Ronaldo “Dendam” Dengan Sep Blatter

Penulis: Darmansyah

Selasa, 3 Desember 2013 | 09:33 WIB

Dibaca: 0 kali

Cristiano Ronaldo, kiri, bercelana jean biru, memanfaatkan masa istirahat penyembuhannya cederanya, dengan mendatangi sebuah pesta sosialita di Madrid

Cristiano Ronaldo masih menyimpan “dendam” atas ucapan Sep Blatter, Presiden FIFA, yang mengatakan bahwa ia lebih memilih Lionel Messi, yang sederhana dan santun, ketimbang Ronaldo, yang pesolek dan sangat selebriti, baik, ketika tampil di lapangan maupun sosialita.

Selasa, 03 Desember 2013, di sebuah pertemuan para seleb Madrid, Ronaldo yang ditanya media tentang responnya terhadap telepon Blatter mengatakan, “tidak tahu dengan adanya telepon itu.”

Kelihatannya Ronaldo sulit memaafkan Blatter dan menghindarkan dari jawaban tentang kasus pelecehan terhadap kehidupan pribadinya itu.

Tidak hanya itu, Blatter juga menambahkan bahwa Ronaldo layaknya seorang komandan di lapangan dan memiliki banyak pengeluaran untuk menata model rambut.

Buntut dari ucapan itu, Ronaldo mengatakan tidak akan hadir di acara penganugerahan “Ballon d’Or,” yang merupakan acara tahunan FIFA. Atas ucapannya yang menyimpang dari kehebatan permainan Ronaldo, Blatter pun langsung meminta maaf.

Permintaan maaf Blatter itu ditertawakan Ronaldo justru dan tidak mendapatkan respon yang baik. Ronaldo yang berbicara pada sebuah acara mengatakan permohonan maaf itu tidak terdengar oleh telinganya.

Ketika ditanya mengenai kabar yang menyebutkan bahwa Presiden FIFA menelepon dirinya, Ronaldo mempunyai jawabannya sendiri,” Saya tidak punya telepon. Sekretaris saya lupa untuk memberitahu saya akan hal itu,” ujar Ronaldo seperti disitat Goal, Selasa , 03 Desember 2013.

Cristiano Ronaldo yang absen di dua laga Madrid sedang memasuki masa pemulihan cedera otot pahanya dan situs resmi “madrid.co,” menulis pemain asal Portugal itu akan turun lagi membela Los Blancos, dalam lanjutan pertandingan La Liga Rabu, 04 Desember 2013.

Cedera hamstring di paha kiri yang dideritanya saat Madrid menghadapi Almeria 23 November lalu memaksa Ronaldo menghentikan dulu keran golnya, karena ia harus menepi untuk masa pemulihan.

Tak ada nama Ronaldo dalam laga Madrid kontra Galatasaray dan Real Valladolid akhir pekan lalu, di mana tim asal ibukota itu mencetak delapan gol dan hanya kebobolan satu. Gareth Bale jadi bintang dengan bikin empat gol.

Madrid akhir pekan ini akan menghadapi Olimpic de Xativa di leg pertama babak 32 besar Copa del Rey yang dilanjutkan duel dengan FC Copenhagen di Liga Champions pekan depan. Sebelum cedera, Ronaldo sudah bikin 14 gol dalam tujuh penampilan terakhirnya bersama klub maupun timnas Portugal.

“Aku tidak lagi cedera. Kondisiku baik-baik saja dalam beberapa hari ini,” ujar Ronaldo dalam acara award pemain terbaik La Liga versi Marca seperti dilansir Eurosport.

“Kami memilih tidak memaksakan diri untuk laga kontra Valladolid, tapi aku sudah siap bermain di laga berikutnya. Aku tengah dalam form terbaik. Ini mungkin adalah start terbaik dalam karierku, tapi aku pun sama bagusnya dalam beberapa musim terakhir,” ujarnya.

“Saya tak lama mengalami cedera,” ujar Ronaldo dalam sebuah upacara penghargaan di Madrid.

“Kami lebih senang tidak memberikan tekanan kepada Valladolid, tetapi tentu saja saya akan tampil dalam pertandingan berikutnya.”

Ronaldo sangat produktif pada awal musim ini. Mantan bintang Manchester United ini telah mengemas 14 gol dalam tujuh pertandingan terakhirnya untuk klub dan negara, sebelum cedera membekapnya. Dia juga masuk kandidat peraih gelar FIFA Ballon d’Or, yang akan diumumkan bulan depan di Swiss.

Kali terakhir Ronaldo meraih gelar Ballon d’Or adalah tahun 2008. Setelah itu, dia selalu kalah bersaing dengan bintang Barcelona, Lionel Messi, yang menyabetnya selama empat tahun terakhir.

“Saya berada dalam kondisi bagus,” ujar Ronaldo. “Mungkin bahwa ini merupakan awal musim terbaik dalam karierku, tetapi dalam beberapa tahun terakhir juga sangat bagus.”

Madrid, juara sembilan kali Liga Champions, telah meraih tiket babak enam belas besar kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut. Mereka juga dipastikan menjadi juara grup karena dari lima pertandingan yang dilakoni, Los Blancos tak pernah kalah dan baru satu kali meraih hasil imbang.

Komentar