Sedikit “Samba” Brasil Bisa Atasi Meksiko

Penulis: Darmansyah

Selasa, 17 Juni 2014 | 15:20 WIB

Dibaca: 0 kali

Brasil akan menjaga momentum kemenangan, dengan sedikit memainkan “samba,” lewat tarian atraktif, melalui suguhan pola permainan operan pendek bersama aksi individual yang merangsang dari Neymar, Hulk dan Alves, ketika menghadapi Meksiko di laga kedua Grup A, Rabu dinihari WIB, 18 Juni 2014, di Estadio Castelao, Fortaleza.

Janji akan memainkan tarian “:samba” ini dikemukakan oleh sang pelatih, Felippe Scolari setelah dikritik oleh Pele dan Ronaldo, tentang impresifitas pola bermain Brasil yang “kaku” ketika menaklukkan Kroasia tiga gol berbalas satu.

Penonton Brasil menginginkan sedikit hiburan untuk bisa menari sembari memukul tambur untuk mengiringi gerakan pemain di lapangan. “Masyarakat Brasil menginginkan Neymar bisa menari sembari mencetak gol,” tulis “O’Globo,” surat kabar terbesar di Sao Paulo.

Menghadapi Kroasia di laga pembuka Brasil nampak tegang dengan gol bunuh diri Oscar dan dua ggol Neymar yang tidak memenuhi selera penonton. Brasil yang diunggulkan lolos ke enam belas besar akan mencoba sedikit “santai” ketika menghadapi Meksiko.

Di Grup A Brasil berada satu kelompok dengan Meksiko, Kroasia dan Kamerun. Meksiko sendiri berhasil menang atas Kamerun satu gol. Brasil dan Meksiko di prediksi akan bisa melewati penyisihan grup.

Laga ini menjadi laga ulangan Piala Konfederasi tahun lalu di lokasi yang sama. Di pertandingan ini, Brasil sangat diunggulkan. Tak cuma karena faktor dukungan publik, tim ‘Samba’ juga didukung catatan pertemuan yang amat dominan atas El Tri.

Brasil berhasil menyapu bersih tiga pertemuan sebelumnya kontra Meksiko di Piala Dunia. Bahkan juara dunia lima kali itu belum sekalipun kebobolan dari lawannya tersebut.

Terlebih lagi, Brasil punya kenangan manis di Estadio Castelao atas Meksiko. Keduanya terakhir kali bertemu di Piala Konfederasi tahun lalu, di mana anak asuh Luis Felipe Scolari menang dua gol tanpa balas berkat gol Neymar dan Jo.

Akankah kejadian yang sama terulang?

Kapten timnas Meksiko, Rafael Marquez, mengatakan tidak! Syaratnya satu. “matikan” Neymar dengan memberi pengawalan lebih kepada bintang Brasil itu. “Ini prasyarat n mengalahkan Brasil,” ujarnya.

Kedua negara ini tengah dalam kondisi on fire karena sama-sama mampu mendulang kemenangan di laga perdana. Tim Samba sukses mengalahkan Kroasia, sementara Meksiko unggul tipis atas Kamerun.

“Kami perlu dan harus menutup pergerakan mereka. Bahkan dengan cara menempel satu pemain dengan dua pemain, dan juga jangan biarkan Neymar bergerak,” kata Marquez, sebagaimana dilansir Sportal, Selasa, 17 Juni 2014.

“Kami sadar akan kehebatan Neymar, Oscar dan Hulk. Melawan Brasil pasti akan menjadi pertandingan yang sulit, tapi kami akan berlatih untuk menangani mereka dengan cara-cara kami sendiri,” terus sang kapten.

Sementara itu, sehari menjelang bertemu Meksiko, kabar duka datang dari tim Brasil. Hulk menderita cedera hamstring saat menjalani latihan kemarin. Akibatnya, striker klub Zenit Petersburg tersebut terancam absen di laga kedua Brasil kontra Meksiko, dini hari nanti.

Pemain dengan ttransfer l 48 juta euro ini ambil bagian kala Brasil menghempaskan perlawanan Kroasia di laga pembuka Piala Dunia. Walaupun tidak mencetak gol, pergerakan dan kemampuan yang ia miliki menambah variasi serangan anak asuh Felipao.

Menyikapi hal tersebut Luiz Felipe Scolari mengaku tidak mau ambil pusing akan isu cedera yang menerpa timnya. Bagaimanapun juga, ia tetap akan menunggu perkembangan kondisi Hulk hingga satu jam sebelum kick off.

“Kami akan melihat perkembangan kondisinya dan akan mengambil keputusan sebelum pertandingan dimulai. Tidak masalah bagi saya absennya Hulk. Saya dapat memilih penggantinya dengan mata tertutup,” ucap Solari, kepada FIFA.com, Selasa, 17 Juni 2014.

“Saya memiliki se abrek pemain dan saya rasa saya telah memilih mereka dengan sangat bijak. Saya memiliki pemain dengan karakter dan kualitas yang berbeda dari Hulk. Jadi tak masalah bagi saya,” tambahnya.

Pertandingan Brasil kontra Meksiko sendiri merupakan partai krusial bagi kedua tim, di mana siapa yang berhasil meraih tiga poin maka sudah memastikan berada di babak enam belas besar.

Saat ini kedua tim sama-sama mengemas angka tiga usai meraih kemenangan di pertandingan pertama mereka.

Komentar