Ronaldo Jengkel Juventus Kalah dari MU

Penulis: Darmansyah

Kamis, 8 November 2018 | 09:43 WIB

Dibaca: 0 kali

Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo menilai timnya seolah memberikan kemenangan pada Manchester United dalam duel Liga Champions di Stadion Allianz, Kamis dinihari WIB.

Ronaldo sempat membawa Juventus unggul lewat tembakan voli di menit keenam puluh lima. Namun di pengujung laga Manchester United mampu bangkit dan mencetak dua gol balasan.

“Liga Champions adalah kompetisi yang spesial ketika sebuah tim bisa meraih kemenangan, namun tak bisa bersantai karena segalanya bisa terjadi.”

“Kami mendominasi laga selama sembilan puluh menit, memiliki banyak peluang, punya kesempatan mengakhiri laga 3-4 kali, namun kemudian kami santai dan akhirnya mendapat hukuman,” kata Ronaldo seperti dikutip dari Football Italia.

Ronaldo lalu menganggap Juventus seolah memberikan kemenangan kepada Manchester United.

“Manchester United tidak melakukan apapun untuk memenangkan pertandingan. Kalian bahkan tak bisa mengatakan tentang keberuntungan (bagi Manchester United), karena keberuntungan juga harus dicari sebuah tim.”

“Dalam kasus ini, kami langsung memberikan (kemenangan) kepada mereka (Manchester United). Kini kami harus mengangkat kepala kami karena kami bermain baik dan tetap jadi pemuncak klasemen,” ujar Ronaldo.

Juventus saat ini masih ada di puncak klasemen dengan nilai sembilan angka, unggul dua poin atas Manchester United. Ronaldo sendiri menolak untuk membicarakan peluang Juventus di Liga Champions.

“Masih terlalu dini karena kami harus berpikir tiap langkah. Kami saat ini jadi pemuncak klasemen, kami tim yang baik, namun masih ada jalan panjang menuju final.”

“Orang-orang di sini, klub, mereka semua memimpikan untuk menang Liga Champions. Kami punya tim yang bagus, pelatih yang bagus, dan punya suporter yang bagus,” tutur Ronaldo.

Sementara itu gelandang Manchester United Paul Pogba menyebut  Ronaldo bisa mencetak gol semudah minum air

Sebelum pertandingan krusial untuk kedua tim itu Pogba memuji langkah hebat Juventus yang merekrut Cristiano Ronaldo dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu.

“Saya pikir itu pembelian besar oleh Juventus. Memiliki Cristiano selalu bagus untuk sebuah tim. Bermain dengan pemain hebat seperti dia, Messi atau Neymar selalu menyenangkan,” ujar Pogba dikutip dari Metro.

“Saya pikir dia [Cristiano Ronaldo] senang berada di sini, dan saya pikir itu adalah hal hebat bagi Juventus memiliki pemain yang mencetak gol seperti meminum air,” Pogba menambahkan.

Ronaldo memiliki catatan gol yang mengagumkan sepanjang kariernya.

Torehan golnya makin ‘menggila’ ketika pindah ke Madrid.

Meski akan menghadapi mantan klubnya yang memiliki pemain sekelas Ronaldo, Pogba tidak gentar. Pemain timnas Prancis itu menilai kepercayaan diri tim asuhan Jose Mourinho sedang bagus.

“Kami mulai menyadari bahwa kami adalah Manchester United. Sebelum pertandingan itu [Newcastle United] benar-benar buruk dan kepercayaan diri rendah. Kami tidak memberikan kualitas yang cukup, tetapi setelah menang atas Newcastle, kami kembali,” ucap Pogba.

“Kami bermain sangat bagus melawan Chelsea. Kami bermain bersama, dan ketika Anda bermain bersama, itu selalu lebih mudah,” Pogba menuturkan.

Ronaldo sendiri  masih memiliki motivasi tinggi Cristiano Ronaldo untuk menjadi pemain terbaik dunia

Namun begitu ambisinya itu sempat menjadi bahan olok-olok di Manchester United.

Bahkan metode latihan individu yang berlebihan kerap jadi bahan tertawaan rekan setim.

Demikian diungkap mantan rekan setim Ronaldo di Man United, Darren Fletcher. Keduanya masih muda kala bertemu di Old Trafford. Namun, Ronaldo dianggap sosok yang berbeda dan amat gigih berlatih.

Fletcher mengungkapkan bagaimana Ronaldo menempa dirinya dengan keras untuk meraih mimpi sebagai pemain terbaik dunia. Meski respek terhadap kerja keras sang bintang, namun rekan-rekan setim menilai Ronaldo sangat berlebihan.

“Dia memiliki pola pikir akan jadi pemain terbaik di dunia sejak bergabung dengan klub [Man United]. Dia meningkatkan latihan ke level berikutnya,” ujar Fletcher kepada Sky Sports.

“Awalnya semua orang mengagumi hasrat Ronaldo tetapi dia juga diremehkan dan orang-orang mengatakan: ‘Lebih mudah dikatakan daripada dilakukan [jadi pemain terbaik dunia]’.”

Meski demikian, rekan setimnya termasuk Fletcher tetap menaruh respek pada Ronaldo yang berambisi jadi pemain terbaik sejagad.

Beberapa metode latihan Ronaldo yang agak berlebihan dan aneh sempat jadi bahan candaan namun mereka juga menaruh respek tinggi.

“Suatu kali dia memasang beban di pergelangan kaki untuk berlatih dan melakukan gerakan kaki cepat. Teman-teman menertawakannya tetapi dia tak peduli dan itu tak menghalanginya terus berlatih keras. Pada akhirnya orang-orang menghargai itu.”

“Pemain lain melihatnya sebagai bahan olok-olok tetapi di dalam hati mereka menghargai kerja keras, hasrat, dan determinasi kuat Ronaldo untuk jadi pemain terbaik di dunia. Dan, dia berhasil meraihnya,” tutur Fletcher.

Usaha tak mengkhianati hasil. Ronaldo sukses mengoleksi lima gelar Ballon d’Or dan kini masih bermain di level tertinggi bersama Juventus. Sementara karier Fletcher tidak sesukses Ronaldo dan ia kini bermain untuk tim kasta kedua Liga Inggris, Stoke City

Komentar