Sanksi Dua Laga untuk Suarez Usai Berkelahi

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 9 Januari 2016 | 15:07 WIB

Dibaca: 0 kali

Usai berkelahi setelah ibunya dikatakan “pelacur, Luis Suarez mendapat hukuman larangan bertanding pada dua laga Piala Raja atau Copa del Rey berikutnya, terutama ketika Barcelona bertanding dengan Espanyola di leg kedua, Rabu dinihari WIB mendatang.

Suarez di tuduh memicu pertikaian di lorong menuju ruang ganti seusai laga perempat final Piala Raja antara Barca dan Espanyol.

“Marca,” sabtu, 09 Januari 2016, menulis, hukuman ini diambil Komite Kompetisi Asosiasi Sepak Bola Spanyol karena memprovokasi para pemain Espanyol dengan mengatakan “Ke mari, saya tunggu Anda di sini, dasar orang-orang tak berguna.”

Hukuman itu akan membuat Suarez absen di dua laga Piala Raja selanjutnya, yaitu di leg kedua perempat final, Rabu, 13 Januari 2016, di Stadion Cornella El-Prat dan di leg pertama perempat final, seandainya saja Barca lolos ke fase selanjutnya.

Selain Suarez, dua pemain Espanyol pun menerima hukuman yaitu Pape Diop dan Hernan Perez yang disanksi larangan bermain satu laga.
Tapi keduanya mendapatkan hukuman lebih ringan karena dianggap terprovokasi kata-kata Suarez.

Barcelona mengajukan banding atas sanksi Suarez itu karena mengangap Suarez tidak mengucapkan kata-kata provokasi seperti yang tertera di laporan wasit.

Dikabarkan Daily Mail, Suarez mencari gara-gara karena berang sang ibu diejek Diop ketika laga berlangsung.

Wasit Juan Martinez memberikan kartu merah kepada Diop karena kata-katanya itu, tapi Suarez yang merasa tidak puas melakukan pembalasan di lorong menuju ruang ganti.

Insiden Suarez kontra Diop dan insiden lorong bukan satu-satunya masalah yang terjadi pada laga yang dimenangi Barca.

Penyerang Barca, Lionel Messi, sempat diinjak oleh kiper Espanyol, Paul Lopez, namun ia membantah melakukan hal itu dengan sengaja.

Bek Barcelona, Gerard Pique, juga sedang diselidiki Komite Anti-Kekerasan La Liga karena berkomentar sinis soal Espanyol setelah laga.

Pique mempertanyakan kemampuan mereka untuk mengisi penuh stadion Cornella El-Prat pada laga leg kedua pekan depan.

Luis Suares, yang merupakan bagian “Trio MSN di Barcelona, memang “berkelahi” dengan pemain Espanyol di tangga lorong Stadion Nou Camp, setelah makian menyakitkan tentang ibunya yang diteriakkan sebagai “pelacur.”

Suarez langsung meradang dan mengejar pemain Espanyol yang meneriakkan sang ibunya sebagai “sundel.”

Berlainan dengan pernyataan Suarez, dalam laporan resmi wasit, pemain mantan pemain Liverpool itu dipersalahkan sebagai “biang” yang memancing emosi pemain Espanyol di lorong ganti hingga dan memaksa petugas keamanan dan pelatih kedua kubu untuk menengahi.

Luis Suarez bisa saja terancam sanksi setelah ia mengancam pemain Espanyol dalam kemenangan Barcelona di leg pertama babak enam belas besar Copa del Rey

Di pertandingan itu, brace Lionel Messi yang diikuti gol-gol dari Gerard Pique dan Neymar mengamankan kemenangan Blaugrana di Camp Nou.

Adapun tensi pertandingan terbilang panas mengingat Espanyol mendapati dua pemainnya, yakni Hernan Perez dan Pape Diop, diusir wasit di babak kedua.

Dalam laporan resmi yang ditulis wasit, Suarez disebut menyulut keributan di lorong pemain begitu laga selesai.

“Seketika di lorong, pemain Barca No.9, Suarez, Luis, di mana waktu itu para pemain Espanyol tengah naik ke tangga, dia menunggu mereka dan berteriak ke arah mereka berulang kali,” tulis laporan tersebut.

“Suarez mengatakan: ‘Saya menunggumu, datanglah ke sini! Anda menghabiskan tempat.’

“Hal itu memicu konfrontasi di antara pemain kedua klub dan membuat petugas keamanan terpaksa melibatkan diri, sebagaimana juga pelatih dari kedua tim.”

Sang pengadil lapangan, Juan Martinez Munuera, juga mengklaim dalam laporannya bahwa Diop “diusir keluar setelah mengucapakan kalimat berikut kepada lawannya – ‘Saya buang kotoran ke arah ibumu yang pelacur’.”
Suarez menunggu Diop di lorong menuju ruang ganti sambil berteriak-teriak.

Dalam laporan yang diterima, disebutkan pemain Espanyol tersebut sempat membalas dengan kata-kata “Saya akan memukulmu” sebelum akhirnya terjadi dorongan dan pukulan di antara keduanya.

Suarez terlihat sangat emosional. Sampai-sampai dia mengajak lawannya tersebut berkelahi ketika berada di lorong ruang ganti.

Setelah itu keributan pun dimulai. Wasit Juan Martinez Munuera pun menuliskan dalam laporannya tentang detail peristiwa tersebut.

Komentar