Siapa Bilang Ronaldo Tak Bisa “Dimatikan”

Penulis: Darmansyah

Senin, 13 Oktober 2014 | 08:01 WIB

Dibaca: 0 kali

Siapa bilang Cristiano Ronaldo tak bisa “dimatikan?”

Steve Mandana, kiper Perancis yang bermain di klub Olympique Marseille, menjawabnya dengan “safatey ball” yang akurat ketika di ujung pekan lalu, Sabtu dinihari WIB, 11 Oktober 2014, di Stade de France.

Jawaban Mandana itu dibuktikannya ketika Portugal bertemu di laga persahabatan dengan Les Bleus dan Cristiano Ronaldo tak berkutik mengoyak gawang Perancis. Portugal kalah dua gol di banding satu gol dari Karim Benzema dan Paul Pogba.

Ronaldo sempat dicibir Mandana karena frustrasi tembakan kea rah gawang dimentahkan. Mandana membuat Ronaldo tidak mampu menampilkan permainan yang luar biasa bersama timnya, yang berjulukan “Seleccao das Quinas” tersebut.

Penjaga gawang tim nasional Perancis itu tak menyembunyikan rasa bangganya bisa membuat pemain terbaik dunia tahun 2013 itu gagal menciptakan gol.

“Ini merupakan hal yang sangat bagus untuk kepercayaan diri saya dan juga tim. Fakta bahwa Cristiano Ronaldo bersama Madrid selalu membuat kemenangan, laga di Stade de France bisa memiliki nilai yang lebih,” kata Mandanda, seperti dilansir “Sportal,” Senin, 13 Oktober 2014.

“Saat kami bermain di pertandingan internasional, tidak ada yang seperti laga persahabatan. Melawan tim bergengsi seperti Portugal, ada kewajiban untuk meraih kemenangan. Kami harus menang dan itulah yang kami dapatkan pada pertandingan ini,” tuntas pemain Olympique Marseille itu

Ronaldo sendiri, ketika laga usai, memberi salam khusus kepada Mandana dengan acungan jempol. Ia sempat membisikkan satu katu,”hebat.” Untuk pujian Ronaldo itu, Mandana hanya bisa tersenyum.

Mega bintang Real Madrid memang dibuat “mandul” kala negaranya menghadapi Prancis di laga persahabatan, ketika ia tidak mampu mencetak satu pun gol pada pertandingan tersebut.

Ronaldo bermain fantastis bersama tim Portugal dan Real Madrid. Musim ini saja, mantan pemain Manchester United tersebut, ia berhasil mengemas tujuh belas gol dari sebelas penampilan. Akan tetapi, dia justru seolah ‘hilang’ apabila membela Portugal.

Sementara itu kalangan pengamat sepakbola mengingatkan bahwa Ronaldo diyakini akan bisa mempertahankan “Ballon d’Or”

CR7 sendiri, begitu ia disapa akrabn, mengaku tak mau terlalu memusingkan hal itu dan menyebut targetnya cuma masuk tiga besar.

Setelah meraih Ballon d’Or keduanya pada awal 2014 lalu, Ronaldo diprediksi akan bisa kembali meraihnya saat event tersebut digelar pada awal 2015 mendatang. Performa Ronaldo yang sangat mencolok jadi tolok ukurnya.

Meski gagal di La Liga dan Copa del Rey, Ronaldo sukses mengantar Real Madrid memenangi La Decima di Liga Champions. Di kompetisi tersebut dia juga memecahkan rekor dengan total membuat tujuh belas gol.

“Target saya adalah berada di tiga besar. Saya tidak mengkhawatirkan hal itu, saya tidak menjadi sulit tidur hanya karena memikirkan Ballon d’Or. Para kapten dan pelatih punya waktu untuk memilihnya, tapi bukan saya yang membuat keputusan,” sahut Ronaldo di Marca.

Soal betapa hebatnya Ronaldo di musim ini juga tergambar dari jumlah hat-trick yang sudah dia bukukan. Di musim ini sudah tiga hat-trick dia bukukan yakni ke gawang Deportivo La Coruna, Elche dan Atletic Bilbao. Atas torehan hebat tersebut Carlo Ancelotti beberapa hari lalu menyebut Ronaldo sangat pantas meraih kembali Ballon d’Or.

Dalam kesempatan lain Cristiano Ronaldo menepis kekhawatiran dirinya kembali mengalami cedera usai memperkuat Portugal di laga internasional. CR7 memastikan kalau dirinya benar-benar dalam kondisi sangat baik.

Kekhawatiran terhadap kondisi Ronaldo menyeruak lantaran dia terlihat mengompres kakinya menggunakan es setelah kaluar dari lapangan. Beberapa menduga kalau cedera yang dialami di akhir musim lalu kambuh lagi.

Ronaldo membantah kabar tersebut. Dia ditarik keluar semata karena demi dapat istirahat lebih banyak, meski itu harus mengonrbankan rangkaian kemenangan yang sudah diraih bersama Real Madrid.

“Saya menjalani musim dengan luar biasa, saya tidak pernah sebaik ini sebelumnya, tapi saya harus mengistirahatkan rangkaian kemenangan yang saya raih,” ucap Ronaldo di Marca.

“Ini musim yang panjang, ada Liga Champions, La Liga, tim nasional….banyak hal yang harus diperjuangkan,” lanjut CR7.

Komentar