] tim favorit. Sampai kami menghadapi PSG kalian bisa mengatakan kami tetap tim underdog, tapi saat ini kami merasa bisa mengalahkan siapa saja,” ucap Solskjaer.

Man United melalui sebelas pertandingan tidak terkalahkan bersama Solskjaer, dengan sepuluh di antaranya berakhir dengan kemenangan. Terakhir, The Red Devils sukses mengalahkan Fulham.

PSG juga tidak kalah konsisten dengan Man United. Tapi, tim asuhan Thomas Tuchel itu akan datang ke Stadion Old Trafford tanpa Neymar yang mengalami cedera. Penyerang Edinson Cavani juga diragukan main setelah cedera saat melawan Girondins Bordeaux, Sabtu

Sementara itu kiper  Paris Saint-Germain Gianluigi Buffon menilai timnya bukan unggulan saat menghadapi Manchester United di leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Old Trafford,

PSG dan Man United akan melakoni laga krusial di pertandingan pertama babak enam belas besar Liga Champions. Sebagai runner-up di fase grup, Man United bertindak lebih dulu sebagai tuan rumah.

Klub berjuluk Les Parisiens itu awalnya diunggulkan bisa memenangi laga nanti. Beberapa alasannya karena performa tim ibu kota Prancis itu yang apik pada saat sebelum undian dilakukan dan kondisi Man United yang tengah limbung.

Hanya saja, kondisi PSG yang inkonsisten di tahun ini membuat prediksi tim unggulan di enam belas besar mengalami perubahan. Terlebih lagi Man United tampil impresif sejak ditangani Ole Gunnar Solskjaer.

“Pertandingan yang sangat penting menanti kami pada Selasa nanti. Kami tampil dalam pertandingan besar. Bermain melawan tim ini, Anda harus lebih kuat, lebih solid, dengan sikap yang berbeda,” ujar Buffon dikutip dari Sportskeeda.

“Apakah kami unggulan? Tidak, saya pikir level kami fifty-fifty,” Buffon menambahkan.

Buffon sendiri menyoroti penampilan timnya yang tampil kurang meyakinkan sebagai tim besar.

“Selain kemenangan, saya tidak suka dengan jalannya pertandingan. Saya pikir kami harus meningkat dalam hal mental, sikap, dan semangat berkorban untuk tim,” tutur mantan pemain Juventus itu.

“Setiap tahun, saya selalu berharap bahwa ini jadi tahun yang tepat. Tapi kini sudah dua puluh empat tahun berlalu sejak saya berusaha memenangi Liga Champions,” kata Buffon kepada beIN Sports.

“Tapi tampaknya sangat sulit mewujudkannya. Anda harus punya sedikit keberuntungan. Sekarang ini momen yang luar biasa bagi kami karena Neymar cedera,” sambung mantan pemain Juventus itu.

Neymar jadi salah satu pemain andalan PSG di sepanjang musim ini. Mantan pemain Barcelona itu telah membuktikan ketajamannya dengan torehan gol dari penampilan di semua ajang.

Sayang, striker asal Brasil tersebut cedera parah usai mengalami cedera metatarsal saat menghadapi Strasbourg di Piala Prancis, . Ia dipastikan absen absen sepuluh pekan.

“Bagi kami Neymar adalah pemain yang sangat penting karena ia bisa melakukan hal yang luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir. Kami bisa berada dalam bahaya tanpa kehadiranya,” tutur Buffon.

Sebelumnya, Paris Saint-Germain mengonfirmasi Neymar cedera  dan dipastikan absen saat menghadapi Manchester United di babak enam belas besar Liga Champions.

Striker asal Brasil tersebut cedera parah usai mengalami cedera metatarsal saat menghadapi Strasbourg di Piala Prancis

Neymar sempat menangis setelah mendapat cedera tersebut dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lanjutan.

Pihak klub juga sudah berkonsultasi dengan para ahli medis ternama dunia. Hasilnya, Neymar dirujuk untuk menjalani perawatan konservatif.

“Striker internasional PSG dan Brasil setuju dengan protokol ini. Akibatnya, Neymar diharapkan kembali ke lapangan dalam sepuluh pekan ke depan,” demikian bunyi pernyataan resmi klub. PSG juga akan mendukung sepenuhnya agar Neymar mampu melewati cedera dengan keberanian serta tekad yang kuat.

Pemain jebolan Santos tersebut sudah mencetak lima gol di Liga Champions dan hanya diungguli oleh Lionel Messi dan Robert Lewandowski.

Komentar