“Record:” Mourinho Tolak Tawaran ke Old Trafford

Penulis: Darmansyah

Sabtu, 11 Mei 2013 | 08:39 WIB

Dibaca: 0 kali

Jose Mourinho dengan “bungah” mengaku dirinya merasa terhormat karena Manchester United pernah menawarkan untuknya melatih di Old Trafford. Tawaran ini, menurut sebuah harian di Lisbon, Portugal, ditampik dengan santun oleh Mou karena ia inging “ngumpul” dengan keluarga di London.

“Kebungahan” Jose makin bertambah, karena ia merupakan orang pertama yang diberitahu lewat telepon oleh Sir Alex Ferguson secara langsung untuk memberitahu rencananya pensiunnya dari Manchester United. “Ketika Sir Alex menghubungi, saya merasa terhormat karena saya diberitahu keputusannya. Saya terkejut dan sedih,” aku Mourinho.

“Pada saat yang sama, saya bahagia dengan perasaannya dan bangga atas kariernya yang luar biasa. Sulit bagi saya dan pelatih lain pergi ke Old Trafford untuk bertarung dengan Manchester United,” sambungnya.

Delapan Mei 2013, Manchester United mengumumkan bahwa Alex Ferguson pensiun dari posisi manajer saat kontraknya habis akhir Juni mendatang.  Setelahnya, Ferguson akan tetap bekerja di MU, sebagai direktur dan duta klub.

Sehari setelahnya, MU mengumumkan bahwa Ferguson akan digantikan oleh David Moyes, yang masih terikat kontrak dengan Everton,, menurut sebuah harian di Portugal “Record,”  MU  menawarkan kursi kepelatihan di Old Trafford  kepada Jose Mourinho yang saat ini menangani Real Madrid.

MU  menjatuhkan pilihan kepada Moyes setelah Mourinho menolak tawaran tersebut. Mourinho disebut menolak tawaran MU karena keluarganya ingin tinggal di London bukan tempat asing bagi keluarganya, mengingat “The Only One” itu  pernah melatih Chelsea pada 2004-2007.

Sementara itu, dalam beberapa pekan terakhir, Mourinho diberitakan media-media Spanyol dan Inggris akan meninggalkan Madrid akhir musim ini, dengan Chelsea sebagai tujuannya. Menurut “Daily Mail”, jika melatih Chelsea, Mourinho ingin merekrut penyerang MU, Wayne Rooney.

Rooney sendiri diberitakan media-media Inggris mempertimbangkan pindah setelah MU mengumumkan bahwa Moyes akan menggantikan Ferguson. Rooney, yang bermain untuk Everton pada 2002-2004, disebut punya masalah personal dengan Moyes. Namun menurut “Daily Mail,” Rooney akan tetap di Old Trafford sesuai dengan kontraknya.

Kepergian Sir Alex Ferguson membuat banyak pengamat meragukan Manchester United  bisa melanjutkan dominasinya di Premier League. Tapi, sebagian pengamat lainnya menegaskan, solidnya pondasi yang sudah dibangun Fergie diyakini akan membuat ‘Setan Merah’ tetap tangguh.

Kekhawatiran layak dirasakan fans MU menyusul pengumuman pensiun Fergie dua hari lalu. Setelah selama 26 tahun sebelumnya merasakan sukses besar dan menjadi klub terbaik di Inggris, The Red Devils ditunggu tantangan baru sepeninggal pria asal Skotlandia itu.

Kepergian Fergie dikhawatirkan oleh sebagian fans MU akan membuat mereka kesulitan bersaing dengan Manchester City atau Chelsea di Liga Inggris. Namun  pelatih City, Roberto Mancini,  malah yakin kalau The Red Devils akan tetap jadi tim yang tangguh dan solid meski setelah Fergie pergi.

“Di Eropa, ada beberapa manajer hebat lainnya. Saya tidak tahu kalau Anda bilang Sir Alex adalah manajer terbaik yang pernah ada. Tapi dia yang terbaik dalam 27 tahun terakhir,” sahut Mancini seperti diberitakan BBC.

“Klub top, yang besar seperti MU, Anda bisa mengganti manajernya. Sir Alex membangun tim ini, tapi MU tetaplah klub besar dengan sejarah besar dan saya pikir kepergiannya akan mengubah sesuatu,” lanjut Mancini.

Melatih MU sejak 1986, Fergie total telah meraih 38 trofi. Di antaranya yan paling bergengsi tentu 13 gelar Premier League, dua trofi Liga Champions dan dua Piala Dunia Antarklub/Piala Interkontin

Roberto Mancini menyebut dirinya dapat kehormatan besar bisa merasakan beradu taktik dengan Alex Ferguson di Premier League. Sepeninggal Fergie yang sudah memutuskan pensiun, sepakbola tak akan bisa menemukan sosok sepertinya lagi.

Terlibat persaingan langsung dengan Fergie sejak 2009, setelah dikontrak Manchester City, Mancio mengaku tersanjung bisa merasakan berduel dengan Fergie dari pinggir lapangan. Salah satu momen terbaik Mancini adalah saat dia mengantar The Citizens menang 6-1 di Old Trafford musim lalu.

“Itu adalah sebuah kehormatan besar untuk bisa mengalahkan dia di Old Trafford dan saya mendoakan yang terbaik buatnya di masa depan,” sahut Mancini di BBC.

“Saya tidak berpikir akan ada manajer lain sepertinya. Untuk bisa memenangi seluruh trofi dalam 27 tahun yang luar biasa,” lanjut pria asal Italia itu.

Komentar