Setan Merah Dipermalukan di Old Trafford

Penulis: Darmansyah

Kamis, 11 April 2019 | 09:22 WIB

Dibaca: 0 kali

Barcelona merintis jalan ke semifinal Liga Champions.  setelah Kamis  dini hari WIB, mengalahkan tuan rumah Manchester United  satu gol di  Old Trafford.

Satu-satunya gol Barcelona pada leg pertama perempat final tersebut dihasilkan dari gol bunuh diri Luke Shaw.

Tanda-tanda Setan Merah kerepotan meladeni Barcelona sudah terlihat sejak awal babak pertama. Blaugrana, julukan Barcelona, sangat mendominasi pertandingan.

Sebaliknya, MU terus tertekan sehingga sulit melakukan serangan berbahaya.

Setan Merah, julukan MU, yang menggunakan formasi tiga lima dua, kerepotan menghadapi permainan agresif tim tamu. Pada menit kedua belas gawang Manchester United bobol.

Gol itu berawal dari umpan silang Lionel Messi kepada Luis Suarez yang berdiri di tiang jauh. Sang striker menyundul bola tersebut ke arah Philippe Coutinho.

Tandukan Suarez tersebut sebenarnya tidak kencang. Tapi, bola mengenai bek MU, Luke Show dan akhirnya masuk ge gawang sendiri.

Gol tersebut sempat dianulir wasit. Alasannya asisten wasit sudah mengangkat bendera tanda Suarez melakukan offside.

Namun, wasit Gianluca Rocchi mengesankan gol tersebut setelah menggunakan VAR.

Setelah tertinggal Manchester United mencoba terus mengejar. Namun, mereka tak juga berhasil mengancam gawang Barcelona hingga pertandingan berakhir.  Bahkan, hingga pertandingan usai MU gagal membukukan tendangan mengarah ke gawang.

Hasil tersebut jelas menyulitkan langkah MU melaju ke semifinal. Selain harus mengejar defisit gol, MU juga akan menjalani laga penentuan di markas Barcelona

Sementara itu  bek andalan Barcelona, Gerard Pique menyatakan dirinya tak mau takabur meski timnya sukses meraih kemenangan kala melawat ke markas Manchester United dini hari tadi.

Kemenangan ini tentu menjadi bekal bagus bagi Barcelona yang akan ganti bertindak sebagai tuan rumah di partai perempat final leg kedua pada tengah pekan depan.

Pique merasa kemenangan itu tak cukup menjamin Barcelona bakal lolos. Bek  itu mencoba mengingatkan apa yang terjadi dengan PSG yang akhirnya tersingkir meski di Old Trafford menang dua gol tanpa balas.

“Setelah PSG menang di sini dengan selisih lebih besar kita tak bisa mempercayai hasil. Lihatlah apa yang terjadi dengan mereka,” ujar Pique seperti dikutip Marca.

“Mereka [United] adalah klub yang hebat dan mereka bisa membalikkan hasil tapi pendukung kami tentu akan membantu kami,” tambahnya.

Sebelum laga, Pique menyebut bahwa kembalinya dirinya ke Old Trafford merupakan hal yang spesial. Pique pun kembali menegaskan hal tersebut seusai kembali merasakan atmofer teater impian.

 “Datang ke sini merupakan hal spesial untuk saya. Kami menunjukkan permainan terbaik secara defensif dan secara pribadi saya merasa sangat nyaman dengan usia dan pengalaman saya,” tutur Pique.

“Sangat susah untuk meraih kemenangan di sini. Rasanya sungguh luar biasa dan para penonton memberikan tekanan yang sangat besar,” paparnya.

Dalam laga itu Lini depan Manchester United  menjadi sorotan

Man United mengandalkan Romelu Lukaku dan Marcus Rashford di lini depan untuk membobol gawang Marc-Andre ter Stegen. Keduanya disokong lima gelandang

Lukaku diplot sebagai striker ‘tembok’ untuk memenangi duel dengan Gerard Pique dan Clement Lenglet sekaligus membuka ruang untuk Rashford dan pemain di lini kedua untuk masuk ke pertahanan Barcelona.

Namun, striker asal Belgia itu tidak bisa berbuat banyak di laga ini hingga akhirnya digantikan Anthony Martial pada pertengahan babak kedua. Lukaku tidak melepaskan satu tembakan pun dan satu kali terperangkap offside.

Penampilan lebih baik sebenarnya ditunjukkan Rashford yang awalnya diragukan bisa bermain di laga ini. Ia tampak aktif dan beberapa kali terlibat dalam permainan menyerang The Red Devils.

Penyerang itu bahkan mendapatkan empat peluang untuk mencetak gol. Namun, buruknya penyelesaian akhir membuat peluang yang didapatnya terbuang sia-sia.

Peluang pertamanya lewat tembakan voli memanfaatkan umpan Paul Pogba melebar di sisi gawang Ter Stegen. Sementara satu peluang lainnya dari tendangan bebas di babak kedua, sama sekali tidak mengarah ke gawang.

Andai saja lini depan lebih tajam, Man United sebenarnya bisa meraih hasil maksimal di laga ini. Hal ini lantaran Rashford dan kawan-kawan secara permainan lebih unggul dari tim tamu.

Keputusan manajer Ole Gunnar Solskjaer menumpuk lima gelandang membuat Man United memenangi pertarungan di lini tengah.

Kinerja Fred dan Scott McTominay juga patut diacungi jempol di laga ini. Fred rajin bergerak sebagai gelandang pembagi bola, sementara McTominay bermain agresif untuk menutup pergerakan lini kedua Blaugrana.

Di lini belakang, trio Victor Lindelof, Chris Smalling, dan Luke Shaw, sukses mematikan pergerakan Lionel Messi meski gawang David de Gea kebobolan satu gol di laga ini.

Gol itu tercipta karena kelengahan di awal laga yang membuat Messi bisa dengan mudah memberikan umpan kepada Luis Suarez yang berujung gol bunuh diri Shaw.

Performa bagus yang ditunjukkan tuan rumah juga tidak terlepas dari penampilan biasa-biasa yang ditunjukkan Barcelona. Messi dkk tampak hati-hati meladeni Man United yang malah berani keluar menyerang dan bermain agresif.

Bahkan di babak pertama skuat asuhan Ernesto Valverde kalah penguasaan bola dari Man United. Kondisi ini membuat Messi dan Suarez di lini depan minim mendapatkan suplai untuk membobol gawang De Gea.

Sepanjang laga ini, Barcelona hanya melepaskan enam tembakan berbanding 10 tembakan yang dilakukan tuan rumah. Bedanya tim Catalonia bisa melepaskan tiga tembakan tepat sasaran.

Hasil positif bisa diraih Barcelona karena mereka tampil lebih tenang di laga ini. Meski kerap mendapatkan tekanan dari lini depan Man United, sektor belakang Barcelona yang dikomandoi Gerard Pique tampil tenang untuk menghalau aksi pemain lawan yang bisa membahayakan gawang Ter Stegen.

Terlihat bahwa Barcelona unggul pengalaman dari para pemain Man United yang tampak terburu-buru dan beberapa kali gagal melakukan umpan terakhir yang sempurna di pertahanan Barcelona.

Kemenangan dengan skor tipis satu gol  ini menjadi modal penting bagi Barcelona saat menjamu lawan yang sama di Stadion Camp Nou, pekan depan.

Komentar