Adios Vicente Calderon Estadio

Penulis: Darmansyah

Selasa, 9 Mei 2017 | 13:58 WIB

Dibaca: 0 kali

Atletico Madrid mengucapkan selamat tinggal untuk Vicente Calderon Estadio, sebuah stadion yang selama ini menjadi markas klub, ketika menjamu Real Madrid di leg kedua Liga Champions, Kamis dinihari WIB, 11 Mei.

Untuk laga berikut Atletico akan menggunakan Stadion Wanda Metropolitano atau La Peineta yang memiliki kapasitas enam puluh tujuh ribu penonton.

Jumlah itu lebih banyak sekitar dua belas ribu penonton dari Stadion Vicente Calderon.

Atletico pindah ke Wanda Metropolitano setelah resmi menjalin kontrak dengan perusahaan properti asal China, Dalian Wanda Group.

Selain stadion baru, logo Atletico musim depan kemungkinan juga akan berubah.

Dikutip dari situs resmi UEFA, sebanyak seratus empat puluh dua laga tingkat Eropa telah Atletico mainkan di Calderon sejak kali pertama dibuka pada lima puluh satu tahun silam

Vicente Calderon sedniri memiliki kapasitas lima puluh empat ribu penonton

“Hidup dan memori saya terkoneksi ke Calderon. Hari-hari terbaik saya sebagai seorang suporter dan pemain ada di stadion itu.”

“ Kapanpun saya mengunjungi area itu di masa mendatang, akan sangat berat bagi saya,” kata penyerang Atletico, Fernando Torres.

Torres sudah bermain untuk Atletico sejak masih sebelas tahun, dan lanjut ke jenjang senior

Sempat melanglang buana ke Liverpool, Chelsea, AC Milan, El Nino kembali ke tim masa kecilnya pada dua musim lalu.

Selain Torres, legenda Atletico Kiko juga punya kenangan manis di Calderon.

Kiko bermain untuk Atletico sebagai penyerang.

“Suatu hari setelah saya mencetak gol, saya melakukan selebrasi pemanah. Dan selama 20 detik itu merupakan momen yang membahagiakan. Saya cukup beruntung dapat membalas dari penggemar dan itu momen yang tak terlupakan,” ucap Kiko.

Atletico sendiri memiliki tugas yang sangat berat di semifinal leg kedua, setelah Madrid menang tiga gol tanpa balas di leg pertama berkat hattrick Cristiano Ronaldo

Tentang laga leg kedua semifinal  Liga Champions menghadapi Real Madrid di Vicente Calderon, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone menegaskan bahwa timnya masih punya peluang untuk bangkit dari kekalahan tiga gol.

Atletico mendapat misi mustahil lantaran menelan kekalahan telak di Santiago Bernabeu pada pekan lalu.

Untuk bisa bangkit, Atletico harus menangtiga gol  untuk memaksakan laga berlanjut ke perpanjangan waktu atau menang dengan selisih empat gol untuk langsung meraih tiket final.

“Saya sangat antusias menanti dukungan suporter Atletico. Saya selalu bangga dengan para pemain. Hal-hal itulah yang membuat saya selalu senang melihat atmosfer yang ada ketika kami bermain Vicente Calderon.”

“Kami akan menjalani laga yang sangat sulit pada hari Rabu. Bagi banyak orang, laga itu seolah mustahil, namun bagi kami tidaklah demikian,” ujar Simeone seperti dikutip dari Football Espana.

Simeone menegaskan bahwa keyakinan bahwa Atletico bisa bangkit dari keterpurukan lawan Madrid sudah muncul beberapa saat setelah mereka kalah di Santiago Bernabeu.

“Saya sudah katakan beberapa saat setelah masuk ruang ganti di leg pertama. Saya katakan pada mereka bahwa laga nanti akan sangat sulit karena kami akan menghadapi tim yang selalu mencetak gol di tiap laga.”

“Namun kami tetap punya kemampuan untuk melakukannya. Saya yakin kami mampu, karena bila tidak, maka saya tak akan mengatakannya. Bila kami mampu bekerja sama dan memahami bahwa laga nanti akan dimainkan di Vicente Calderon, maka kami masih akan punya kesempatan,” ujar pria asal Argentina ini.

Simeone meminta para pemainnya untuk tetap tenang dan tak terburu-buru saat laga leg kedua dimulai.

“Kami butuh presisi yang lebih bagus di tiap aspek, namun kami juga harus bermain dengan tenang pada laga nanti,” kata Simeone.

Komentar