PSG Hajar Chelsea di Parc des Princes

Penulis: Darmansyah

Kamis, 3 April 2014 | 10:17 WIB

Dibaca: 0 kali

Paris Saint-Germain menunjukkan klasnya sebagai tim elitis di pelataran sepakbola Europa ketika di Parc des Princes, Kamis dinihari WIB, 3 April 2014, menghajar raksasa Premier League, Chelsea, tiga banding satu lewat permainan terbuka.

Hal yang sama juga dilakoni Chelsea, tapi pertahanan mereka keteteran dalam laga yang digambarkan oleh “sky Sports” itu sangat menarik dan menjadi tontonan yang pantas untuk disimak.

Paris Saint Germain sukses memenangkan pertandingan di leg pertama perempatfinal Liga Champions itu. Kemenangan ini sekaligus tetap menjaga asa PSG untuk tampil di semifinal.

Memulai pertandingan, Paris Saint Germain, yang tampil sebagai tuan rumah, langsung menebar ancaman ke daerah pertahanan Chelsea. Tidak menunggu waktu lama, tepatnya di menit keempat, Ezequiel Lavezzi langsung membuat publik Parc des Princes bersorak gembira. Tendangannya kaki kirinya tidak mampu dibendung oleh Peter Cech.

Lini belakang Chelsea benar-benar menjadi pusat perhatian pada pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions. Komentar pedas datang dari Jamie Redknapp eks pemain Tottenham Hotspur, Liverpool dan Southampton. Menurutnya bek Chelsea, David Luiz menjadi penyebab kegagalan Chelsea.

Selain melakukan gol bunuh diri, Luiz juga dianggap tidak memainkan perannya dengan baik. Alhasil, The Blues harus menyerah dari PSG. Tak ayal, Redknapp pun mengkritik performa Luiz.

“Luiz melakukan banyak pelanggaran sepanjang pertandingan dan akhirnya membuat tendangan bebas yang menjadi awal mula PSG mencetak gol,”ungkap Redknapp seperti dilansir “Sky Sports” Kamis 03 April 2014.

“Chelsea akan sangat kecewa dengan barisan pertahanan karena para pemain bertahan bermain tidak baik,”tandasnya.

Manajer Chelsea, Jose Mourinho, kepada “Sky Sports,” menilai langkah timnya bakal semakin berat untuk melangkah ke semifinal Liga Champions seusai ditaklukkan Paris Saint-Germain.pada leg pertama.

“Saya hanya mengupayakan pembalikan situasi di Stamford Bridge pekan depan. Kami optimistis bisa membalikkan keadaan pada leg kedua,” katanya.

Tiga gol kemenangan PSG dicetak oleh Ezequiel Lavezzi pada menit keempat, gol bunuh diri David Luiz dan Javier Pastore di “injuri time”. Chelsea memangkas skor melalui kreasi Eden Hazard dlewat penalti.

Pertandingan leg kedua bakal digelar di Stadion Stamford Bridge pada Rabu dinihari WIB pekan depan.. Meski berat, Mourinho mengungkapkan The Blues bakal mengerahkan seluruh tenaganya untuk meraih hasil maksimal.

“Leg kedua akan menjadi sulit, tetapi tidak ada yang tak mungkin. Dalam sepak bola tidak ada hal yang tidak mungkin. Mereka dapat mencetak gol dan kami tidak bisa mencetak banyak gol saat ini, tetapi Anda tidak pernah tahu. Kami akan memberikan segalanya pada leg kedua,” kata Mourinho.

Tentang terjadinya gol Javier Pastore, Mourinho merasa sangat sedih dan tak habis piker. Kegagalan timnya membendung aksi gelandang serang Paris Saint-Germain, Javier Pastore disebutnya sebagai gol “konyol”.

“Kami menghadapi sebuah tim bagus yang memiliki pemain-pemain menyerang yang hebat. Anda memprediksi mereka mencetak gol-gol dan mereka melakukannya,” ujar Mourinho di situs resmi UEFA.

“Kami membantu mereka dengan pertahanan yang buruk. Kami kebobolan gol pertama dalam posisi yang mudah dan kami memberi assist untuk penyerang mereka.”

“Gol kedua adalah hasil bunuh diri pemain saya. Itu ketidakberuntungan, tapi cara tim memosisikan diri ketika bertahan tidak tepat.”

“Gol ketiga konyol. Gary Cahill mengatakan itu kecerobohan, saya bilang itu konyol.”

“Saya tak bisa menyalahkan individu-individu untuk kesalahan yang terjadi. Saya tak akan melakukannya di luar. Saya akan bicara dengan mereka di ruang ganti,” kata Mourinho.

Pelatih Paris Saint-Germain, Laurent Blanc, tak bisa menyembunyikan kegembiraannya dan mengaku puas bisa mengalahkan Chelsea pada leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Parc des Princes.

“Kami mungkin sedikit takut dengan serangan balik Chelsea. Mereka adalah tim yang sangat kuat. Kami mampu membuat mereka bekerja keras, dan mencetak tiga gol. Gol Javier Pastore sangat fanstatis,” ujar Blanc.

Sementara itu, gelandang serang Paris Saint-Germain, Javier Pastore, mengaku senang bisa mencetak gol ke gawang Chelsea saat timnya menang Ia menilai, gol tersebut sangat penting bagi PSG.

“Itu adalah gol yang sangat penting. Unggul dua gol sangat bagus sebelum menjalani leg kedua. Aku sangat senang bisa membantu tim dengan kemenangan dalam laga ini,” ujar Pastore.

Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, PSG menguasai bola sebanyak 54 persen dan melepaskan enam tembakan akurat dari 12 usaha. Adapun Chelsea menciptakan empat peluang emas dari enam percobaan.

“Tim kami sangat bersatu dan kompak. Itu adalah sebuah hal penting. Aku masuk ke lapangan lalu mencetak gol. Aku beruntung dan berharap bisa melanjutkannya,” harap Pastore.

Komentar