Solksjaer Sudah Menangkan Laga Hebatnya

Penulis: Darmansyah

Senin, 14 Januari 2019 | 09:19 WIB

Dibaca: 0 kali

Ole Gunnar Solskjaer memecahkan rekor manajer legendaris Matt Busby setelah Manchester United mengalahkan Tottenham Hotspur satu gol di Liga Inggris, Minggu  malam WIB.

Hasil positif di Wembley menjadi kemenangan keenam secara beruntun Man United di bawah kendali Solskjaer. Sementara, Busby memenangi lima pertandingan beruntun di Liga Inggris saat kali pertama menangani

Prestasi Busby belum terkalahkan selama tujuh puluh tiga tahun sebelum Solskjaer tiba di Old Trafford sebagai manajer.

Metro melaporkan, Solskjaer sukses memecahkan rekor Matt Busby karena sudah meraup enam kemenangan meski lima di antaranya terjadi di Liga Primer.

Sebelum menang atas Tottenham, Setan Merah sukses mengalahkan Cardiff, Huddersfield, Bournemouth, dan Newcastle di Liga Primer Inggris.

Tak hanya sukses di liga, pelatih asal Norwegia tersebut juga berhasil mengantar United menang dua gol atas Reading di Piala FA.

Meski demikian, Man United masih jauh dari rekor kemenangan beruntun yang pernah diukirnya. Kala itu Red Devils memenangi empat belas pertandingan beruntun.

Solskjaer wajib menghindari catatan negatif Busby setelah sukses meraup lima kemenangan beruntun. Di mana MU hanya mampu memenangi satu dari delapan pertandingan berikutnya.

Selanjutnya, Man United akan menjamu Brighton di Old Trafford, Sabtu mendatang. Seminggu kemudian Paul Pogba dan kawan-kawan bakal menghadapi Arsenal untuk memperebutkan tiket ke babak  enam belas besar Piala FA.

Sebelumnya,, jelang laga Solskjaer mengenang keberhasilan mencetak gol ke gawang klub asal London itu ketika masih berstatus sebagai pemain The Red Devils.

Solskjaer merupakan salah satu pemain yang pernah diandalkan Man United untuk membobol gawang lawan

Sosok berjuluk ‘Baby Face Assasin’ itu juga tercatat memiliki rekor bagus ketika bertemu Spurs. Berdasar catatan statistik, Tottenham merupakan klub yang paling sering dibobol Solskjaer ketimbang klub-klub lain di Liga Primer Inggris.

Sepanjang karier sebelas musim berkostum Man United, Solskjaer tujuh kali mencetak gol ke gawang Tottenham. Dalam wawancara dengan MUTV yang dilansir situs resmi klub, Solskjaer ingat jelas beberapa gol yang dilesakkan ke gawang Tottenham.

“Kemenangan dua gol0 di kandang dalam salah satu pertandingan awal saya pada tahun 1996, saya mencetak kedua gol, salah satunya berkat umpan hebat yang dikirim Ryan Giggs]saya ingat.”

“Saya cukup sering mencetak gol melawan mereka dan tentu saja kemenangan tandang ketika kami tertinggal pada turun minum dan kami membalikkan keadaan. Itu adalah kenangan yang cukup menonjol,” kata Solskjaer.

Dalam pertandingan menghadapi Tottenham, Solskjaer akan dihadapkan pada beberapa catatan penting seperti menyamai rekor Sir Matt Busby yang meraih lima kemenangan liga beruntun.

Selain itu jika Man United meraih menang, maka itu akan menjadi perolehan tiga poin pertama The Red Devils atas Tottenham Hotspur dalam laga tandang sejak tujuh tahun silam.

“Saya tidak tahu statistik itu [Man United tidak pernah menang tandang melawan Tottenham selama enam tahun]. Sebelum saya pensiun saya rasa kami memiliki sejarah baik melawan Spurs tapi dunia telah berubah dan mereka menjadi tim yang sangat baik, saya harus mengatakan itu. Kami menanti laga tersebut,” tutur Solskjaer.

Sebelumnya Solskjaer tak menganggap duel lawan Tottenham Hotspur adalah tes pertama Manchester United sejak dirinya jadi manajer.

Solskjaer berhasil mengantar Manchester United meraih lima kemenangan beruntun sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho. Namun banyak yang menganggap bahwa kemenangan itu diraih lantaran level lawan yang memang ada di bawah Manchester United.

Ujian serius bagi Manchester United dianggap baru akan ada pada laga lawan Tottenham Hotspur Namun Solskjaer tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

“Tidak, sebelumnya kami sudah menghadapi tes. Laga tandang lawan Newcastle adalah tes, laga pertama adalah tes, laga kandang pertama adalah tes, setiap laga kalian akan selalu menghadapi tes.”

“Namun memang tes kali ini adalah tes menghadapi tim papan atas. Jika kami ingin mendekat dan melewati mereka, maka kami butuh penampilan yang bagus dan juga hasil yang bagus,” kata Solskjaer seperti dikutip dari Independent.

Solskjaer juga yakin Pogba bakal bisa diturunkan pada laga lawan Tottenham meskipun sempat mengalami cedera di laga lawan Newcastle dan tak turun di laga Piala FA.

“Dia terlihat dalam kondisi bagus di pengujung sesi latihan , jadi dia akan dalam kondisi prima,” tutur Solskjaer.

Solskjaer juga menjawab rumor yang menyebut Mauricio Pochettino bakal jadi kandidat kuat manajer Manchester United berikutnya.

“Pochettino telah melakukan sebuah pekerjaan yang sangat luar biasa. Spekulasi itu ada karena sebuah alasan dan itu karena dia memang sudah bekerja dengan baik.”

“Namun bukan tugas saya untuk memberikan penilaian pada manajer. Fokus saya adalah pada diri saya sendiri dan tim,” ucap mantan penyerang MU yang dijuluki ‘Baby Face Assassins’ ini.

satu gol

Komentar