“Saya Tidak Memberi City ‘Hadiah’ Juara”

Penulis: Darmansyah

Senin, 16 April 2018 | 08:56 WIB

Dibaca: 1 kali

Jose Mourinho, pelatih Manchester United, menolak tudingan bahwa dia telah “memberikan” predikat juara lebih cepat kepada Manchester City setelah timnya kalah satu gol dari West Bromwich Albion di laga lanjutan Primer League di Olda Trafford, Minggu malam, 15 April.

Kekalahan Manchester United ini menyebabkan City  mengunci gelar juara Liga Primer Inggris

Meski kekalahan Manchester United memastikan titel juara ke tangan Manchester City, Mourinho menolak anggapan tersebut secara berlebihan.

“Saya memenangkan sejumlah gelar juara dan saya tak akan gembira bila ada seseorang berkata bahwa saya memenangkan gelar juara karena pihak lain kalah dalam sebuah pertandingan.”

“City menjadi juara karena mereka meraih lebih banyak poin dibandingkan tim lainnya. Jangan katakan City juara karena Manchester United gagal menang lawan WBA, hal itu tidak adil untuk mereka,” kata Mourinho dalam wawancara dengan Sky Sports seusai pertandingan.

Mourinho menyebut Manchester United membuang peluang untuk bisa memenangkan pertandingan di laga ini.

“Kami adalah ahli membuat situasi mnejadi rumit. Segalanya terasa rumit.”

“Kami seolah tak ingin memainkan laga yang simpel. Semuanya terasa lambat karena pemain seolah ingin melakukan flick, trick, dan berputar. Kami tak layak meraih kekalahan, namun kami memberikan mereka kesempatan untuk memenangkan pertandingan,” ujar Mourinho.

Mourinho lalu menyoroti penampilan para pemainnya dari segi mental bertanding bila dibandingkan pekan sebelumnya ketika mereka mampu mengalahkan Manchester City.

“Saya sudah memenangkan delapan gelar dan saya tak merasa ada di bulan hanya karena saya menang atas Manchester City.”

“Saya melihat banyak orang seperti ada di bulan karena kami menang atas Manchester City. Kalian bisa melihat perbedaan dari sikap para pemain dibandingkan pekan lalu,” kata Mourinho

Keberhasilan Manchester City menjadi juara Liga Inggris  membuat mereka sejauh ini jadi klub tersukses di Liga Inggris era sepeuluh tahun terakhir.

Sejak musim delapan tahun lalu digelar, Manchester City sudah mengecap tiga titel juara Liga Inggris.

Gelar Liga Primer Inggris pertama bagi Manchester City ada di musim tujuh tahun lalu disusul musim dua tahun kemudian.

Dengan catatan tiga gelar juara, maka Manchester City sejauh ini menjadi klub dengan gelar liga paling banyak di era terakhir .

Pesaing terdekat Manchester City adalah Manchester United dan Chelsea yang sama-sama meraih dua gelar.

Masih ada dua musim tersisa sebelum dekade sepuluhan tahun ini berakhir. Manchester City bisa semakin menegaskan dominasi mereka namun ketatnya persaingan di Liga Primer Inggris tak akan membuat hal tersebut mudah dilakukan.

Sejak era Liga Primer Inggris di mulai, Manchester City bukanlah termasuk tim yang dijagokan sebagai penantang gelar juara.

Mereka kalah bersinar dari Manchester United yang merupakan penguasa Liga Primer Inggris.

Namun masuknya investor dengan modal besar membuat Manchester City mulai bisa berbicara banyak dalam satu dekade terakhir.

Manchester City bisa membeli pemain papan atas, bersaing dengan klub-klub besar Liga Inggris lainnya.

Tak hanya pemain, Manchester City juga dilatih pelatih elite mulai dari Roberto Mancini, Manuel Pellegrini, hingga Pep Guardiola.

Sukses Manchester City mendapatkan Pep Guardiola musim lalu juga disebut sebagai proyek jangka panjang Manchester City membangun tim dengan tradisi yang lebih kuat untuk waktu

Saat ini skuat Manchester City diisi oleh sejumlah pemain bintang yang masih berusia muda, seperti John Stones, Raheem Sterling, Leroy Sane, Bernardo Silva, hingga Kevin De Bruyne.

Deretan pemain-pemain itu yang bisa jadi modal bagi Manchester City punya skuat solid untuk kurun waktu yang lama.

Sebagai pelatih Guardiola sendiri terus menimba prestasi.Keberhasilan Manchester City menjadi juara Liga Inggris membuat Pep Guardiola sudah mengoleksi tujuh gelar liga sepanjang kariernya.

Sejak menjadi pelatih profesional pada  sepuluh tahun lalu, Guardiola hanya dua kali gagal merebut gelar liga bersama klub yang ditanganinya.

Bersama Munchen, Guardiola tidak pernah gagal merebut gelar liga. Pelatih itu selalu berhasil merebut gelar Bundesliga selama tiga musim melatih Munchen selama tiga musim.

Gelar Liga Inggris ini juga menjadi gelar liga terlama yang diraih Guardiola bersama klub yang dilatihnya.

Sebelumnya, pelatih asal Spanyol itu selalu berhasil merebut gelar liga di musim pertamanya bersama Barcelona dan Bayern Munchen.

Masih dikutip dari Opta, Guardiola juga menjadi pelatih pertama asal Spanyol yang sukses merebut gelar Liga Inggris.

Setelah gagal merebut gelar musim lalu bersama Man City, Guardiola kini mempersembahkan dua gelar untuk The Citizens. Sebelumnya, Man City juga merebut gelar Piala Liga.

Komentar