Sergio Ramos Pengkhianat dan Menipu MU

Penulis: Darmansyah

Kamis, 30 Juli 2015 | 08:36 WIB

Dibaca: 0 kali

Langkah Manchester United untuk mendaratkan Sergio Ramos ke Old Trafford berantakan bersamaan dengan ditandatanganinya perpanjangan kontrak “freeback” itu dengan klubnya Real Madrid, Kamis, 30 Juli 2015.

Bersamaan dengan kontrak baru Ramos dengan Madrid itu, Manchester United menuduh Sergio Ramos melakukan pengkhianatan dengan manfaatkan rumor kepindahannya untuk mendapatkan kontrak yang lebih baik.

“Dia itu pengkhianat. Munafik. Kami dijadikan sebagai bagian dari rencananya memeras klub asalnya untuk mendapatkan bayaran yang lebih tinggi,” tulis sebuah rilis dari United, Kamis, 30 Juli 2015.

Seorang sumber di Man United yang tak disebutkan namanya menyebut Ramos sebagai seorang pengkhianat. “Dia mengkhianati Man United,” kata sang sumber seperti dikutip dari Marca.

Menurut sang sumber, selama ini Ramos sepertinya hanya mempermainkan klub Liga Primer Inggris tersebut. Pada dasarnya, sikap Ramos selama ini hanya bertujuan memperoleh kontrak baru bersama Real Madrid.

“Sekarang, sepertinya dia akan berhasil mendapatkan apa yang diinginkannya,” ujar sang sumber menegaskan.

Man United ditengarai sangat kecewa dengan perkembangan situasi di Santiago Bernabeu terkait Ramos. Namun mereka juga menyayangkan sikap Ramos yang dinilainya tak patut.

Menyusul pertemuan yang digelar Presiden Real Madrid, Florentino Perez, dengan Sergio Ramos di Guangzhou, China, kabar baik merebak di kubu Los Blancos.

Perez dan Ramos ditengarai mencapai kesepakatan untuk agar sang kapten tetap merumput di tim asuhan Rafael Benitez.

Sebelumnya, Ramos diketahui meminta Real Madrid melepaskannya pergi ke Old Trafford. Hal itu lantaran permintaan gaji Ramos untuk kontrak barunya bersama Real Madrid sempat ditolak sang presiden.

Belum lagi spekulasi kepergian pelatih mereka terdahulu, Carlo Ancelotti dan Kiper Iker Casillas turut menyiram bara di sikap pemain yang dibeli Real Madrid dari Sevilla itu.

Namun belakangan, media-media Spanyol menyebut Ramos telah menyatakan keinginannya mengakhiri karier sepak bolanya di Real Madrid kelak.

Sergio Ramos menandatangani kontrak baru hingga 2020 bersama Real Madrid.

Seperti dilansir Euro Sports, kontrak baru itu akan diumumkan pada 23 Agustus mendatang. Dengan kata lain, kontrak baru itu diumumkan saat La Liga musim baru akan dimulai.

Dikutip dari Marca, Ramos akan mengambil alih jabatan kapten yang semula dipegang Iker Casillas. Casillas telah hijrah ke FC Porto karena sang presiden klub, Florentino Perez berambisi mendatangkan kiper Mancheter United David de Gea.

Perpanjangan kontrak Ramos itu memupuskan harapan ManUtd yang berminat terhadap bek sentral timnas Spanyol itu.

Kontrak baru itu diperoleh setelah Ramos bertemu dengan Perez dan juga Direktur Real Madrid Jose Angel Sanchez di tengah tur pramusim Madrid di China. Ramos sendiri kontraknya masih ada hingga dua musim lagi.

Di kontrak yang baru disebutkan bahwa Ramos akan menerima peningkatan gaji hingga sembilan juta euro setelah dipotong pajak.

Sergio Ramos, nampaknya, berhasil dibujuk Florentino Perez, sang presiden Real Madrid, untuk tetap berlabuh di Bernabue dengan janji gaji tinggi dan kontrak yang memikat, serta ban kapten yang sudah disepakati dengan pelatih Rafael Benitez.

Ramos dikabarkan memohon ke Presiden Klub Real Madrid agar tidak dilepas ke Manchester United dalam bursa transfer musim panas tahun ini. Pemain bertahan tim nasional Spanyol dikait-kaitkan dengan kepindahannya ke kota Manchester.

Daily Star melaporkan, Ramos telah bertemu presiden klub Florentino Perez, pada Senin, 27 Juli 2015, agar tawaran Manchester United yang masuk ke meja klub, ditolak. Pemain 29 tahun itu bahkan bermaksud membicarakan penandatanganan kontrak baru bersama El Real.

“Ramos dan saudaranya, yang juga merupakan agennya, bertemu presiden Florentino Perez agar tetap tinggal di Madrid. Keduanya juga bermaksud membicarakan kontrak baru,” demikian laporan Daily Mail.

Seperti halnya dengan negosiasi transfer David De Gea ke Madrid yang buntu, Manchester United dilaporkan ‘bingung’ dengan taktik transfer El Real terkait Ramos.

Pemain bertahan hasil didikan Sevilla tak kunjung berhasil diikat United kendati Loius van Gaal begitu menggeliat di jendela transfer musim ini.

Komentar