Sanksi Tiga Laga dari FA untuk Costa

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 31 Januari 2015 | 12:03 WIB

Dibaca: 0 kali

Media Inggris berhasil memprovokasi Football Assosiation, populer disapa “FA,” untuk menjatuhkan sanksi terhadap pemain Chelsea, Diego Costa, setelah kelakuan buruknya menginjak Emre Can, bek Liverpool, di laga semifinal Piala Liga menjadi perdebatan selama sepekan terakhir.

“Resmi, Diego Costa dijatuhi hukuman berupa larangan bertanding sebanyak tiga laga oleh FA . Costa dikenai sanksi lantaran tertangkap kamera menginjak kaki Emre Can dalam partai The Blues kontra Liverpool pada tengah pekan ini,” tulis “Mirror,” 31 Januari 2015.

Sanksi ini “memukul” kubu Chelsea, yang beberapa jam mendatang, Minggu dinihari WIB, 01 Februari 2015, akan menjamu Manchester City di Stamford Bridge dalam laga lanjutan Premier League.

Costa berusaha merebut bola dari Can dengan menginjak pemain bertahan Liverpool itu. Wasit yang gagal menangkap secara persis kejadian hanya memberikan kartu kuning kepada eks-bintang Atletico Madrid itu.

FA kemudian mendakwa Costa dengan tindakan kekerasan dan menjatuhi hukuman berupa larangan bertanding sebanyak tiga pertandingan.

Sejatinya, Chelsea tidak diam saja karena sudah melakukan banding namun gagal.

“Diego Costa akan dikenakan larangan bertanding sebanyak tiga partai dan berlaku secepatnya, karena tuduhan kekerasan sudah dibuktikan oleh Independent Regulatory Commission pada Jumat 30 Januari 2015,” sebut pernyataan FA, seperti dilansir Goal, Sabtu, 31 Januari 2015.

“Penyerang Chelsea itu telah menyangkal tuduhan perihal insiden di lapangan yang melibatkan Emre Can di menit kedua belas partai Chelsea melawan Liverpool pada leg kedua Capital One Cup di Stamford Bridge. Insiden tersebut tidak terlihat oleh ofisial pertandingan, tapi terekam kamera.”

Tak bisa dipungkiri, absennya Costa merupakan pukulan telak buat Chelsea, mengingat peran pemain itu sangat krusial. Adapun larangan tiga laga, berarti Costa akan absen saat timnya melawan Manchester City, Aston Villa, dan Everton.

Setelah mendapat pembelaan dari Jose Mourinho dan Garry Neville terkait aksi brutalnya saat Chelsea menghadapi Liverpool di leg kedua semifinal Piala Liga, Diego Costa kali ini mendapat dukungan dari rekan setimnya, Gary Cahill.

Menurut mereka, permainan keras yang diperagakan Costa merupakan ciri khas peman Tim Nasional Spanyol itu. Mereka juga mengungkapkan sulit rasanya mengubah tipe bermain seorang pesepakbola, apalagi sosok Costa dikenal sebagai pribadi yang keras guna mencapai target yang diinginkan.

“Saya pikir itu adalah karakter dia yang sebenarnya dan itulah cara dia bermain. Apakah Anda akan mengubah dia? Mungkin tidak, dan memang tidak seharusnya,” jelas Cahill seperti mengutip BBC Sport.

Pihak Chelsea dipastikan tidak dapat mengajukan banding atas keputusan yang dilakukan oleh Komisi Independen tersebut.

Manajer The Blues, Jose Mourinho, sempat membela pemainnya tersebut dengan mengatakan insiden dengan Can sebagai sebuah insiden yang ‘tidak sengaja’.

Menurut pengamat sepak bola Sky Sports. Thierry Henry, Costa melakukan hal itu dengan sengaja.

“Anda bisa lihat yang ia lakukan,” kata Henry seperti dituliskan Sky Sports.

“Saya menyukai semangatnya, tapi menurut saya dia sudah melampaui batas.”

Henry menegaskan, seharusnya Costa menerima ganjaran kartu merah. Namun sayangnya, Wasit dan hakim garis tak ada yang melihat kejadian itu.

Tak hanya menimpa Can, Costa juga melakukan pelanggaran pada Steven Gerrard dan Martin Skrtel. Dan, lanjut Henry, pelanggaran Costa terhadap Can, juga Skrtel sudah keterlaluan.

Hal serupa juga dikatakan mantan pemain Liverpool, Jamie Redknapp.

“Siapapun akan sangat menyukai permainan Costa. Tapi kali ini ia (Costa) sudah keterlaluan.”

Menurut Redknapp, ada batasan wajar terkait agresivitas pemain di lapangan. “Sayangnya, Costa sudah melewati batasan itu.”

Manajer City, Manuel Pellegrini, turut memberikan komentarnya terkait Costa.Ya, striker berdarah Brasil itu mendapatkan sanksi larangan bermain untuk tiga laga The Blues ke depan.

“Hukuman ini akan menjadi hal bagus untuk mengubah karakternya di masa depan. Dia tidak perlu bermain dengan cara seperti itu karena dia pemain yang bagus,” ucap Pellegrini seperti dilansir Four Four Two, Sabtu, 31 Januari 2015.

Dinilai memanaskan situasi jelang pertemuan The Citizens melawan The Blues akhir pekan ini, Pellegrini pun membantahnya dengan tegas.

“Saya berbicara setelah hukuman itu diputuskan. Jadi saya tak mencoba untuk mengambil keuntungan. Saya tak punya banyak komentar mengenai hal itu karena ia bukanlah pemain saya,” tambahnya.

Komentar