“Setan Merah” Masih Belum Juga Menang

Penulis: Darmansyah

Minggu, 31 Agustus 2014 | 09:28 WIB

Dibaca: 0 kali

Manchester United belum menemukan momentum kemenangan dalam laga tandang yang tidak mudah, di pekan ketiga Premier League, Sabtu malam WIB, 30 Agustus 2014, ketika melawan tim promosi Burnley di Turf Moor Stadium, yang berkesudahan tanpa gol. Kosong-kosong.

Laga yang semula diprediksi akan dimenangkan “Setan Merah” di bawah kepemimpinan Louis van Gaal, harus mengecewakan fans United. “Tidak ada kemenangan. Ini laga tidak mudah bagi MU. Mereka harus menunggu pekan berikutnya untuk mendapatkan kemenangan,” tulis Martin Keown, analis sepakbola Premier league di “Daily Mail,” Minggu, 31 Agustus 2014.

Manchester Merah, tulis Keown, masih belum sempurna walau pun di perkuat oleh Angel Di Maria, yang bermain selama tujuh puluh menit.

“Di Maria memenang eksplosif. Ia memmberikan yang terbaik bagi MU. Itu tidak cukup karena tim ini masih timpang karena tidak adanya permainan antar blok akibat masih cederanya Luke Shaw, Fellaini, Ander Herrera dan masih belum adanya izin kerja Marcos Rojo,” tulis Keown.

Menurut Keown, MU baru bisa tampil utuh pada laga berikutnya ketika Daley Blind, Marcos Rojo dan Luke Shaw benar-benar berada dalam starter.

Ketika tandang ke Turf Moor tadi malam Manchester United, Manchester United masih menghadapi ketimpangan akibat banyak pemain pilar mereka yang tumbang dihantam cedera.

Mereka adalah yaitu Marouane Fellaini, Ander Herrera, Luke Shaw, dan Michael Carrick.

Fellaini tak diketahui kapan akan kembali pulih sementara Herrera dan Luke Shaw baru akan sembuh 16 September mendatang. Adapun Michael Carrick baru akan kembali 5 Oktober.

Selain itu, gelandang MU asal Jepan, Shinji Kagawa ikut menambah panjang daftar cedera pemain setelah ia mengalami gegar otak saat tampil melawan MK Dons. Saat itu, Kagawa berbenturan kepala dengan Darren Potter.

Ketimpangan yang dihadapi MU ini tentu saja menjadi motivasi bagi Burnley untuk memburu angka setelah mengalami kekalahan dalam dua laga di Premier League. “Mereka datang ke sini dengan ambisi meraih kemenangan yang besar, kami telah meladeni mereka sebaik yang kami bisa berikan.”

Sebelum berangkat ke Burnley, kabar baik turut menyertai MU dengan adanya kesepakatan baru dengan Ayax Amsterdam terhadap transfer pemain Belanda Daley Blind ke Old Trafford.

Pemain yang berposisi sebagai bek kiri ini pun sudah melakukan tes medis di Carrington, kompleks latihan MU.

Pada laga yang berlangsung di Turf Moor, Sabtu malam WIB, United kembali tampil dengan formasi tiga – empat – satu -dua dengan menempatkan Juan Mata dalam posisi “nomor 10” dengan didukung oleh Darren Fletcher dan Angel Di Maria.

Dalam formasi demikian, Mata –selaku “nomor 10”– sudah selayaknya mendapatkan pasokan operan yang memadai dari lini tengah. Tugas tersebut sedianya dilakukan oleh Fletcher.

Namun demikian, Fletcher tampil di bawah standar. Alih-alih menerima operan dari lini belakang dan menyalurkannya kepada Mata, atau menjaga penguasaan bola di lini tengah, gelandang asal Skotlandia itu tampil pasif.

Imbasnya, Mata pun harus turun ke lini tengah untuk mencari bola. Yang kemudian terjadi, gelandang asal Spanyol itu terpaksa melepaskan umpan panjang untuk memberikan suplai ke lini depan –hal yang juga banyak dilakukan para pemain belakang United lantaran ketiadaan pemain yang bisa diberikan bola di lini tengah.

“Jelas, kami kecewa. Kami datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin dan kami tidak melakukannya. Kami bermain lebih baik di babak kedua, tapi tidak cukup bagus untuk memenangi laga,” ujar Mata kepada MUTV.

“Saya yakin, ketika kami bisa melakukan operan di sepertiga akhir lapangan, kami bisa menciptakan banyak peluang. Tapi, kami terlalu banyak melepaskan umpan panjang di babak pertama, yang mana mungkin itu jadi alasan kami tidak bermain dengan baik.”

Selain banyak melepaskan umpan panjang ke depan, United juga banyak melepaskan umpan ke sisi sayap yang diisi oleh Ashley Young dan Antonio Valencia. Sial buat mereka, Young dan Valencia tidak cukup baik dalam melepaskan crossing. Total, sepanjang laga, hanya ada satu crossing sukses yang bisa diberikan keduanya.

Di sisi lain, Di Maria, yang menjalani debutnya bersama ‘Setan Merah’, dinilai tampil apik. Tidak hanya memberikan kecepatan di lini tengah, dia juga beberapa kali menjadi awal dari serangan United di babak pertama. Namun, dia hanya bermain selama tujuh puluh menit dan akhirnya diganti oleh Anderson.

Komentar